Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2023-09-30. Baca versi terbaru.

Efektivitas Pemberian Mol Tape Singkong Sebagai Bioaktivator Terhadap Pengomposan Sampah Organik

Penulis

  • Pipid Ari Wibowo Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Bhakti Husada Mulia, Madiun, Jawa Timur, Indonesia
  • Anastita Amaliya Fahrum Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Bhakti Husada Mulia, Madiun, Jawa Timur, Indonesia
  • Retno Widiarini Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Bhakti Husada Mulia, Madiun, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p02

Kata Kunci:

lama waktu pengomposan, mol tape singkong, sampah organik

Abstrak

Aktivitas rumah tangga menimbulkan tumpukan sampah di Perumahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo
dengan estimasi sampah setiap rumah tangga menghasilkan 28 kg/hari dan 10.200 kg/tahun.
Pengomposan adalah metode yang tepat untuk mengolah sampah rumah tangga dengan bioaktivator mol
tape singkong. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan efektivitas mol tape singkong
sebagai bioaktivator terhadap lama waktu pengomposan dengan variasi dosis kontrol, 15 ml, dan 30 ml.
Penelitian ini menggunakan eksperimen dengan pendekatan post test only one control group design.
Parameter yang diamati antara lain indikator fisik (suhu dan kelembaban), uji kandungan unsur hara
nitrogen, dan C-Organik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian mol tape singkong dosis 30 ml
mampu mengomposkan selama 10 hari dengan indikator parameter fisik suhu 40oC, kelembaban 50%,
kandungan nitrogen 12,57%, dan C-Organik 15,49% sesuai standar Permentan 2011.

Referensi

Anshah, S. A., Prajati, G., & Suryawan, I. W. K.

(2019). Pengaruh Waktu Pengomposan Dan

Komposisi Kompos Sampah Organik Terhadap

Laju Pertumbuhan Daun Tanaman Kacang

Panjang (Vigna Cylindrica (L.). Jurnal

Rekayasa Sipil Dan Lingkungan, 3(1), 1–7.

Dewilda, Y., Aziz, R., & Handayani, R. A. (2019).

The Effect Of Additional Vegetables And

Fruits Waste On The Quality Of Compost Of

Cassava Chip Industry Solid Waste On

Takakura Composter. Iop Conference Series:

Materials Science And Engineering, 602(1).

Https://Doi.Org/10.1088/1757

899x/602/1/012060

Ekawandani, N & Kusuma, A. A. (2018).

Pengomposan Sampah Organik (Kubis Dan

Kulit Pisang) Dengan Menggunakan Em4.

Jurnal Tedc, 12(1), 38–43.

Fauzi, M. I., & Wulandari, S. (2021). The Effect Of

Giving Em-4 On The Decomposition Of

Campus Solid Waste As A Design Of Students

Work Sheets ( Lkpd ) For Sma Biology Subject

Dekomposisi Limbah Padat Kampus Sebagai

Rancangan Lembar Kerja Peserta Didik

( Lkpd ) Mata. Jom Fkip, 8, 1–13.

Habullah, Ashar, T., & Nurmaini. (2019). Analisis

Pengelolaan Sampah Di Kota Subulussalam.

Junrnal Jumantik, 4(2), 14–15.

Kaleka, N. (2020). Pintar Membuat Kompos Dari

Sampah Rumah Tangga Dan Limbah

Pertanian/Peternakan. Pustaka Baru.

Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan.

(2020). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah

Nasional. Https://Sipsn.Menlhk.Go.Id/Sipsn/

Larasati, A. A., Puspikawati, S. I., Lingkungan, D.

K., Studi, P., Masyarakat, K., & Kesehatan, F.

(2019). Pengolahan Sampah Sayuran Menjadi

Kompos Dengan Metode Takakura. Jurnal

Ikesma, 15, 61.

Mardwita, Yusmartin, E. S., Melani, A., Atikah, A.,

& Ariani, D. (2019). Pembuatan Kompos Dari

Sampah Organik Menjadi Pupuk Cair Dan

Pupuk Padat Menggunakan Komposter. Jurnal

Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2),

80–83.

Panjaitan, H., Ali, H., Mulyati, S., Kesehatan, P.,

Kesehatan, K., & Lingkungan, J. K. (2014).

Efektifitas Mikroorganisme Lokal (Mol) Tape

Sebagai Aktivator Pembuatan Kompos. Jurnal

Media Kesehatan, 7, 26–27.

Peraturan

Menteri

Pertanian

Nomor

70/Permentan/Sr.140/10/2011 Tentang Pupuk

Organik, Pupuk Hayati Dan Pembenah Tanah,

Permentan 17 (2011).

