APLIKASI METODE SRI (System Rice of Intensification) DAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO TERHADAP IKLIM MIKRO YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PADI BERAS MERAH (Studi Kasus di Subak Suala, Desa Pitera, Kec. Penebel, Kab. Tabanan)
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2016.v04.i01.p05Kata Kunci:
SRI, Legowo, Micro Climate, ProductvityAbstrak
This research was carried out to know the result of the application method system of
rice intensification (SRI) which was combined with rice planting system legowo in raw
toward micro climate which influence the productivity of red rice. These research was consist
of 6 treatments, they were : K0 (the treatment which appropriated to local farmers custom),
K1 (SRI method), K2 (SRI method combined with legowo 4:1 inserting), K3 (SRI method
combined with legowo 4:1 without inserting), K4 (SRI method combined with legowo 6:1
inserting), and K5 (SRI method with legowo 6:1 without inserting). This treatment study was
repeated 3 times. Parameters observed were : relativity of humidity, temperature, intensity of
sun shine, the length of stalk, the weight of rice in a clump, percentage pure rice, the weight
of 1000 pure rice, the number of young plants in a clump, the number of young plants and
each productivity. The outcome of this research shown that the application of SRI method
combined with legowo 4:1 without inserting got more intensity of sun shine and the highest
temperature, while the application of K0 had the highest relativity weakness. Application SRI
method with legowo 6:1 without inserting produced the highest product in average per width
of area, there were 7,48 ton/ ha, comparing with other applications.
Referensi
Anonim. 2000. Buku Pedoman Pengamatan Meteorologi pada pos Kerjasama. Departemen Perhubungan Badan Meteorologi dan Geofisika. Jakarta.
Hamzah, Z. dan Atman. 2000. Pemberian Pupuk SP36 dan System Tanam Padi Sawah Varietas Cisokan. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengkajian Pertanian. Buku I. Puslitbang Sosial Ekonomi Pertanian Bogor; 89-92 hlm.
Hatta, M. 2012. Jarak tanam sistem legowo terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas padi pada metode SRI. Jurnal Agrista 16:87-93.
Kurniasih, B.A., S. Fatimah, D.A. Purnawati. 2008. Karakteristik perakaran tanaman padi sawah IR64 (Oryza sativa L.) pada umur bibit dan jarak tanam yang berbeda. JurnalIlmuPertanian 15(1):15-25.
Lin, XQ, D.F. Zhu, H.Z. Chen, and Y.P. Zhang. 2009. Effects of plant density and nitrogen application rate on grain yield and nitrogen uptake of super hybrid rice. Rice Science 16(2):138-142.
Masdar, Musliar. K, Bujang R., Nurhajati H., Helmi. 2005. Tingkat hasil dan komponen hasil sistem intensifikasi padi (SRI) tanpa pupuk organik di daerah curah hujan tinggi. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia 8 (2):126-131
Sohel M. A. T., M. A. B. Siddique, M. Asaduzzaman, M. N. Alam, & M.M. Karim, 2009.Varietal Performance of Transplant Aman Rice Under Different Hill Densities. Bangladesh J. Agril. Res. 34(1): 33 – 39. Diakses 10 April 2014.
Sudaryono, 2004. Pengaruh naungan terhadap perubahan iklim mikro pada budidaya tanaman tembakau rakyat. Ejurnal penelitian pusat pengkajian dan penerapan teknologi lingkungan badan pengkajian dan penerapan teknologi.
Suwena, Made. 2002. Peningkatan produktivitas lahan dalam sistem pertanian akrab lingkungan.
Widjayanti, E. 2004. Potensi Dan Prospek Pangan Fungsional Indigenous Indonesia. Disampaikan Pada Seminar Nasional Pangan Fungsional Indigenous Indonesia:
Potensi, Regulasi Keamanan, Efikasi Dan Peluang Pasar. Bandung, 6-7 Oktober 2004.
Windia, W. 2012. Pengusahaan Agroekowisata sebagai upaya Commnity Development dan Peningkatan Kemampuan Pendapatan (Income Generating Capacity) Sistem Subak. Laporan Penelitian PENPRINAS MP3EI 2011-2025. Universitas Udayana. Bali.
Wu, H., J. Pratley, D. Leemerle, and T. Haig. 1999. Crop cultivars with allelopathic capability. Weed Res.39:171-180.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/