Studi Variasi Suhu dan Lama Pemanasan dalam Proses Delignifikasi Selulosa Daun Kelapa sebagai Penguat Kertas Kemasan

Study of Temperature Variations and Heating Duration in the Delignification Process of Coconut Leaf Cellulose as a Reinforcement for Packaging Paper

Authors

  • Ni Komang Ayu Tasia Antarini Tasia Agricultural and Biosystem Engineering Study Program, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University, Badung, Bali, Indonesia
  • Ni Luh Yulianti Agricultural and Biosystem Engineering Study Program, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University, Badung, Bali, Indonesia
  • I Made Anom Sutrisna Wijaya Agricultural and Biosystem Engineering Study Program, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University, Badung, Bali, Indonesia
  • Dewa Ayu Septia Difayani Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia .
  • Dewanggi Aiswara Virani Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia .

DOI:

https://doi.org/10.24843/jbeta.2026.v14.i02.p00

Keywords:

daun kelapa, delignifikasi, selulosa, suhu pemanasan, waktu pemanasan

Abstract

Daun kelapa berpotensi sebagai sumber selulosa alternatif untuk bahan penguat kertas kemasan. Proses delignifikasi diperlukan untuk menghilangkan lignin sehingga diperoleh selulosa dengan kualitas yang murni, Selulosa hasil delignifikasi digunakan sebagai bahan penguat kertas kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu dan lama pemanasan proses delignifikasi selulosa  terhadap karakteristik kertas kemasan yang dihasilkan serta menentukan perlakuan yang menghasilkan karakteristik kertas kemasan daur ulang terbaik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dua faktorial. Faktor pertama yaitu 2 level suhu delignifikasi (S) 85°C dan 100°C, faktor kedua yaitu waktu pemanasan delignifikasi (W) 3 taraf waktu 30, 45 dan 60 menit. Data yang berpengaruh signifikan terhadap parameter dianalisis menggunakan sidik ragam Uji Duncan, penentuan nilai terbaik dari semua parameter menggunakan uji indeks efektivitas dan dibandingkan dengan nilai kontrol menggunakan uji t-test. Pada hasil penelitian menunjukkan variasi suhu dan lama pemanasan memberikan pengaruh signifikan terhadap karakteristik kertas kemasan yang dihasilkan. Perlakuan terbaik delignifikasi selulosa suhu pemanasan 85°C dan lama pemanasan 30 menit menunjukkan peningkatan karakteristik kertas kemasan pada semua parameter yang diamati yaitu  gramatur 198.57 g/m2, ketebalan 0.42 mm, densitas 480.64 kg/m3, kuat tarik 4493.82 kN/m2, ketahanan sobek 2.43 N dan water vapor transmission rate (WVTR) 43.40 gram/m2/hari.

References

Abenghal, L., Bley, J., Tolnai, B., Njamen, G., & Chabot, B. (2025). Development of a new sustainable packaging paper based on cellulose filaments and refined kraft pulp. Future Foods, 11(October 2024), 100540. https://doi.org/10.1016/j.fufo.2025.100540

Almiah, T., Wijayanti, R., & Anggia, M. (2024). Pembuatan Kertas Seni dari Kertas Bekas dengan Bermacam Varian Warna yang Berbeda. 8(2), 83–89.

Apriani, E. (2016). Pengaruh Komposisi Bahan Baku dan Lama Waktu Pemasakan terhadap Kekuatan Tarik pada Pembuatan Kertas Seni dari Limbah Batang Jagung dan Kertas Bekas. Mekanika dan Sistem Termal (JMST), 1(2), 38–42. http://e-journal.janabadra.ac.id/index.php/JMST

Ardiani, S., Suryani, M., & Akmalia, N. (2023). Analisis Peningkatan Ketahanan Sobek pada Karton Ivory Laminasi Doff dan Laminasi Glossy. Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 9, 130–139. https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/sciencetech/%0AAnalisis

Cahyani, A. P. R., Sandi, F. P., & Santi, S. S. (2025). Kajian Pengaruh PH dan Berat Kertas Terhadap Sintesis dan Karakteristik Silika Fiber dari Limbah Kertas HVS dan Kardus dengan Metode Sol Gel. Jurnal Fisika Unand, 14(5), 428–434. https://doi.org/10.25077/jfu.14.5.428-434.2025

DeGarmo, E. P., Sullivan, W. G. ., & Canada, J. R. . (1984). Engineering Economi.7th edition.

Fenny, F. O., Farma, W., & Fitriyano, G. (2016). Pengaruh Rasio Berat Kulit Pisang dengan Kertas Koran dan Batang Jagung dengan Kertas Koran Terhadap Indeks Tarik dan Indeks Sobek Kertas Recycle. November 2016, 1–7.

Fisher, S. G., Buck, Z., Karim, M. J., & Grunlan, J. C. (2026). Fish-Based Biopolymer Complex Coacervate Coating for Improved Paper Oxygen and Water Barrier. https://doi.org/10.1021/acs.biomac.5c02091

International, A. (1995). ASTM E96-95: Standard Test Methods for Water Vapor Transmission of Materials (Vol. 552).

Khadafi, M., Desyanti., Fakhruzy. (2025). Perbandingan Sifat Fisis Kertas dari Pulp Berbahan Batang Pisang (Musa paradisiaca) Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dan Rumbia (Metroxylon sagu). 9(1), 457–466.

