Rancang Bangun Fertigasi Tetes dan Kontrol Lingkungan Mikro Berbasis IoT terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca sativa L.)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i01.p08%20Kata Kunci:
Fertigasi, IoT, Lingkungan Mikro, Otomatisasi, SeladaAbstrak
Sistem pertanian dengan produksi yang maksimal dan optimal diperlukan untuk dapat diadopsi pada
pertanian di Indonesia mengingat semakin meningkatnya populasi penduduk Indonesia. Salah satu teknologi pertanian untuk meningkatkan produksi adalah pemupukan otomatis dengan sistem irigasi tetes (fertigasi). Penerapan sistem fertigasi ini mengacu pada pemberian nutrisi tepat sasaran sesuai dengan
kebutuhan tanaman sehingga dapat menghemat input sumberdaya. Selada memiliki potensi cukup
menjanjikan untuk dikembangkan sebagai komoditas ekspor. Penelitian ini dilaksanakan untuk merancang alat fertigasi otomatis dengan sistem irigasi tetes dan kontrol lingkungan dan mengetahui pengujian alat fertigasi otomatis terhadap tanaman selada hijau (Lactuca sativa L.). Hasil penelitian diharapkan dapat diimplementasikan dan dikembangkan di masyarakat. Penelitian dilakukan mulai dari perancangan, persiapan alat dan bahan; pengujian setiap komponen alat; perakitan dan pemrograman; pengujian sistem alat; dan pengujian terhadap tanaman selada. Alat ini menggunakan komponen sensor, mikrokontroler dan aktuator serta berbasis IoT (Internet of Things). Hasil menunjukkan alat dapat bekerja dengan baik sesuai dengan ketentuan program yang diberikan dan hasil pengujian sensor alat mendapatkan nilai akurasi baik. Kinerja alat juga dapat dimonitoring melalui Smartphone Android. Hasil pengujian alat terhadap tanaman selada mendapat hasil lebih baik pada tinggi, bobot segar dan bobot ekonomis tanaman. Namun tidak menunjukkan perbedaan jauh pada jumlah daun.
Referensi
Chojnacka, K., Witek-Krowiak, A., Moustakas, K., Skrzypczak, D., Mikula, K., and Loizidou, M. 2020. A transition from conventional irrigation to fertigation with reclaimed wastewater: Prospects and challenges. Renewable and Sustainable Energy Reviews. Vol 130: Hal 1-14
Eldion, M. B. (2017). Rancang Bangun Sistem Sensor pada Otomasi Greenhouse Urban Farming. Tugas Akhir. Surabaya: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Fitrya, N., Ginting, D., Retnawaty, S. F., Febriani, N., Fitri, Y., dan Wirman, S. P. 2017. Pentingnya Akurasi Dan Presisi Alat Ukur Dalam Rumah Tangga. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI. Vol 1: Hal 60–63
Hadi, S., Putra, R., Davi, M., Widayaka, P. D., dan Bumigora, U. 2022. Perbandingan Akurasi Pengukuran Sensor LM35 dan Sensor DHT11 untuk Monitoring Suhu Berbasis Internet. STRING(Satuan Tulisan Riset Dan Inovasi Teknologi). Vol 6: Hal 269–278
Hakim, M. A. R., Sumarsono, S., dan Sutarno, S. 2019. Pertumbuhan dan produksi dua varietas selada (Lactuca sativa L.) pada berbagai tingkat naungan dengan metode hidroponik. Journal of Agro Complex. Vol 3: Hal 15-23
Izzati, I. R., Suketi, K., dan Widodo, W. D. 2006. Penggunaan Pupuk Majemuk Sebagai Sumber Hara pada Budidaya Selada (Lactuca sativa L.) Secara Hidroponik dengan Tiga Cara Fertigasi. Prosiding Seminar Nasional PERHORTI. 153-
165. Bogor, 2006
Jahro, L. 2018. Pengaruh Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) pada Sistem Hidroponik NFT dengan Berbagai Konsentrasi Pupuk AB Mix dan Bayfolan.Skripsi. Medan: Program Studi Agroteknologi
Fakultas Pertanian Universitas Medan Area Komala, D.F. 2017. Otomatisasi Pengendalian Pencahayaan untuk Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) dengan Sistem Tanam Hidroponik di dalam Greenhouse. Skripsi. Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri
Yogyakarta
Li, H., Mei, X., Wang, J., Huang, F., Hao, W., and Li, B. 2021. Drip fertigation significantly increased
crop yield, water productivity and nitrogen use efficiency with respect to traditional irrigation and fertilization practices: A meta-analysis in China. Agricultural Water Management. Vol 244: Hal 1-10
Naswir, S. H., Pandjaitan, N. H., dan Pawitan, H. 2009. Efektivitas Sistem Fertigasi Mikro untuk Lahan Sempit. Forum Pascasarjana. Vol 32: Hal 45–54 Novriani. 2014. Respon Tanaman Selada (Lactuca sativa L) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Asal Sampah Organik Pasar. Vol 9: Hal 57-61
Nugraha, H.F. 2017. Pengaturan Air dan Nutrisi Secara Otomatis pada Tanaman Hidroponik Berbasis Arduino. Tugas Akhir. Surabaya: Stikom Surabaya
Pakpahan, B. S. 2021. Peningkatan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Melalui Pemberian Pupuk N, P, K, Mg dan Pengaturan Jarak Tanam. Skripsi. Medan: Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UniversitasSumatera Utara
Perdana, A dan Hasyim, R. I. 2017. Analisis Kalibrasi Sensor BH1750 untuk Mengukur Radiasi Matahari di Pekanbaru. SeMNASTeK. Pekanbaru, 31 Maret 2017 Pérez-Castro, A., Sánchez-Molina, J. A., Castilla, M., Sánchez-Moreno, J., Moreno-Úbeda, J. C., and Magán, J. J. 2017. Cfertigual: A fertigation management app for greenhouse vegetable crops. Agricultural Water Management. Vol 183: Hal 186–193
Puspasari, F., Satya, T. P., Oktiawati, U. Y., Fahrurrozi, I., dan Prisyanti, H. 2020. Analisis Akurasi Sistem Sensor DHT22 Berbasis Arduino Terhadap 30 Thermohygrometer Standar. Jurnal Fisika Dan Aplikasinya. Vol 16: Hal 1-40
Saptadi, A. H. 2014. Perbandingan Akurasi Pengukuran Suhu dan Kelembaban Antara Sensor DHT11 dan DHT22. JURNAL INFOTEL - Informatika Telekomunikasi Elektronika. Vol 6: Hal 49-56 Sariayu, M. V., Priyatman, H., Sanjaya, B. W., Studi, P., dan Tanjungpura, U. 2017. Pengendali Suhu dan Kelembaban pada Tanaman Selada
(Lactuca sativa L) dengan Sistem Aeroponik Berbasis Arduino Uno R3. Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura. Vol 1: Hal 1-6
Umam, C., Suhartono., Saputro, E. 2022. Pendekatan Logika Fuzzy dalam Pengontrolan Suhu dan Kelembapan pada Persemaian Otomatis Full Closed System Tanaman Selada Hijau (Lactuca sativa L.). Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem 10(2) 2022
Yusrianti., Mansyoer, A., dan Islan. 2013. Pengaruh Pupuk Kandang dan Kadar Air Tanah Terhadap Produksi Selada (Lactuca Sativa L). Vol 1: Hal 1-13
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/