Rancang Bangun Alat Pemupuk Otomatis Pada Tanmaan Kangkung
Kata Kunci:
Pemupuk Otomatis, ESP32, Sensor Ultrasonik, Motor Servo, IoT, Tanaman KangkungAbstrak
Perkembangan teknologi pertanian membuka peluang penerapan sistem otomatis berbasis Internet of Things (IoT) mendukung budidaya tanaman. Penerapan potensial adalah pemupukan, di mana kerja alat dapat diintegrasikan dengan sensor, aktuator, dan mikrokontroler agar berjalan sesuai program. Pemupukan konvensional masih dilakukan secara manual dengan mengambil pupuk dari wadah lalu menaburkannya ke media tanam, sehingga bergantung pada tenaga manusia. Kangkung dipilih karena bentuk batang dan daun relatif seragam, sehingga memudahkan pengaturan posisi pot serta meminimalkan pupuk yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun dan menguji kinerja alat pemupuk otomatis pada tanaman kangkung. Penelitian ini dibatasi pada perancangan dan uji coba alat pemupuk otomatis untuk memastikan fungsionalitas tanpa mengatur dosis pupuk. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri dari kerangka alat, ESP32 sebagai pengendali utama, driver motor L298N, sensor ultrasonik untuk mendeteksi pot, motor servo untuk membuka saluran pupuk, dan motor DC sebagai pendorong pupuk. Perangkat lunak dikembangkan menggunakan Arduino IDE, dengan pengendalian melalui web server lokal. Pengguna dapat mengatur parameter sistem seperti jarak deteksi, kecepatan motor, sudut servo, dan jumlah pot yang akan dipupuk. Alat pemupuk otomatis pada tanaman kangkung berhasil dirancang. Hasil pengujian menunjukkan alat berfungsi sesuai rancangan. Sensor mampu mendeteksi pot, motor servo bekerja sesuai instruksi, dan motor DC mendorong pupuk. Dari lima pot yang diuji dalam dua kali pengulangan, tingkat keberhasilan mencapai 80%. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa integrasi ESP32 dengan sensor ultrasonik, motor DC, dan motor servo mampu membentuk sistem pemupukan otomatis yang efektif pada tanaman kangkung.
Referensi
Ansyari, F. (2022). Pemberian pupuk kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat (Ipomea Reptans Poir) sebagai pencegahan stunting. Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Kehutanan, 21(1), 129-140.
Aqiqah, A. H. (2024). Monitoring Pengendalian Kecepatan Motor DC. Jurnal Eksitasi DTE-UH (JE-DTE-UH), 3 (2), 19-21.
Asshiddiq, A. M., Ansar, A., & De Side, G. N. (2025). Pengembangan Alat Penanaman Benih Jagung Dan Pemupukan Dalam Satu Unit. Jurnal Agritechno, 68-79.
Azim, F. (2024). Implementasi Kendali Pid Pada Kecepatan Motor Dc Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Arduino Dan Labview. Jtece Journal Of Telecommunication, Electronics And Control Engineering, 6(2).
Baihaqi, B., Fridayati, D., Akmal, A., Desparita, N., & Hakim, S. (2022). Kajian Strategi Penerapan Teknologi Pascapanen pada Rantai Pasok Kopi Ditinjau dari Aspek Susut Pascapanen. Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian, 4(1), 18–28. https://doi.org/http://jurnal.utu.ac.id/jtpp/article/view/5683.
Baka, C., Pakiding, Y., & Talebong, D. (2025). Pendampingan Pembuatan Bokashi (Pupuk Organik Padat) Bagi Masyarakat Lembang Poton, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(8), 1273-1280.
Candra, T. Y. (2020). Sistem Pengendali Kecepatan Motor DC Penguatan Terpisah Berbeban dengan Teknik Kontrol PWM Berbasis Arduino. Jtev (Jurnal Teknik Elektro Dan Vokasional), 06 (01), 199–210. doi:https://doi.org/https://doi.org/10.24036/jtev.v6i1.107877
Ermawan, D., & Umi Fadlilah, S. T. (2022). Prototipe Alat Penabur Pupuk Otomatis di Areal Pertanian (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Fahmi, A., Saragih, Y., Sirait, W., & Suroyo. (2022). Prototipe Atap Stadion Otomatis Berbasis Iot (Internet Of Thing) Dengan Aplikasi Blynk. Jurnal Teknovasi, 9(2), 93–100.
Hakim, T. D., & Alamsyah, N. (2023). Analisis Sistem Proteksi Penangkal Petir Eksternal Dengan Metode Bola Bergulir Pada Gedung Sopo Del Tower A Dan B-Jakarta Selatan. Jurnal Elektro, 11(1), 1.
Iskandar, A. (2016). Optimalisasi Sekam Padi Bekas Ayam Petelur Terhadap Produktivitas Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans). 1(3), 245–252.
Khasanah, U. N. (2024). Rancang Bangun Alat Ukur Volume Zat Cair Menggunakan Sensor Ultrasonik HC-SR04. Journal of Science Nusantara, 4(1), 1–6.
Karumbaya, A., & Satheesh, G. (2015). Iot empowered real time environment monitoring system. International Journal of Computer Applications, 129(5), 30-32.
Margareta, L. D., & Munaldi. (2024). HTTPS Dibandingkan HTTP dalam Pengambilan Data Login Melalui Metode “Packet Sniffing.” Buletin Ilmiah Ilmu Komputer Dan Multimedia, 2(4), 735–738. https://doi.org/https://jurnalmahasiswa.com/index.php/biikma
Putra, R. A., Fatoni, G. A., Rifai, M. H., Ahsani, E. W., & Danendra, R. D. (2024). Validasi Akurasi Pengukuran Terhadap Benda Menggunakan Sensor Ultrasonik Berbasis NodeMCU 8266. Mars : Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer, 2(3), 188–195. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/mars.v2i3.187
Susanto, F., Komang, N. P., & Darmawan, P. (2022). Implementasi Internet Of Things Dalam Kehidupan Sehari-Hari. Jurnal Imagine, 2(1), 35–40. https://doi.org/https://jurnal.std-bali.ac.id/index.php/imagine
Widodo, A. (2025). Prototipe Agretech berbasis Internet of Things (IoT) untuk Peningkatan Efisiensi dan Produktifitas Pertanian Modern. Jurnal Sistem Komputer Dan Kecerdasan Buatan, 8, 259–268.
Yulyawan, E. K., Baihaqi, M. A., Misdiyanto, & Prasetiyo, D. H. T. (2022). STUDI Peningkatan Unjuk Kerja Motor Dc Dengan Penggulungan Ulang Metode Memusat. Electrices, 4(1), 24–29.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Safira Nur Anggraini, I Putu Surya Wirawan, I Gusti Ketut Arya Arthawan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/