PEMBUATAN DAN UJI KUALITAS PRODUK BRIKET ARANG DARI CAMPURAN JANUR SISA CANANG, KULIT KACANG TANAH, DAN AMPAS KOPI

Authors

  • A. A. Aries Universitas Udayana
  • I W. B. Suyasa Universitas Udayana
  • I. B. P. Manuaba Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JCHEM.2026.v20.i01.p09

Abstract

    Biomass briquettes have the potential to be an alternative energy source to increase the economic value of agricultural waste due to the abundant availability of raw materials and the simplicity of the production process. This study used waste coconut leaves from canang offerings, peanut shells, and coffee grounds as raw materials for briquette production. The aim is to utilize biomass waste and produce briquettes that meet the Indonesian National Standard (SNI) No. 8675-2018. Calorific value was measured using a bomb calorimeter; density followed SNI No. 8021-2020; moisture content and fixed carbon were analyzed using SNI No. 01-1506-1989; ash content and volatile matter were analyzed using SNI No. 06-3730-1995; and chlorine, potassium, and sulfur content were analyzed using an XRF spectrophotometer. The results showed a calorific value of 4,793.04 cal/g, density of 0.40 g/cm³, moisture content of 3%, ash content of 3.9996%, volatile matter at 65.2106%, and fixed carbon at 27.7898%. The chlorine, potassium, and sulfur contents were 4.737%, 48.30%, and 0.963%, respectively. The findings indicate that the briquettes met SNI No. 8675-2018 standards for calorific value, moisture content, ash content, volatile matter, and fixed carbon. However, the density and elemental content of chlorine, potassium, and sulfur did not meet the required standards.

Keywords: Coffee grounds, Biomass briquettes for energy, Peanut shells, Coconut leaf waste

 

Abstrak

Briket biomassa berpotensi sebagai sumber energi alternatif untuk meningkatkan nilai ekonomis limbah hasil pertanian, lantaran ketersediaan bahan bakunya yang melimpah serta pembuatannya menggunakan peralatan yang tergolong sederhana. Pada penelitian ini limbah janur sisa canang, kulit kacang tanah, dan ampas kopi digunakan sebagai bahan baku pembuatan briket. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah biomassa serta memperoleh formulasi briket yang memenuhi SNI No. 8675-2018. Pada penelitian ini penentuan nilai kalor dilakukan menggunakan bomb calorimeter; densitas menggunakan metode SNI No. 8021-2020; kadar air dan kadar karbon tetap menggunakan metode SNI No. 01-1506-1989; kadar abu dan kadar zat terbang (volatile matter) menggunakan metode SNI No. 06-3730-1995; serta analisis unsur klorin, kalium, dan sulfur pada briket menggunakan spektrofotometer XRF. Berdasarkan uji standarisasi yang dilakukan pada briket diperoleh nilai kalor sebesar 4.793,04 kal/g, densitas sebesar 0,40 g/cm3, kadar air sebesar 3%, kadar abu sebesar 3,9996%, kadar zat terbang sebesar 65,2106%, kadar karbon tetap sebesar 27,7898%, serta kandungan klorin, kalium, dan sulfur secara berturut-turut sebesar 4,737%, 48,30%, dan 0,963%. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukan bahwa briket telah memenuhi standar SNI No. 8675-2018 untuk parameter nilai kalor, kadar air, kadar abu, kadar zat terbang (volatile matter), dan kadar karbon tetap. Sedangkan pada nilai densitas serta kandungan unsur klorin, kalium, dan sulfur belum memenuhi standar SNI yang menjadi acuan.

Kata kunci: Ampas kopi, Briket biomassa untuk energi, Kulit kacang tanah, Limbah janur

Author Biographies

A. A. Aries, Universitas Udayana

Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Bali, Indonesia

I W. B. Suyasa, Universitas Udayana

Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Bali, Indonesia

I. B. P. Manuaba, Universitas Udayana

Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Bali, Indonesia

References

Afrianah, N., Ruslan, R., Suryadi, H. R., Irmawati., Irsyad, A., Jasruddin., dan Nurhayati. 2022. Pengaruh Temperatur Karbonisasi Terhadap Karakteristik Briket Berbasis Arang Sekam Padi Dan Tempurung Kelapa. Jurnal Fisika dan Terapannya. 9(2):138-147.

Arifin, N., dan Noor, R. 2016. Pengaruh Komposisi Campuran Briket Arang Alang-Alang (Imperata cylindrica) untuk Meningkatkan Nilai Kalor. Jurnal Teknik Lingkungan. 2(2):61-72.

Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. 2024. Pemeluk Agama Hindu Bali Terbanyak di Indonesia pada Juni 2021. https://bali.bps.go.id/id/statistics-table/1/MTg5IzE=/penduduk-provinsi-bali-menur ut-agama-yang-dianut-hasil-sensus-penduduk-1971-2000-dan-2010.html. diakses pada tanggal 24 April 2025

Dharma, U. S., Rajabiah, N., dan Setyadi, C. 2017. Pemanfaatan Limbah Blotong dan Bagase menjadi Biobriket dengan Perekat Berbahan Baku Tetes Tebu dan Setilage. Jurnal Teknik Mesin. 6(1):92-102.

Febrianti, C., Ulfah, M., dan Kusumastuti, K. 2023. Pemanfaatan Ampas Kopi sebagai Bahan Karbon Aktif untuk Pengolahan Air Limbah Industri Batik. agriTECH. 43(1):1-10.

Haryono., Rahayu, I., dan Deawati, Y. 2020. Pengaruh Suhu Karbonisasi terhadap Kualitas Briket dari Tongkol Jagung dengan Limbah Plastik Polietilen Terephtalat sebagai Bahan Pengikat. TEKNOTAN. 14(2):49-53.

Iriany, Meliza, Sibarani, F. A. S., dan Irvan. 2016. Pengaruh Perbandingan Massa Eceng Gondok Dan Tempurung Kelapa Serta Kadar Perekat Tapioka Terhadap Karakteristik Briket. Jurnal Teknik Kimia USU. 5(1):20–26.

Jaya, D. D., dan Khair, M. 2020. Pembuatan Karbon Aktif melalui Karbonisasi Batang Kelapa Sawit.

Chemistry Journal of State University of Padang. 9(1):7-10.

Kamal, D. M. 2022. Penambahan Serbuk Ampas Kopi Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Kalor Briket Limbah Kertas. Jurnal Inovasi Penelitian. 2(12):3913-3920.

Kusuma, B. P. R., Dwidiani, N. M., Santhiarsa, N., Subhan, A., Kartini, E., dan Honggowiranto, W. 2019. Karakteristik Karbon Aktif Kulit kacang Tanah. Jurnal Ilmiah Teknik Desain Mekanika. 8(3):627-631.

Marchel, W. I., Freeke, P., dan Dedie, T. 2018. Analisis Perbedaan Jenis Bahan Dan Massa Pencetakan Briket Terhadap Karakteristik Pembakaran Briket Pada Kompor Biomassa. Cocos. 10(7):1-14.

Nazir, A., Laila, U.-e., Bareen, F.-e., Hameed, E. dan Shafiq, M. 2021. Sustainable management of peanut shell through biochar and its application as soil ameliorant. Sustainability. 13(24):1-15 Pratama, A. R., dan Praswanto, D. H. 2022. Analisa Laju Pembakaran pada Briket Ampas Kopi dan

Serbuk Kayu dengan Campuran Minyak Sawit. Metaverse. Malang, 13 Juli 2022.

Purwanto, D. 2015. Pengaruh Ukuran Partikel Tempurung Sawit dan Tekanan Kempa Terhadap Kualitas Biobriket. Jurnal Penelitian Hasil Hutan. 33(4):303-313.

Setiapraja, L. A., Sururi, M. R., dan Rachmawati, V. 2024. Potensi Limbah Biomassa menjadi Karbon Aktif sebagai Upaya Resources Recovery : Studi Liteatur. Jurnal Serambi Engineering. 9(1):7795-7800.

Thoyeb, E., Hamzah, F. H., dan Zalfiatri, Y. 2021. Perbedaan Ukuran Partikel Terhadap Kualitas Briket Arang Batang Pisang. JOM FAPERTA. 8(2):1-13.

Utomo, D. K., Mustika, D., dan Hendrajaya, L. 2016. Fisika Tentang Pengarangan Tempurung Kelapa dan Asap Cair. Prosiding Seminar Nasional Fisika. Jakarta, 12 Oktober 2016.

Wardani, F. K., dan Ariani. 2023. Studi Karakteristik Briket Campuran Used Carbon dan Sludge Industri Bioteknologi dengan Analisa Proksimat dan Nilai Kalor. Distilat Jurnal Teknologi Separasi. 9(4):606-615

Zulfian, F. D., Setyawati, D., dan Nurhaida, R. E. 2015. Kualitas Biopelet dari Limbah Batang Kelapa Sawit pada Berbagai Ukuran Serbuk dan Jenis Perekat. Jurnal Hutan Lestari. 3(2):208–216.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Aries, A. A., Suyasa, I. W. B., & Manuaba, I. B. P. (2026). PEMBUATAN DAN UJI KUALITAS PRODUK BRIKET ARANG DARI CAMPURAN JANUR SISA CANANG, KULIT KACANG TANAH, DAN AMPAS KOPI . Jurnal Kimia (Journal of Chemistry), 20(1), 73–79. https://doi.org/10.24843/JCHEM.2026.v20.i01.p09

Issue

Section

Articles