Pila, I. M., Putra, A., & Setiyo, Y. (2018). Pengaruh

Kadar Air Terhadap Proses Pengomposan

Jerami Dicampur Kotoran Sapi. Beta

(Biosistem Dan Teknik Pertanian), 6, 48–54.

Pradiksa, O. I., & Setyati, W. A. (2022). Pengaruh

Bioaktivator Em4 Terhadap Proses Degradasi

Pupuk Organik Cair Serasah Cymodocea

Serrulata. 11(2), 136–144.

Prasetyo, A. F., & Suryadi, U. (2017). Pemanfaatan

Mikro Organisme Lokal Sebagai Starter

Pembuatan Pupuk Organik Limbah Ternak

Domba. Jurnal Pengabdian Masyarakat

Peternakan, 2(2), 76–83.

Purnomo, E. A., Sutrisno, E., Sumiyati, S., & A.

(2017). Pengaruh Variasi C/N Rasio Terhadap

Produksi Kompos Dan Kandungan Kalium

(K), Pospat (P) Dari Batang Pisang Dengan

Kombinasi Kotoran Sapi Dalam Sistem

Vermicomposting. Jurnal Teknik Lingkungan,

6(2), 1–15.

Raja, M. M., M., Raja, A., M. H., & S. And Sheik

Mohamed, A. (2012). Screening Of Bacterial

Compost From Spoiled Vegetables And Fruits

And Their Physiochemical Characterization.

International Food Research Journal, 19(3),

1193–1198.

Ridanar, N. P., Handayani, S. M., & Adi, R. K.

(2021). "Membangun Sinergi Antar Perguruan

Tinggi Dan Industri Pertanian Dalam Rangka

Implementasi Merdeka Belajar Kampus

Merdeka ” Pengembangan Inovasi Pembibitan

Porang ( Amarphopallus Onchophillus L .).

Seminar Nasional Dies Natalis Ke-45 Uns,

5(1), 867–875.

Roeswitawati, D. (2018). The Effect Of Local

Microorganism (Mol) Concentration Of

Banana Hump And Fruit Waste On The

Growth And Yield Of Broccoli Plants

(Brassica Oleracea). Advances In Engineering

Reasearch, 172(Fanres), 310–314.

Royaeni, Pujiono, & Pudjowati, D. T. (2014).

Pengaruh Penggunaan Bioaktivator Mol Nasi

Dan Mol Tapai Terhadap Lama Waktu

Pengomposan Sampah Organik Pada Tingkat

Rumah Tangga. Jurnal Kesehatan, 13(1), 1

102.

Santoso, A., & Prakosa, C. (2010). Karakteristik

Tape

Buah

Sukun

Hasil

Fermentasi

Penggunaan Konsentrasi Ragi Yang Berbeda

Oleh : Agus Santosa Dan Cucut Prakosa.

Magistra, 22(73), 48–55.

Siagian, S. W., Yuriandala, Y., & Maziya, F. B.

(2021). Analisis Suhu, Ph Dan Kuantitas

Kompos Hasil Pengomposan Reaktor Aerob

Termodifikasi Dari Sampah Sisa Makanan Dan

Sampah Buah. Jurnal Sains &Teknologi

Lingkungan,

13(2),

166–176.

Https://Doi.Org/10.20885/Jstl.Vol13.Iss2.Art7

Soeryoko, H. (2010). Kiat Pintar Memproduksi

Kompos Dengan Pengurai Buatan Senditi

(20th Ed.). Lily Publisher.

Suwatanti, E., & P, W. (2017). Pemanfaatan Mol

Limbah Sayur Pada Proses PembuatanKompos. Jurnal Mipa, 40(1), 1–2.

Wanitaningsih, S. K. (2013). Pembuatan Kompos

Skala Rumah Tangga Sebagai Salah Satu

Upaya Penanganan Masalah Sampah Di Kota

Mataram. Media Bina Ilmiah, 7(1978–3787),

24.

Widyabudiningsih, D., Troskialina, L., Fauziah, S.,

Shalihatunnisa, S., Riniati, R., & Djenar, S.

(2021). Pembuatan Dan Pengujian Pupuk

Organik Cair Dari Limbah Kulit Buah-Buahan

Dengan Penambahan Bioaktivator Em4 Dan

Variasi Waktu Fermentasi. Ijca (Indonesian

Journal Of Chemical Analysis), 4(1), 30–39.

Https://Doi.Org/10.20885/Ijca.Vol4.Iss1.Art4

Unduhan

Diterbitkan

2023-09-30

Versi

Cara Mengutip

Wibowo, P. A., Fahrum, A. A., & Widiarini, R. (2023). Efektivitas Pemberian Mol Tape Singkong Sebagai Bioaktivator Terhadap Pengomposan Sampah Organik . Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11(2), 254–262. https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p02

Terbitan

Bagian

Articles