Kusuma, F., & Djonaedi, E. (2025). Pengaruh Urutan Pencetakan Kertas terhadap Karakteristik Kertas Komposit Berbasis Ampas Tebu Dengan Metode Screen Printing. SEMINAR NASIONAL INOVASI VOKASI, 4(1), 707–714.

Larasati, I. A., Argo, B. D., & Hawa, L. C. (2019). Proses Delignifikasi Kandungan Lignoselulosa Serbuk Bambu Betung dengan Variasi NaOH dan Tekanan. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis Dan Biosistem, 7(3), 235–244. https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2019.007.03.03

Liyanage, C., Gunasekara, C., Law, D. W., & Setunge, S. (2025). Textile-cellulose as a secondary modifier in graphene and SCM-based cement paste. Journal of Building Engineering, 113(July), 114169. https://doi.org/10.1016/j.jobe.2025.114169

Padil, Yelminda, A.Candra, M. (2011). Optimasi Hidrolisis Tandan Kosong Sawit dengan Ekstrak Abu TKS Menggunakan Rancangan Percobaan Response Surface Methode. Jurnal Sains Dan Teknologi Reaksi, 10(1), 42–46.

Paskawati, Y. A., Susyana, Antaresti, & Retnoningtyas, E. S. (2011). Pemanfaatan Sabut Kelapa sebagai Bahan Baku Pembuatan Kertas Komposit Alternatif. Jurnal Widya Teknik, 9, 12–21.

Pertiwi, Y. E., Kurniasih, E., Fauzan, R., & Riskina, S. (2017). Pembuatan Kertas Dari Selulosa Mikrobial Nata De Coco Dengan Metode Organosolv. Jurnal Sains Dan Teknologi Reaksi, 15(2), 1–5. https://doi.org/10.30811/jstr.v15i2.1480

Saputra, A. Z., & Fauzi, A. S. (2022). Pengolahan Sampah Kertas Menjadi Bahan Baku Industri Kertas bisa Mengurangi Sampah di Indonesia. Jurnal Mesin Nusantara, 5(1), 41–52. https://doi.org/10.29407/jmn.v5i1.17522

Shabiri, A. N., Ritonga, R. S., & Ginting, M. H. S. (2014). Pengaruh Rasio Epoksi/Ampas Tebu dan Perlakuan Alkali pada Ampas Tebu Terhadap Kekuatan Bentur Komposit Partikel Epoksi Berpengisi Serat Ampas Tebu. Jurnal Teknik Kimia USU, 3(3), 28–31. https://doi.org/10.32734/jtk.v3i3.1638

Sutanti, S., Oktaviananda, C., Utami Handhayani, E. T., & Selin Orxellina, E. (2024). Pembuatan Kertas Seni Dari Kombinasi Limbah Serbuk Kayu Sengon dan Ampas Tebu dengan Sizing Agent Carboxy Methyl Cellulose (CMC) Menggunakan Metode Soda Pulping. Jurnal Ilmiah Teknik Kimia, 8(2), 98–105. https://doi.org/https://doi.org/10.32493/jitk.v8i2.41252

Syamsu, K., Puspitasari, R., & Roliadi, H. (2012). Penggunaan Selulosa Mikrobial dari Nata De Cassava dan Sabut Kelapa Sebagai Pensubstitusi Selulosa Kayu Dalam Pembuatan Kertas. E-Jurnal Agroindustri Indonesia, 1(2), 118–125.

Thaib, C. M., Gultom, E., & Aritonang, B. (2020). Pembuatan Kertas dari Limbah Kulit Durian dan Ampas Tebu dengan Perbedaan Konsentrasi NaOH. Jurnal Kimia Saintek Dan Pendidikan, 4(1), 1–11.

Tiara, greenastya febrianis, & Hardjono. (2024). Pengaruh Waktu Pemanasan Terhadap Karakteristik Pulp dari Pelepah Pisang dengan Menggunakan Metode Acetosolv. 10(9), 791–797.

Wijatmoko jungkang. (2018). Pengembangan Material Kertas Daur Ulang dengan Sabut Kelapa terhadap Beberapa Pengujian dengan Variasi Konsentrasi NaOH 2%, 4%, 6% Dan 8%. Surakarta, Indonesia: Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Wijaya, I. M. W., & Putra, I. K. A. (2021). Potensi Daur Ulang Sampah Upacara Adat di Pulau Bali. Jurnal ECOCENTRISM, 1(1), 1–8.

Yamauchi, T., & Tanaka, A. (2002). Tearing test for paper using a tensile tester. Journal of Wood Science, 48(6), 532–535. https://doi.org/10.1007/BF00766652

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

Tasia, N. K. A. T. A., Yulianti, N. L., Wijaya, I. M. A. S., Difayani, D. A. S., & Virani, D. A. (2026). Studi Variasi Suhu dan Lama Pemanasan dalam Proses Delignifikasi Selulosa Daun Kelapa sebagai Penguat Kertas Kemasan: Study of Temperature Variations and Heating Duration in the Delignification Process of Coconut Leaf Cellulose as a Reinforcement for Packaging Paper. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 14(2). https://doi.org/10.24843/jbeta.2026.v14.i02.p00

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >>