PENGARUH RASIO KONSENTRASI KITOSAN DAN Na-TPP TERHADAP PERUBAHAN KARAKTERISTIK MUTU FILLET IKAN KAKAP PUTIH SELAMA PENYIMPANAN
DOI:
https://doi.org/10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p06Kata Kunci:
Nanokitosan, Edible Coating, Karateristik MutuAbstrak
Penurunan mutu fillet ikan kakap putih selama penyimpanan akibat aktivitas mikroba
memerlukan metode pengawetan yang efektif. Penelitian ini menganalisis efektivitas edible
coating nanokitosan dalam mempertahankan mutu dan memperpanjang umur simpan fillet ikan
kakap putih selama penyimpanan 12 hari pada suhu dingin. Rancangan percobaan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan konsentrasi nanokitosan 0% (kontrol), 0,25%, 0,5%,
dan 0,75%. Parameter kualitas yang diamati meliputi kadar air, tekstur, pH, total plate count
(TPC), dan total volatile base (TVB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi nanokitosan
berpengaruh signifikan dalam menghambat kerusakan. Perlakuan dengan konsentrasi 0,75%
menunjukkan hasil terbaik, ditandai dengan kestabilan kadar air, nilai pH yang lebih rendah,
tekstur yang lebih baik, serta penekanan pertumbuhan mikroba yang tercermin dari nilai TPC dan
TVB yang lebih rendah dibandingkan kontrol. Disimpulkan bahwa edible coating nanokitosan,
khususnya pada konsentrasi 0,75%, paling efektif memperpanjang umur simpan dan menjaga
kualitas fillet ikan kakap putih
Kata Kunci : Nanokitosan, Edible Coating, Karakteristik Mutu
Referensi
Afrianto, E., Liviawaty, E., Suhara, O., & Hamdani, H. (2014). Pengaruh suhu dan lama blansing terhadap penurunan kesegaran filet tagih selama penyimpanan pada suhu rendah. Jurnal Akuatika, 5(1), 45–54.
Hidayah, I. (2018). Peningkatan Kadar Asam Laktat Dalam Darah Sesudah Bekerja. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 7(2), 131. https://doi.org/10.20473/ijosh.v7i2.2018.131-141
Leiwakabessy, J., Batmomolin, W., Silaban, B. Br., & Mailoa, M. N. (2024). Penurunan Mutu Ikan Segar Hasil Budidaya Keramba Jaring Apung Di Teluk Ambon Pada Suhu Kamar. AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian, 13(1), 102–109. https://doi.org/10.30598/jagritekno.2024.13.1.102
Mustapa, R., Restuhadi, F., & Efendi, R. (2017). PEMANFAATAN KITOSAN SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN EDIBLE FILM DARI PATI UBI JALAR KUNING. Doctoral Dissertation, 4(3), 1–12. https://media.neliti.com/media/publications/202332-pemanfaatan-kitosan-sebagai-bahan-dasar.pdf
Pandit, I. G. S., & Permatananda, P. A. N. K. (2022). PENGARUH PENGEMASAN VAKUM TERHADAP MUTU DAN DAYA SIMPAN PINDANG TONGKOL (Auxis tharzad, Lac.). Jurnal Teknologi Pangan Dan Gizi, 21(1), 19–31.
Prasasty, E. A., Anggreini, R. A., & Pangan, T. (2023). Aplikasi Edible coating dari Kitosan dan Kunyit sebagai Antimikroba terhadap Komoditas Ikan Application of Edible coating Chitosan and Turmeric as Antimicrobial for Fish Abstrak. 49–58.
Sahambangun, D. E., Dien, H. A., Taher, N., Palenewen, J. C. V, Wonggo, D., & Makapedua, D. (2022). Mutu Mikrobiologis Dan Organoleptik Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis L) Segar di Palka Kapal Ikan Di Pelabuhan Perikanan Tumumpa. Media Teknologi Hasil Perikanan, 10(Sinta 4), 171–176. https://core.ac.uk/download/pdf/548768727.pdf
Smith, S., & Seftiono, H. (2022). Pengaruh Coating Kitosan Dengan Penambahan Antioksidan Alami Terhadap Kualitas Fisik Dan Mikrobiologi Fillet Ikan : Kajian Pustaka. Jurnal Teknologi, 14(2), 183–196.
Souhoka, V., Mailoa, M. N., & Kaya, A. O. W. (2022). Mutu Mikrobiologi Ikan Tuna Asap Yang Dicoating Kitosan Selama Penyimpanan Suhu Ruang. INASUA: Jurnal Teknologi Hasil Perikanan, 2(1), 128–133. https://doi.org/10.30598/jinasua.2022.2.1.128
Sumeisey, G., Umboh, S. D., & Tallei, T. E. (2019). Penyalutan Bakteri Asam Laktat Menggunakan Nanopartikel Kitosan. Pharmacon, 8(4), 843. https://doi.org/10.35799/pha.8.2019.29361
Suwetja, I. K., & Mentang, F. (2018). METODE PENENTUAN MUTU HASIL PERIKANAN.
Tambunan, J. E., & Chamidah, A. (2021). Pengaruh Penambahan Cinnamon Essensial Oil Pada Edible coating Kitosan Terhadap Umur Simpan Fillet Ikan Kakap Merah. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 5(2). https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.11
Wardani, O. I. (2015). Kitosan-glukosa sebagai pengawet ikan bandeng duri lunak.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yohanes Marvin Sina Du'a, I Wayan Widia, Mentari Kinasih

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/