Kinerja Kotak Berpendingin Thermoelektrik TEC1-12710 dengan Beban Pendinginan Buah Jeruk Siam Citrus nobilis

Penulis

  • Mikhail Akmal Mumtaz Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ida Bagus Putu Gunadnya Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Gusti Ketut Arya Arthawan Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ida Ayu Rina Pratiwi Pudja

DOI:

https://doi.org/10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p20

Kata Kunci:

COP, jeruk siam, kotak pendingin, pendinginan buah, thermoelektrik

Abstrak

Kotak pendingin thermoelektrik merupakan salah satu alternatif sistem pendinginan ramah lingkungan yang mampu menggantikan sistem pendinginan konvensional berbasis kompresi uap. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengukur kinerja kotak berpendingin thermoelektrik tipe TEC1-12710 dengan mengalirkan air mengunakan sistem waterblock untuk mendinginkan sisi panas nya, dalam menurunkan suhu buah jeruk siam (Citrus nobilis) sebagai beban pendinginan. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor, yaitu variasi beban pendinginan (1 kg, 2 kg, dan 3 kg) dan lama penyimpanan (20, 40, dan 60 menit), yang masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Parameter yang diamati meliputi suhu buah jeruk, suhu lingkungan, suhu udara dalam kotak pendingin, tegangan, arus DC, daya DC, dan nilai Coefficient of performance (COP). Dari hasil pengujian diperoleh perlakuan tidak berpengaruh nyata (p > 0,05) terhadap kinerja sistem pendingin. Nilai Coefficient of performance tertinggi dari perlakuan beban pendinginan berturut-turut 0,66; 0,62; dan 1,17 untuk beban pendinginan 1, 2, dan 3 kg. Sementara perlakuan berpengaruh nyata (p < 0,05) terhadap suhu pusat buah jeruk siam, suhu buah paling rendah yang dihasilkan kotak pendingin berturut-turut yaitu 24,6oC; 25,7 oC; dan 26,33 oC untuk beban pendinginan 1, 2, dan 3 kg. Uji BNT menunjukkan suhu buah terendah yang berbeda nyata (p < 0,05) dengan perlakuan lainnya diperoleh dari perlakuan beban pendinginan 1 kg dengan lama penyimpanan 1 jam dengan nilai 24,6oC.

Referensi

Aini, N., Dwiyanti, H., Setyawati, R., Handayani, I., Septiana, A. T., Sustriawan, B., & Aena, D. A. Q. (2022). Karakteristik nektar jeruk siam (Citrus nobilis L.) dengan variasi penstabil dan kadar sukrosa. Penelitian Pangan, 6(3), 315–323.

Ananta, H., Padang, Y. A., & Mirmanto. (2017). Unjuk kerja kulkas termoelektrik dengan rangkaian seri dan paralel pada beban air 1500 ml. Dinamika Teknik Mesin, 7(2), 80–86.

Arista, Y. L. V., Khairunisa, A., Hutabarat, M. A., & Moniz, J. P. G. D. C. (2024). Optimasi mutu jeruk siam Garut dengan menggunakan etephon dan suhu yang berbeda selama penyimpanan. 6(2), 62–72.

Azam, T. S., & Baba, B. A. (2018). Perbedaan suhu penyimpanan terhadap mutu jeruk Selayar. TABARO Agriculture Science, 2(1), 108.

Chavan, P., Sidhu, G. K., Alam, M. S., & Kumar, M. (2021). Mathematical design and performance investigation of evaporator water cooled storage-cum-mobile thermoelectric refrigerator for preservation of fruit and vegetables. Journal of Food Process Engineering, 44(3), 1–14.

Delly, J., Hasbi, M., & Alkhoiron, I. F. (2016). Studi penggunaan modul thermoelektrik sebagai sistem pendingin portable. ENTHALPY – Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin, 1(1), 50–55.

Fikri, W. (2022). Rancang bangun pendingin buah dan sayur berbasis Peltier TEC-12706 [Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang].

Firdaus, M. (2023). Kaji eksperimental kotak pendingin buah jeruk menggunakan thermoelectric cooler dan heat pipe [Skripsi, Universitas Sriwijaya].

