POTENSI EKSTRAK METANOL DAUN GAMAL (Gliricidia sepium) SEBAGAI GREEN INHIBITOR KOROSI PADA BAJA KARBON ST 37 DALAM MEDIA HCl 3,0% DAN NaCl 3,0%
DOI:
https://doi.org/10.24843/JCHEM.2026.v20.i01.p18Abstract
Corrosion causes a decrease in the quality of metals, especially carbon steel, so preventive measures are needed, one of which is through the use of environmentally friendly natural inhibitors. This study aims to evaluate the effectiveness of methanol extract of gamal leaves (Gliricidia sepium) as a corrosion inhibitor on ST 37 carbon steel in 3.0% HCl and 3.0% NaCl media. The method used is weight loss with variations in inhibitor concentrations of 0; 5; and 10% and immersion times of 4, 8, 12, and 16 days. The results showed that the optimum inhibitor concentration was 5%, with the highest inhibition efficiency of 95.97% in 3.0% HCl media and 86.87% in 3.0% NaCl media. The corrosion rate in HCl media was higher and more effective than NaCl. The results of the morphological analysis of steel without an inhibitor showed damage in the form of cracks and holes, while with 5–10% inhibitor, the steel surface appeared smoother. EDX results showed that steel without an inhibitor had high oxygen levels and low iron levels due to the formation of iron oxide, while steel with gamal leaf extract showed decreased oxygen levels and increased Fe levels. These results indicate the formation of a protective layer that prevents oxidation and reduces the corrosion rate, making it effective as a green inhibitor.
Keywords: ST 37 carbon steel, methanol extract of gamal leaves (Gliricidia sepium), green inhibitor, corrosion
Abstrak
Korosi menyebabkan penurunan kualitas logam, khususnya baja karbon, sehingga diperlukan upaya pencegahan, salah satunya melalui penggunaan inhibitor alami yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas ekstrak metanol daun gamal (Gliricidia sepium) sebagai inhibitor korosi pada baja karbon ST 37 dalam media HCl 3,0% dan NaCl 3,0%. Metode yang digunakan adalah weight loss dengan variasi konsentrasi inhibitor 0; 5; dan 10% serta waktu perendaman 4; 8; 12; dan 16 hari. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi optimum inhibitor sebesar 5%, dengan efisiensi inhibisi tertinggi 95,97% pada media HCl 3,0% dan 86,87% pada media NaCl 3,0%. Laju korosi pada media HCl lebih tinggi dan lebih efektif dibandingkan NaCl. Hasil analisis morfologi baja tanpa inhibitor menunjukkan kerusakan berupa retakan dan lubang, sedangkan dengan inhibitor 5–10%, permukaan baja tampak lebih halus. Hasil EDX menunjukkan bahwa baja tanpa inhibitor memiliki oksigen tinggi dan besi rendah akibat pembentukan oksida besi, sedangkan baja dengan ekstrak daun gamal menunjukkan oksigen menurun dan Fe meningkat. Hasil penelitian menandakan terbentuknya lapisan pelindung yang mencegah oksidasi dan menurunkan laju korosi, sehingga efektif digunakan sebagai green inhibitor.
Kata kunci: Baja karbon ST 37, ekstrak metanol daun gamal (Gliricidia sepium), green inhibitor, korosi
References
Ahmad, W., Jaiswal, K. K., dan Soni, S. 2020. Green synthesis of titanium dioxide (TiO2) nanoparticles by using Mentha arvensis leaves extract and its antimicrobial properties. Inorganic and Nano-Metal Chemistry.50(10): 1032-1038
Badan Standardisasi Nasional. 2018. SNI 01-2891-2018: Penetapan kadar air pada simplisia. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Batu, M. S., Kolo, M. M., dan Kono, A. 2022. Pemanfaatan Ekstrak Biji Feun Kase (Thevetia peruviana) Sebagai Inhibitor Korosi Logam Seng Dalam Media HCl. Jurnal Riset Kimia. 13(2): 188-197
Cahyanti, N. N. A. T.; Asih, I. A. R. A.; dan Widihati, I. A. G. 2024. Efektivitas Inhibitor Korosi Dari Ekstrak Daun Jeruk Lemon (Citrus Limon L.) Pada Baja St-37 dalam Media NaCl dan HCl. Jurnal Kimia (Journal of Chemistry). 18 (2): 170-176
