Estimasi Produksi Tandan Kelapa Sawit Berdasarkan Analisis Ketersediaan Air dengan Teknik Oil Palm Dissection
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i02.p16Kata Kunci:
sex ratio, curah hujan, hari hujan, defisit hujan, bunga betinaAbstrak
Jika faktor genetik, tanah dan teknik budidaya bukan merupakan faktor pembatas, maka fluktuasi hasil panen dipengaruhi oleh faktor iklim atau lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketersediaan air (defisit air, curah hujan dan hari hujan) terhadap sex ratio termasuk model hasil panen kelapa sawit. Penelitian telah dilakukan pada bulan November 2016 hingga Oktober 2017 di wilayah Wilmar
International Plantation Kalimantan Tengah. Analisis menggunakan regresi berganda dan uji korelasi termasuk uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinieritas dan heteroskedastisitas) untuk analisis statistik dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan dan hari hujan berpengaruh nyata terhadap
perkembangan sex ratio selama 23 bulan sebelum panen (MBH), saat defisit air berpengaruh nyata terhadap sex ratio pada 24 MBH. Estimasi distribusi produksi bulanan, anggaran produksi dan produksi aktual menunjukkan bahwa tidak signifikan. Estimasi distribusi produksi bulanan, anggaran produksi dan realisasi produksi menunjukkan bahwa tidak signifikan, dapat digunakan keakuratan distribusi produksi bulanan kelapa sawit.
Referensi
Adam, H., Collin, M., Richaud, F., Beulé, T., Cros, D., Omoré, A., … Tregear, J. W. (2011). Environmental regulation of sex determination
in oil palm: Current knowledge and insights from other species. Annals of Botany, 108(8), 1529–1537. https://doi.org/10.1093/aob/mcr151
Annisa, A. (2013). Pemanfaatan Data Agroklimatologi untuk Menduga Produksi Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Bangun Koling Estate.
Hakim, M. (2007). Kelapa Sawit: Teknis Agronomis dan Manajemennya.
Hidayat, T. C., Harahap, I. Y., Pangaribuan, Y., Rahutomo, S., Harsanto, W. A., & Fauzi, W. R. (2013a). Air dan Kelapa Sawit.
Hidayat, T. C., Harahap, I. Y., Pangaribuan, Y., Rahutomo, S., Harsanto, W. A., & Fauzi, W. R. (2013a). Bunga, Buah dan Produksi Kelapa
Sawit.
Hoffmann, M. P., Vera, A. C., Wijk, V. M. T., Giller, K. E., Oberthur, T., Donough, C., & Whitbread, A. M., (2014). Simulating potensial growth and yield of oil palm (Elaeis guineensis) with palmsim: model description, evaluation and Systems, application. 131, Agricultural 1-10.
https://doi.org/10.1016/j.agsy.2014.07.006
Legros, S., Mialet-Serra, I., Caliman, J. P., Siregar, F. A., Clément-Vidal, A., & Dingkuhn, M. (2009). Phenology and growth adjustments of oil palm (Elaeis guineensis) to photoperiod and climate variability. Annals of Botany, 104(6), 1171-1182. https://doi.org/10.1093/aob/mcp214
Legros, S., Mialet-Serra, I., Caliman, J. P., Siregar, F. A., Clement-Vidal, A., Fabre, D., & Dingkuhn, M. (2009). Darlan, N. H., Pradiko, I., Winarna, W., & Siregar, H. S. (2015). Dampak Kekeringan dan Gangguan Asap Akibat El Nino 2015 Terhadap Performa Tanaman Kelapa Sawit di Bagian Selatan Sumatera. Jurnal Tanah dan Iklim, 40(2), 113 - 120.
Caliman, J. P., Siregar, F. A., Fabre, D., & Dingkuhn, M. (2009). Role of transitory carbon reserves during adjustment to climate variability
and sourcesink imbalances in oil palm (Elaeis guineensis). Tree Physiology, 29(10), 1199-1211. https://doi.org/10.1093/treephys/tpp057
Murtilaksono, K., Siregar, H. H., & Darmosarkoro, W. (2007). Model Neraca Air di Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 15(1), 21–35.
Nababan, A. (2017). Analisis Faktor Produksi Terhadap Pencapaian Produktivitas Kelapa Sawit Di Kebun Sei Batang Ulak, Pt Ciliandra
Perkasa (First Resources) Riau.
Nawfetrias, W. (2015). Isolasi dan Karakterisasi Gen Pembungaan pada Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.).
Pasaribu, S. M. 2013. Pengaruh Perlakuan Teknik Konservasi Air Terhadap Evapotranspirasi Tanaman Kelapa Sawit.
Prasetyo, A.E., & Agus S. (2012). Meningkatkan Fruit Set Kelapa Sawit dengan Teknik Hatch & Carry Elaeidobius kamerunicus.
Rahutomo, S., Siregar, H. H., & Sutarta, E. S. (2007). Irigasi pada Perkebunan Kelapa Sawit: Sebuah Tinjauan. Warta PPKS, 15(1), 7-18.
Simanjuntak, L. N., Sipayung, R., & Irsal, I. (2014). Pengaruh Curah Hujan dan Hari Hujan Terhadap Produksi Kelapa Sawit Berumur 5,
10, dan 15 Tahun di Kebun Begerpang Estate PT. PP London Sumatera Indonesia, Tbk. Jurnal Online Agroekoteknologi, 2(3), 1141 –
1151.
Siregar, H. H., Iman Yani Harahap, Witjaksana Darmosarkoro, Edy Sigit Sutarta, dan Endang Syamsuddin. Seri Buku Saku 10; Antisipasi &
Penanggulangan Pengaruh Kekeringan pada Kelapa Sawit. Medan : PPKS.
Sulistyo, H. (2010). Identifikasi parameter agronomi untuk pengembangan taksasi produksi kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Angsana Estate, PT. Ladang Rumpun Suburabadi Minamas Plantation, Kalimantan Selatan. Tanah Bumbu,
Tjedahwati, T. (2014). Komponen Neraca Air Tanaman Kelapa Sawit di PTPN VIII, Cimulang Bogor.
Wirianata, H. (2014). Pengelolaan Kanopi Kelapa Sawit. Presentasi pada BGA Executive Education.
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2026-02-11 (4)
- 2026-02-10 (3)
- 2026-02-04 (2)
- 2021-09-29 (1)
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/