Analisis Saluran Pemasaran Bawang Prei (Allium ampeloprasum L.) yang Dibudidayakan di Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan

Authors

  • Sonia Saqinah Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Gusti Ngurah Apriadi Aviantara Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Wayan Tika Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i01.p19

Keywords:

marketing channel, marketing margin, marketing efficiency, farmer’s share

Abstract

Leek (Allium ampeloprasum L.) is a kind of horticultural plant cultivated by farmers in Candikuning
Village, Baturiti, Tabanan. Based on BPS data from Bali Province in 2021, production reached 1,055
tons, but there is no clear information regarding the marketing channels. This research aims to determine
marketing channels, distribution of marketing margins and profit margins, level of marketing efficiency,
and the proportion of farmer involvement in leek marketing activities. The sample consisted of 30
farmers, 7 collectors, 5 larges, and 5 small traders. They were specifically chosen through Accidental
Sampling and Snowball Sampling procedures. The data obtained consists of qualitative and quantitative
information. Research findings show that there are three different trends in leek marketing channels,
specifically channel 1 (farmers – collectors – wholesalers – consumers), channel II (farmers – collectors
– small traders – consumers), and channel III (farmers – collectors – wholesalers – traders) small –
consumer). Channel III has the highest total margin of IDR 12,467/kg, while Channel 1 has the lowest
(IDR 8,467/kg). Large traders get the highest profit margin of IDR 3,546/kg, while small traders in
channel III get the lowest profit margin of IDR 1,734/kg. Channel 1 has the largest farmer's share, 67%,
while channel III has the lowest, 58%. All of the channels remain in the efficient category. Based on
marketing costs, marketing margins, and farmer's share obtained, channel 1 is the most efficient

References

Abhar, E., Isyaturriyadhah, I., & Fikriman, F. (2018). Analisis Pemasaran Kentang Di Desa Pulau Tengah Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin. JAS (Jurnal Agri Sains), 2(1). https://doi.org/10.36355/jas.v2i1.179

Aini, N., Didik, D., & Rustianti, I. (2023). Efisiensi Pemasaran Nanas (Ananas Comosus L. Merr) Di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu

Raya. Journal of Comprehensive Science (JCS), 2(8), 2217–2227. https://doi.org/10.59188/jcs.v2i8.466

Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. (2021). Produksi Bawang Daun Provinsi Bali Menurut Kabupaten/Kota (Ton), 2020-2021. BPS Provinsi Bali.

Christianto, Y., Yurisinthae, E., & Suharyani, A. (2023). Analisis Efisiensi Pemasaran Kopi Lokal Di Desa Punggur Besar Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kuburaya. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 7(4), 1328–1340.

Dewi, I. G. A. I. K., Aviantara, I. G. N. A., & Widia, I. W. (2020). Distribusi Serapan Sayur Paprika Pada Rantai Pasok Di Kecamatan Baturiti Hingga Ke Konsumen. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 8(1), 122–129.

Diputra, D., Tamba, I. M., & Sukanteri, N. P. (2017). Pendapatan Usahatani Bawang Prei di Banjar Batusesa Desa Candikuning Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan – Bali. Agrimeta, 7(13), 9–19.

Erdawati, E., & Yantі, N. (2020). Analіsіs Saluran Pemasaran Tandan Buah Segar (Tbs) Kelapa Sawіt Dі Kabupaten Pasaman. Jurnal Apresiasi

Ekonomi, 8(1), 128–134. https://doi.org/10.31846/jae.v8i1.280

Hasanuddin, A., Said, M., & Ruslan, M. (2021). Pengaruh Saluran Distribusi, Biaya Pemasaran Dan Volume Penjualan Terhadap Pendapatan

Petani Kentang Di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Indonesian Journal of Business and Management, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.35965/jbm.v3i1.590

Ikhtiagung, G. N., Rahmadani, A. N., Dwika, B. A., Sari, N. N., Zalfa Zahira, N. P., Nugroho, N. S., Firdhaus, F., & Purwiyanto, P. (2022). Analisis

Struktur, Perilaku Dan Kinerja Pemasaran Pada Usaha Tani Kentang Di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Jurnal Inovasi Daerah,

1(2), 164–177. https://doi.org/10.56655/jid.v1i2.23

Irmayani, Mandayanti, R. S., & Yunarti. (2019). Analisis Saluran dan Marjin Pemasaran Bawang Daun (Allium fistulosim L.) di Desa Tongkonan

Basse Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 18(2), 1088–1095.

