Pemodelan Angka Kemiskinan dengan Geographically Weighted Panel Regression (GWPR) di Provinsi Aceh

Penulis

  • Gusti Ayu Ariska Citra Dewi Universitas Udayana image/svg+xml
  • Ni Luh Putu Suciptawati
  • Made Susilawati

DOI:

https://doi.org/10.24843/JMAT.2025.v15.i02.p192

Kata Kunci:

Geographically Weighted Panel Regression (GWPR), Angka Kemiskinan, Aceh

Abstrak

Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang masih menghadapi permasalahan kemiskinan. Provinsi aceh menempati posisi pertama dengan persentase penduduk miskin tertinggi untuk di wilayah pulau sumatra. Hal tersebut mengindikasikan bahwa masih ada kelemahan dari program dan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Aceh dalam mengentaskan kemiskinan. Diperlukan pengamatan terkait hal tersebut untuk mengetahuai faktor-faktor yang memengaruhi permasalahan kemiskinan disertai pengamatan yang dilakukan secara berulang agar dapat mengamati perubahan persentase penduduk miskin yang terjadi pada tahun ke tahun. Salah satu analisis regresi yang dapat digunakan dalam memodelkan permasalahan tersebut adalah geographycally weighted panel regression (GWPR). Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan angka kemiskinan dan mengetahui variabel-variabel yang signifikan memengaruhi angka kemiskinan di kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Variabel prediktor yang diduga dapat memengaruhi kemiskinan pada penelitian ini diantaranya angka harapan hidup, pengeluaran perkapita, rasio gini, tingkat pengangguran terbuka, dan rata-rata lama sekolah. Pemilihan model terbaik ditunjukkan melalui nilai koefisien determinasi. Berdasarkan hasil analisis, nilai koefisien terbesar diperoleh pada model GWPR yaitu sebesar 78,6% dibandingkan dengan dengan model regresi data panel FEM yaitu sebesar 73,4%.

 

 

 

Kata Kunci: Geographically Weighted Panel Regression (GWPR), Angka 

Kemiskinan, Aceh.

 

 

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

[1]
“Pemodelan Angka Kemiskinan dengan Geographically Weighted Panel Regression (GWPR) di Provinsi Aceh”, JMAT, vol. 15, no. 2, hlm. 124–137, Des 2025, doi: 10.24843/JMAT.2025.v15.i02.p192.