Evaluasi taman median Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai pada Simpang Pesanggaran hingga Simpang Sanur

Authors

  • Arya Baharu Dwi Abdurrohman Universitas Udayana
  • Ni Wayan Febriana Utami Universitas Udayana

Keywords:

Gusti Ngurah Rai, median strip, plant arrangement, plant selection

Abstract

The I Gusti Ngurah Rai bypass road is a vital route in Denpasar City, connecting different regions. The road median contributes to both safety and aesthetics. The presence of the median road park can enhance its aesthetic and functional value, but inappropriate plant selection, irregular planting patterns, and lack of routine maintenance can reduce its appeal and compromise road safety. This study aims to identify existing problems and provide recommendations for plant selection and median garden arrangement. A quantitative descriptive method with a scoring system was used, assessing plant selection, rider safety, maintenance, and planting suitability. Data were collected through field observations, literature review, and interviews. Results show that most plants meet ecological suitability reached 89.29% highly suitable and 10.71% suitable. Morphological suitability recorded 78.57% highly suitable and 21.43% suitable. Maintenance showed 78.57% highly suitable and 21.43% suitable. Planting suitability included 42.86% highly suitable, 42.86% suitable, and 14.29% unsuitable. However, hardscape elements recorded 33.33% suitable and 66.67% unsuitable. Plant arrangement was rated 33.33% unsuitable and 66.67% highly unsuitable. Plant function achieved the highest value in Segment 2 at 41.67%, while Segment 1 recorded the lowest value at 36.36% highly unsuitable.

References

Dahlan, E. N. (2011). Peranan tanaman dalam mengendalikan iklim mikro kawasan perkotaan. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 8(3), 233–243.

Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. (2004). Pedoman Konstruksi dan Bangunan Pd T-17-2004-B: Perencanaan Median Jalan. Jakarta: Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (1991). Tata Cara Pemasangan Rambu dan Marka Jalan Perkotaan. Direktorat Pembinaan Jalan Kota, Departemen Pekerjaan Umum. Jakarta.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (1997). Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota. Departemen Pekerjaan Umum. Jakarta.

Dinarta, M. W., Lubis, M., & Hasibuan, M. H. M. (2024). Analisa Environmental Jalan Raya untuk Estetika Suasana dan Manfaat pada Lingkungan Serta Bagi Pengguna. Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil, 2(4):168–192. ISSN 2988-1036.

Kementerian Pekerjaan Umum. Bandung. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum. (2012). Nomor 05/PRT/M/2012 Tentang Pedoman Penanaman Pohon Pada Sistem Jaringan Jalan.

Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. (2025). Panduan Standar Desain Complete Street di Provinsi DKI Jakarta. Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta. Jakarta.

Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Pemerintah Republik Indonesia.

Riatno, R. (2017). Pengelolaan Taman Median Jalan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru. JOM FISIP, 4(1), 1–15. Universitas Riau.

Simarmata, M., Sudarma, I. M., & Anggreni, I. L. (2019). Persepsi konsumen terhadap buah jeruk lokal dan jeruk impor di Kota Denpasar. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 8(4):449-459. ISSN: 2301-6523.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Alfabeta. Bandung: 920 hal.

Downloads

Published

2026-01-31