Chadijah, S., Ningsih, S., Zahra, U., Adawiah, S. R., dan Novianty, I. 2021. Ekstraksi dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami dari Biji Buah Pinang (Areca catechu L.) sebagai Bahan Pengganti Pewarna Sintetik pada Produk Minuman. Jurnal Riset Kimia. 7(2): 137-145
Gapsari, F. 2017. Pengantar Korosi. Universitas Brawijaya Press. Malang
Gusty, S., Asriadi, M., Idrus, M., Iswady, I., Muslika, M., Yoom, L. I., dan Putri,M. M. 2024. Korosi dan Perlindungan Material. Arsy Media. Makassar
Herman, H., Sunarni, T., dan Saptarini, O. 2024. Uji Aktivitas Antibakteri dan Antibiofilm Fraksi Ekstrak Daun Gamal (Gliricidia Sepium (Jacq Walp)) Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia. 10(1): 314-327
Ifani, M., Rimbawanto, E. A., Hartoyo, B., dan Nugroho, A. P. 2021. VFA dan N- NH3 Daun Gamal (Gliricidia sepium) pada Ransum Sapi Potong Secara In Vitro. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis. 8(2): 155-161
Kismanti, S. T., Waluyo, M. B., dan Asdar . 2023. Laju Korosi pada Plat Baja Hitam dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic di Lingkungan Air Laut. Jurnal Flywheel. 14(1): 13-18
Lapailaka, T dan Anul, O. Y. 2022. Analisis Laju Korosi Pada Plat Besi Menggunakan Ekstrak Daun Gamal (Gliricidia sepium) Sebagai Inhibitor Alami Dalam Media HCl 3% DAN H2O. Chemistry Notes. 4(2): 90-99
Lapailaka, T., Edamuli, T. O., dan Kadang, L. 2023. Penetapan Kadar Tanin Dan Uji Kemampuan Ekstrak Daun Gamal (Gliricidia sepium) Sebagai Inhibitor Korosi Logam Tembaga (Cu). Chemistry Notes. 5(1): 16-23
Luthfiyana, N., Sumartini., dan Putri Wening Ratrinia . 2025 . Bioteknologi Hasil Perikanan . Widina Media Utama . Bandung
Noviyanty, Y., Hepiyansori, H., & Agustian, Y. 2020. Identifikasi Dan Penetapan Kadar Senyawa Tanin Pada Ekstrak Daun Biduri (Calotropis gigantea) Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Jurnal Ilmiah Manuntung. 6(1): 57-64
Otter, J., Mayer, S., and Tomaszewski, C. A. 2021. Swipe right: a comparison of accuracy of plant identification apps for toxic plants. Journal of Medical Toxicology. 17(1): 42-47
Pardede, S. U., Komalasari, K., dan Zultiniar, Z. 2019. Ekstrak Kulit Pisang (Musa Paradisiaca) Sebagai Green Corrosion Inhibitor Pada Baja Karbon Rendah Dalam Larutan HCl 0.5 M Dan 1 M. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains. 6(1): 1-6
Pratama, M. P dan Prayitno, D. 2023. Studi Monosodium Glutamat (MSG) sebagai Inhibitor pada Baja Karbon Rendah. Metrik Serial Teknologi dan Sains. 4(2): 11-19
Samosir, D dan Oko, S. 2023. Proteksi Korosi Pada Baja Api 5l Dengan Inhibitor Organik Ekstrak Daun Bawang Dayak (Eleutherme americana Merr) Dalam Lingkungan HCl 0, 5 M. Jurnal Teknik Kimia Vokasional. 3(1): 1-7
Sandy, B. D. N., Suprihati, E., Yudhana, A., Hastutiek, P., Wibawati, P. A., dan Praja, R. N. 2023. Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Gamal (Gliricidia sepium) Terhadap Mortalitas Ascaridia galli Secara In Vitro. Jurnal Medik Veteriner. 6(1): 82-87
Sikora, M., Wojcieszak, D., Chudzyńska, A., dan Zięba, A. 2023. Improved Methodology of Cross-Sectional SEM Analysis of Thin-Film Multilayers Prepared by Magnetron Sputtering. Coatings. 13(2): 1-13
Sugiono, 2013. Statistika Untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung.
Wibowo, D. A. dan Ghofur, A. 2021. Pengaruh Kadar Salinitas Air Terhadap Laju Korosi Baja St 60. Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Rotary. 3(2): 145-158
Wulan, D. R., Azkiya, N. I., Widjajanti, K., Wardani, N. B., dan Maryanty, Y. 2022. Asam Askorbat, Natrium Nitrit dan Natrium Fosfat sebagai Inhibitor Laju Korosi pada Alumunium dan Seng dalam Media Biosolar. Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan. 6(1): 36-43

