Variasi Ukuran dan Durasi Aktivasi Zeolitdengan KMnO4terhadap KarakteristikPepaya Varietas California Selama Penyimpanan

Penulis

  • Ni Made Thari Setiadi Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ni Luh , S.TP., M.Si Yuliant Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ir. I Wayan , M.P Tika Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i01.p03

Kata Kunci:

Adsorpsi,Etilen, KMnO4, Mesh, Pepaya California, Zeolit.

Abstrak

Zeolit merupakan media adsorben yang memiliki kemampuan menyerap larutan cair seperti larutan KMnO 4 yang berperan sebagai oksidator etilen sehingga dapat menunda kematangan buah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi adsorben terbaik dalam menunda kematangan buah pepaya california; mendapatkan pengaruh ukuran zeolit dan durasi aktivasi zeolit serta menentukan interaksi perlakuan terbaik yang dapat menghasilkan buah pepaya yang masih layak dikonsumsi selama 10 hari masa penyimpanan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama yaitu ukuran zeolit yang terdiri dari 2 taraf, yaitu 60 mesh dan 80 mesh . Faktor kedua adalah durasi aktivasi zeolit secara kimia yang terdiri dari 3 taraf, yaitu 25 men it , 30 menit, dan 35 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan adsorben zeolit KMnO 4 mampu memberikan respon terhadap penunda an kematangan buah pepaya california berupa perubahan yang terjadi pada buah pepaya dan warna adsorben zeolit KMnO 4 dari yang berwarna ungu menjadi cokelat . Interaksi antar perlakuan dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap parameter tekstur buah, total padatan terlarut, susut bobot buah, warna buah, dan masa simpan buah. Interaksi perlakuan terbaik diperoleh pada ukuran zeolit 80 mesh dan durasi aktivasi selama 25 menit dengan KMnO 4 menghasilkan nilai tekstur buah sebesar 49,4325 N, t otal padatan terlarut sebesar 10,7933 ° Brix , susut bobot buah sebesar 1,26%, Warna nilai L * sebesar 36,58, warna nilai a * sebesar - 10,41, warna nilai b * sebesar 31,09

Referensi

Arini, R. L. M. (2015). Penggunaan kalium permanganat (KMnO4) untuk menunda pematangan buah pepaya (Carica papaya L. var. Bangkok). Jurnal Protobiont, 4(3), 36–40.

Budiman, H. (2012). Penggunaan kalium permanganat untuk memperpanjang umur simpan buah pepaya (Carica papaya L.).

Budiyanti, T., Purnomo, S., Karsinah, & Wahyudi, A. (2005). Karakterisasi 88 aksesi pepaya koleksi Balai Penelitian Tanaman Buah. Buletin Plasma Nutfah, 11(1), 21–27.

Dewi, P. N. W., Pudja, I. A. R. P., & Kencana, P. K. D. (2021). Pelapisan gel Aloe vera (Aloe barbadensis Miller) dan ekstrak jahe pada buah tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 9(1), 57–60. http://ojs.unud.ac.id/index.php/beta

Farantini, D. (2017). Kombinasi zeolit dan kalium permanganat (KMnO4) untuk memperpanjang masa simpan pisang Barangan (Musa paradisiaca var. Sapientum L.) [Thesis, Institut Pertanian Bogor], 1–14.

Jumaeri, & Rukmana, M. D. (2015). Pemurnian garam dapur dengan metode rekristalisasi dengan zeolit alam sebagai bahan pengikat impurities, 4(3), 0–4.

Karuniasari, D. (2022). Physical quality analysis of red guava (Psidium guajava L.) using edible coating of carrageenan and glycerol. Protech Biosystems Journal, 2(1), 14. https://doi.org/10.31764/protech.v2i1.9476

Malinda, U. F., Mahendra, M. S., & Sukewijaya, I. M. (2020). Pengaruh aplikasi kalium permanganat (KMnO4) terhadap umur simpan buah pisang kepok (Musa paradisiaca formatypical ABB Group). Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 9(4), 208–217. https://ojs.unud.ac.id/index.php/JAT208

Mulyana, E. (2011). Studi pembungkus bahan oksidator etilen dalam penyimpanan pascapanen pisang Raja Bulu (Musa sp. AAB Group).

Salulinggi, E., Longdong, I. A., Kairupan, M. E. S., & Rantung, A. R. (2014). Kerusakan mekanis buah pepaya (Carica papaya L.) dengan menggunakan alat simulator meja getar.

Siagian, H. F. (2009). Penggunaan bahan penjerap etilen pada penyimpanan pisang Barangan dengan kemasan atmosfer termodifikasi aktif.

Sofith, D. C., & Effendi, S. R. F. (2020). Kinerja aktivasi dan impregnasi zeolit alam sebagai adsorben (Performance of activation and impregnation of natural zeolit as adsorbent). Jurnal Teknik Kimia USU, 9(2), 75–79. https://talenta.usu.ac.id/jtk

Sudjatha, W., & Wisaniyasa, N. W. (2017). Fisiologi dan teknologi pascapanen (buah dan sayuran). Udayana University Press.

Tanadi, E., Palimbong, S., Lewerissa, K. B., Pangan, T., Kedokteran, F., Kesehatan, I., Kristen, U., & Wacana, S. (2020). Potensi pemanfaatan buah pepaya California (Carica papaya L.) dalam produk es krim.

Taris, M. L., Widodo, W. D., & Suketi, K. (2014). IPB Callina dari beberapa umur panen. November, 477–481.

Yamliha, A., Argo, B. D., & Agung, W. (2013). Pengaruh ukuran zeolit terhadap penyerapan karbon dioksida (CO2) pada aliran biogas. Jurnal Bioproses Komoditas Tropis, 1(2).

Unduhan

Diterbitkan

2024-04-30

Cara Mengutip

Setiadi, N. M. T., Yuliant, N. L. , S. M., & Tika, I. I. W. , M. (2024). Variasi Ukuran dan Durasi Aktivasi Zeolitdengan KMnO4terhadap KarakteristikPepaya Varietas California Selama Penyimpanan. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 12(1), 25–31. https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i01.p03

Terbitan

Bagian

Articles