Perubahan Sebaran Sifat Fisik Tanah Akibat Pengaplikasian Jerami Padi (Oryza Sativa. L) Terfermentasi
DOI:
https://doi.org/10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p09Kata Kunci:
trichoderma, jerami terfermentasi, sifat fisik tanah, distribusi spasial, padiAbstrak
Pertanian padi adalah salah satu sektor yang sangat penting bagi ketahanan pangan sebuah negara, pemanfaatan bahan organik seperti jerami padi (Oryza sativa L.) yang telah melalui proses fermentasi menjadi strategi penting dalam perbaikan kualitas tanah khususnya pada sifat fisik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perubahan sifat fisik tanah dan perubahan sebaran sifat fisik tanah akibat pengaplikasian jerami padi (Oryza Sativa. L) terfermentasi. Parameter yang diamati meliputi berat volume (BV), berat jenis (BJ), porositas dan permeabilitas (K), serta menyajikan peta distribusi spasial sifat fisik dan perubahannya. Metode penelitian menggunakan enam kombinasi perlakuan pada jerami padi yang diaplikasikan pada lahan, yaitu kombinasi dosis inokulan Trichoderma yaitu 1 kali dan 2 kali dosis standar dengan kode (D). Dan lama fermentasi (m) 1, 2, dan 3 minggu. Masing-masing diulang tiga kali. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif dan spasial menggunakan interpolasi IDW/Kringking. Hasil penelitian memperoleh nilai sebaran dan nilai perubahan sebaran yang tertinggi/terlihat disetiap perlakuan yaitu pada analisis BV kode 2M1D sebesar 0,002 g/cm3, dengan nilai awal dari 1,15 menjadi 1,11 g/cm3. kemudian analisis BJ kode 3M1D sebesar 0,03 g/cm3, dengan nilai awal dari 2,54 menjadi 2,57 g/cm3. Pada analisis Porositas kode 2M2D turun sebesar 0,49 %, dengan nilai awal dari 44,78 menjadi 44,29 %, sedangkan pada analisis K menunjukan kode 3M2D sebesar yaitu 0,02 cm/jam, dengan nilai awal dari 2,9 menjadi 2,7 cm/jam. Dapat disimpulkan bahwa aplikasi jerami terfermentasi dapat merubah nilai dan sebaran sifat fisik tanah pada lahan pertanian.
Referensi
Anhar, A., Putri, D. Hi., Doni, F., & Advinda, L. (2020). Respon pertumbuhan benih padi varietas Anak Daro asal Solok terhadap isolat Trichoderma indeginous. Bioscience, 4(1), 32. https://doi.org/10.24036/0202041108377-0-00
Azizah, C., Pawitan, H., Dasanto, B. D., Ridwansyah, I., & Taufik, D. M. (n.d.). Sifat fisik tanah dan hubungannya dengan kapasitas infiltrasi DAS Tamiang.
Bertolazi, A. A., da Silva Folli-Pereira, M., Caione, G., Passamani, L. Z., Colodete, C. M., de Souza, S. B., Ramos, A. C., Rasool, N., de Freitas Seben Júnior, G., & Schoninger, E. L. (2018). Linking plant nutritional status to plant-AMF interactions. In Microorganisms for Sustainability (Vol. 5, pp. 351–384). Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-10-5514-0_16
Chaudhary, M., et al. (2017). Soil fertility and microbial dynamics with fermented organic amendments for sustainable rice farming. Agriculture, Ecosystems & Environment, 244, 71–79.
Ciptaningtyas, D., Suhardiyanto, H., & rekan. (2016). Sifat thermo-fisik arang sekam (thermo-physical properties of rice husk char). Jurnal Teknotan, 10(2).
FAO. (2021). Soil organic carbon mapping cookbook (3rd ed.). Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Grunwald, S., Murad, M. O. F., Farrington, S., Wallace, W., & Rooney, D. (2024). Multi-sensor soil probe and machine learning modeling for predicting soil properties. Sensors, 24(21), 6855. https://doi.org/10.3390/s24216855
Herlina, L., & Dewi, P. (n.d.). Penggunaan kompos aktif Trichoderma harzianum dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai.
Jumat Rianto, D., & Oktavia, M. (2022). Analisis pengaruh kadar air (total moisture) batubara terhadap nilai kalori batubara di front penambangan. Formosa Journal of Multidisciplinary Research, 1(2), 257–268. https://doi.org/10.55927
Klute, A., & Dirksen, C. (1986). Hydraulic conductivity and diffusivity: Laboratory methods. In A. Klute (Ed.), Methods of Soil Analysis: Part 1 – Physical and Mineralogical Methods (2nd ed., pp. 687–734). American Society of Agronomy, Soil Science Society of America.
Liu, E., Yan, C., Mei, X., He, W., Bing, S. H., Ding, L., Liu, Q., Liu, S., & Fan, T. (2020). Effect of bio-organic inputs on physical soil properties and productivity. Soil and Tillage Research, 205, 104759.
Muhammad, R., Zhang, W., Abbas, Z., Guo, F., & Gwiazdzinski, L. (2022). Spatiotemporal change analysis and prediction of future land use and land cover changes using QGIS MOLUSCE plugin and remote sensing big data: A case study of Linyi, China. Land, 11(3). https://doi.org/10.3390/land11030419
Rahmawati, A. S., & Erina, R. (2020). Rancangan acak lengkap (RAL) dengan uji ANOVA dua jalur (Vol. 4, Issue 1).
Setianto, A., & Triandini, T. (n.d.). Comparison of kriging and inverse distance weighted (IDW) interpolation methods in lineament extraction and analysis. J. SE Asian Appl. Geol, 5(1).
Sidhu, G. S., Bhattacharyya, T., Sarkar, D., Ray, S. K., Chandran, P., Pal, D. K., et al. (2014). Impact of management levels and land-use changes on soil properties in rice-wheat cropping system of the Indo-Gangetic Plains. Current Science, 107(9).
Singh, Y. V., Meena, R. P., Meena, M. C., & Meena, B. L. (2021). Soil bulk density and porosity as influenced by organic and inorganic nutrient sources under rice–wheat cropping system. International Journal of Plant & Soil Science, 33(1), 1–10.
Tala, S., & Irfan, M. (2018). Efek lama penyimpanan fermentasi jerami padi oleh Trichoderma sp. terhadap kandungan protein dan serat kasar. Jurnal Galung Tropika, 7(3).
Tamtomo, F., Rahayu, S., & Suyanto, A. (n.d.). Pengaruh aplikasi kompos jerami dan abu sekam padi terhadap produksi dan kadar pati ubijalar. Jurnal Agrosains, 12.
Zafira, S., Nindyapuspa, A., Apriani, M., & rekan. (2023). Pengomposan limbah jeroan ikan dan jerami padi 50:50 menggunakan Trichoderma sp.
Zhou, H., Peng, X., Perfect, E., Xiao, T., & Peng, G. (2019). Effects of organic matter application on soil aggregate size distribution and soil water retention. Soil and Tillage Research, 194, 104
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Kadek Andre Jaya Kusuma, I Made Anom Sutrisna Wijaya, Ida Ayu Gede Bintang Madrini

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/