Kusumawardani, R. A. (2018). ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN BAWANG DAUN (Allium Fistulosum L.) (Studi di Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu). Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis Universitas Brawijaya, 53(1), 1–8.

Mayos, S. N., Aviantara, I. G. N. A., & Sucipta, I. N. (2024). Analisis Jalur Distribusi Pemasaran dan Margin Pemasaran Buah Stroberi (Fragaria x

ananassa) Di Kecamatan Baturiti Hingga Ke Konsumen. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 12(1).

Mutiara, F., & Nurhantanto, D. A. (2017). Efektivitas jalur distribusi penjualan jeruk manis di kecamatan dau, kabupaten malang. Buana Sains, 16(2), 173–182.

Nurdiani, N. (2014). Teknik Sampling Snowball dalam Penelitian Lapangan. ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications, 5(2), 1110. https://doi.org/10.21512/comtech.v5i2.2427

Nurhayati, R., Husaini, M., & Rosni, M. (2020). Analisis Saluran dan Efiiensi Pemasaran Beras di Desa Berangas Kecamatan Pulau Laut Timur

Kabupaten Kotabaru. Frontier Agribisnis, 4(3), 76–81.

Pranatagama, M.F . (2015). Efisiensi dan Bauran Pemasaran Usahatani Kacang Tanah di Desa Darungan Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember. Skripsi. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian. Universitas Jember.

Priangani, A. (2013). Memperkuat Manajemen Pemasaran Dalam Konteks Persaingan Global. Jurnal Kebangsaan, 2(4), 1–9.

Qamariyah, L., Prasetyo, A. F., Prasetyo, B., & Imam, S. (2023). Analisis saluran dan margin pemasaran telur bebek di Kabupaten Lumajang.

79–85. https://doi.org/10.25047/animpro.2023.551

Suaedin, H. A., Yunus, L., Zani, M., & Arhim, M. (2024). Analisis Pemasaran Tembakau di Desa Lempung Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten

Barru. 12(1), 114–127.

Sudana, I. W. (2019). Analisis Efisiensi Pemasaran Ikan Teri Segar Hasil Tangkapan Nelayan Di Desa Sanggalangit Kabupaten Buleleng. Jurnal

Pendidikan Ekonomi, 11(2), 637–648.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R. D. Alfabeta.

Suhaeni, S., & Ayu Andayani, S. (2020). Saluran dan Tingkat Efisiensi Pemasaran Bawang Merah di Kabupaten Majalengka. Jurnal Agrimanex:

Agribusiness, Rural Management, and Development Extension, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.35706/agrimanex.v1i1.4745

Sulastri, N. L. R., Wijaya, I. M. A. S., & Pratiwi Pudja, I. A. R. (2019). Tingkat Kepuasan Petani Bawang Prei (Allium ampeloprasum L.) terhadap Penggunaan Pupuk Organik di Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan, Bali. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 8(2), 176.

https://doi.org/10.24843/jbeta.2020.v08.i02.p01179

Suprianto, S., Karismauan, P., & Agustiani, E. (2021). Analisis Biaya dan Margin Pemasaran Produk Agroindustri Olahan di Kota Mataram.

Jurnal Sosial Ekonomi Dan Humaniora, 7(1), 82–95.

Umar, D. Y., Talumingan, C., & Pangemanan, P. A. (2020). Analisis Margin Pemasaran Cabai Rawit di desa toluaya kecamatan bolaang uki. Agrirud, 2, 206–214.

Yurianti, M. E. (2021). “Analisis Rantai Pasok (Supply Chain) Dan Efisiensi Pemasaran Kentang (Solanum Tuberosum L) Di Desa Ngadiwono Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan.” Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 9(3), Universitas Islam Malang.

Downloads

Published

2025-04-30

How to Cite

Saqinah, S., Aviantara, I. G. N. A., & Tika, I. W. (2025). Analisis Saluran Pemasaran Bawang Prei (Allium ampeloprasum L.) yang Dibudidayakan di Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 13(1), 169–179. https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i01.p19

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2