Hayati, E. N., Ekoanindiyo, F. A., & Yohanes, A. (2022). Portable coolbox design for milk storage. Journal of Applied Engineering and Technological Science, 4(1), 561–567.

Kurniawan, Z. D., Subekti, & Wahyudin, H. (2015). Pengaruh aliran thermoelektrik pada portable cooling unit dengan simulasi Ansys. Jurnal Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Tangerang, 2(2), 1–5.

Mahardika, I. P. A. M. S. (2024). Uji performansi pendingin termoelektrik tipe heat pipe dengan suplai daya PLTS. Politeknik Negeri Bali.

Mainil, R. I., Aziz, A., & Afdhal, K. M. (2015). Penggunaan modul thermoelectric sebagai elemen pendingin box cooler. Rekayasa dan Aplikasi Teknik Mesin di Industri XIV, 44–49.

Memon, A., & Mistry, P. (2017). Evaluation of drip irrigation system for different operating pressures. International Journal of Advance Engineering and Research Development, 63–69.

Mirmanto, M., Joniarta, I. W., Sayoga, I. M. A., Nurpatria, N., Padang, Y. A., & Yudhayadi, I. G. N. K. (2018). Effect of water volume on a thermoelectric cooler box performance. Frontiers in Heat and Mass Transfer, 11, 1–9. https://doi.org/10.5098/hmt.11.17

Nagesh, B. R. K. T. (2019). Solution of 1-dimensional steady state heat conduction problem by finite difference method and resistance formula. International Journal for Research in Applied Science and Engineering Technology, 7(5), 163–170. https://doi.org/10.22214/ijraset.2019.5025

Pua, M. S., Ontowirjo, A. H. J., & Manembu, P. D. K. (2022). Studi perbandingan kontrol PID dan metode ON–OFF pada sistem kotak pendingin menggunakan thermoelectric. UNSRAT Repository, 1–13.

Qiram, I., Arif, R., & Untung, L. N. W. (2022). Karakteristik temperatur ruang kokpit dan efeknya terhadap beban termal pilot Cessna 172 S. SKYHAWK: Jurnal Aviasi Indonesia, 2(1), 6–10. https://doi.org/10.52074/skyhawk.v2i1.20

Ridhuan, K., & Rifai. (2017). Analisa kebutuhan beban pendingin dan daya alat pendingin AC untuk aula Kampus 2 UM Metro. TURBO (Jurnal Program Studi Teknik Mesin), 2(2), 7–12.

Samola, G. J., Patras, L. S., & Mangindaan, G. M. C. (2022). Analisa sistem pendingin berdasarkan besar daya listrik yang dibangkitkan pada PLTP Lahendong. Jurnal Teknik Elektro, 1–10.

Saputera, Sutrisno, Susanto, S., & Budiastra, I. W. (2000). Pengkajian penyimpanan jeruk besar (Citrus grandis L.) pengolahan minimal dengan kemasan atmosfer termodifikasi. Buletin Keteknikan Pertanian, 14(1), 1–12.

Sormin, I. A., Gunadnya, I. B. P., & Aviantara, I. G. N. A. (2023). Performance of cooler box using TEC1-12715 on various cooling. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 11(1), 29–37.

Tambun, N., Mustika, D., & Lubis, N. A. (2025). Rancang alat konverter energi panas menjadi energi listrik dengan menggunakan thermoelektrik sederhana. 6(1).

Utami, H. R. (2019). Analisis mutu kimia jeruk siam (Citrus nobilis Lour.) selama penyimpanan pada suhu dingin [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau].

Widianto, T. N., & Hakim, A. R. (2015). Performansi pendingin termoelektrik alat transportasi ikan segar pada berbagai tegangan. Agritech, 36(4), 485–490.

Ziliwu, B. W., Siahaan, J. P., & Uriandi. (2020). Perhitungan beban pendinginan pada sistem refrigerasi air blast freezer. JTT (Jurnal Teknologi Terapan), 6(2), 163. https://doi.org/10.31884/jtt.v6i2.291

Diterbitkan

2026-04-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Kinerja Kotak Berpendingin Thermoelektrik TEC1-12710 dengan Beban Pendinginan Buah Jeruk Siam Citrus nobilis. (2026). Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 14(1), 205-219. https://doi.org/10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p20

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>