Efektivitas ekstrak daun Tithonia diversifolia dan Bidens pilosa terhadap mortalitas dan antifeedant larva Plutella xylostella

Authors

  • Novi Dwi Andini Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya
  • Yuni Sri Rahayu Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBIOUNUD.2026.v30.i01.p04

Keywords:

Plutella xylostella, Tithonia diversifolia, Bidens pilosa, mortalitas, antifeedant

Abstract

Larva Plutella xylostella adalah hama pada tanaman dari famili Brassicaceae, utamanya caisim, kembang kol, kubis dan pakcoy. Hama larva P. xylostella menyerang daun tanaman sejak dari pembibitan hingga menjelang panen. Penggunaan pestisida nabati merupakan salah satu pengendalian alternatif yang lebih ramah lingkungan daripada menggunakan pestisida kimiawi, tanaman yang berpotensi sebagai pestisida nabati yakni tanaman Tithonia diversifolia dan Bidens pilosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun T. diversifolia dan B. pilosa dan kombinasinya terhadap mortalitas dan antifeedant P. xylostella. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial yaitu jenis ekstrak dan konsentrasi ekstrak. Jenis ekstrak daun yang digunakan yaitu ekstrak daun T. diversifolia dan B. pilosa, dan kombinasi keduanya dengan konsentrasi 4%, 8%, 12%. Penelitian ini dilakukan menggunakan 3 kali ulangan dengan tiap ulangan menggunakan 10 ekor larva instar III dari P. xylostella. Parameter penelitian adalah mortalitas dan antifeedant P. xylostella. Data dianalisis menggunakan analisis Anova Two-Way dan uji lanjutan Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh jenis ekstrak dan konsentrasi terhadap mortalitas dan antifeedant larva. Perlakuan paling efektif adalah ekstrak kombinasi (T. diversifolia dan B. pilosa) dan ekstrak tunggal T. diversifolia pada konsentrasi 12% yaitu menyebabkan mortalitas sebesar 80% dan 73.33% serta menyebabkan antifeedant sebesar 79,51% dan 77,46%. Hasil penelitian ini menunjukkan potensi penggunaan ekstrak tunggal maupun kombinasi tanaman sebagai pestisida nabati dalam pengendalian hama P. xylostella yang lebih ramah lingkungan.

Downloads

Published

05-07-2026