Hubungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Pekerja pada Perusahaan Penyosohan Beras di Desa Jagapati, Angantaka, Sedang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2020.v08.i01.p05Kata Kunci:
Kesehatan dan keselamatan kerja, kinerja pekerja, penyosohan beras.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kenerja
pekerja serta mengetahui faktor yang paling mempengaruhi kinerja pekerja pada perusahaan penyosohan beras. Kuesioner digunakan sebagai alat pengumpulan data yang disebarkan kepada 20 karyawan di penyosohan beras di daerah desa Sedang, Angataka, Jagapati, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Analisa penelitian ini menggunakan uji validitas, uji normalitas, uji reabilitas dan uji regresi linier. Hasil analisis uji validitas adalah 9 pertanyaan tidak valid. Hasil uji normalitas, data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi sebesar 0,819. Uji reabilitas mendapatkan hasil data realibel dengan nilai Cronbach's Alpha 0,933. Serta analisis uji regresi linier hasilnya berhubungan erat. Dari penelitian yang dilakukan dapat
disimpulkan bahwa (1) hubungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kineja pekerja dapat
dilihat dari besarnya koefisien determinasi (R2) hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi K3 dengan kinerja pekerja. Kinerja pekerja dengan faktor pengawasan memiliki koefisien determinasi sebesar 61,27% dan dengan keselamatan kerja sebesar 88,51%, dengan kesehatan pekerja sebesar 86,09%, (2)Faktor yang paling mempengaruhi kinerja pekerja pada perusahaan penyosohan beras adalah faktor keselamatan kerja, dimana keeratan hubungan antar keduanya adalah sebesar 61,27%.
Referensi
Anjani, M. (2014). Pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja karyawan (Studi pada Karyawan Bagian Produksi PT. International Power Mitsui Operation and Maintenance Indonesia (IPMOMI) Paiton). Jurnal Administrasi Bisnis, 9(1). Christina Dhiyah; LESTARI, Sumi; HERANI, Ika. Hubungan antara Persepsi terhadap penyakit dengan tingkat stres pada penderita diabetes mellitus tipe II di RSD DR. Haryoto Lumajang. Malang: Universitas Brawijaya, 2012.
Cooper Donald, R., & Schindler Pamela, S. (2003). Business research methods. New York, 10020.
Faw, T. T., & Nunnally, J. C. (1968). The influence of stimulus complexity, novelty, and affective value on children's visual fixations. Journal of Experimental Child Psychology, 6(1), 141-153.
Hadyan, M. F. (2015). Faktor–faktor yang Mempengaruhi Kejadian Low Back Pain pada Pengemudi Transportasi
Publik. Jurnal Majority, 4(7), 19-24.
Imam Ghozali. (2013). Determinan efisiensi dan dampaknya terhadap kinerja profitabilitas industri perbankan di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 17(1)
Junaidi, M. U. M., Leo, C. P., Ahmad, A. L., Kamal, S. N. M., & Chew, T. L. (2014).
Carbon dioxide separation using asymmetric polysulfone mixed matrix membranes incorporated with SAPO-34 zeolite. Fuel processing technology,118, 125-132.
Kusuma, I. F., Hartanti, R. I., & Hasan, M. (2014). Pengaruh Posisi Kerja Terhadap Kejadian Low Back pain Pada Pekerja Di kampung Sepatu, Kelurahan Miji, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota mojokerto. IKESMA,
Markkanen, Pia K. 2004. Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Indonesia. Jakarta : Internasional Labour Organisation Sub Regional South-East Asia and The Pacific Manila Philippines.
Munandar, M. R. (2014). Pengaruh Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3) Dan Insentif Terhadap Motivasi Dan Kinerja Karyawan (Studi Pada Pekerja Bagian Produksi PT. Sekawan Karyatama Mandiri Sidoarjo). Jurnal Administrasi Bisnis, 9(1)
Palilingan, R. N. 2007. Pengaamatan Respons Fisiologis, Kelelahan dan Kinerja Mahasiswa dalam Melakukan Aktivitas Praktikum Lapangan. Penelitian Pendahuluan. Denpasar: Program Doktor, Program Studi Ilmu Kedokteran, Program Pascasarjana, Universitas Udayana.
Pungus, M, M. 2007. Prospek Penerapan Pendekatan Ergonomi Total pada Akivitas Praktikum Lapangan Berdasarkan Evaluasi terhadap Respons Fisiologis Tubuh dan Tingkat Kelelahan Mahasiswa.Proceeding Siminar Nasional Ergonomi 2007.
Rabilzani, S. (2013).Strategi Humas Dalam Sosialisasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Bagi Karyawan Area Generator Turbin Gas Unit Iii Pt. Menamas Mitra Energi Di Desa Tanjung Batu Kecamatan Tenggarong Seberang. Menamas Mitra Energi di Desa Tanjung Batu Kecamatan Tenggarong Seberang.eJurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 315-323.
Riningrum, H., & Widowati, E. (2016). Pengaruh Sikap Kerja, Usia, Dan Masa Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain. Pena Medika Jurnal Kesehatan, 6(2).
Tarwaka, Surakarta: Harapan Press. 2008, Keselamatan dan Kesehatan Kerja.Manajemen dan implementasi K3 ditempat kerja. Jakarta.
Wahyono, Y., & Utomo, B. (2016). Efek Pemberian Latihan Hold Relax dan Penguluran Pasif Otot Kuadrisep Terhadap Peningkatan Lingkup Gerak Fleksi Sendi Lutut dan Penurunan Nyeri pada Pasien Pasca Orif Karena Fraktur Femur 1/3 Bawah dan Tibia 1/3 Atas. Interest: Jurnal Ilmu Kesehatan,
Waries, A. 2006. Teknologi Penggilingan Padi. PT Gramedia Pustaka Utama.Jakarta.
Wirahadikusumah, Reini. D. (2007), Tantangan Masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Proyek Konstruksi di Indonesia, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung.
Wijaya, A., Kusnadi, S., Gloaguen, R., & Heilmeier, H. (2010). Improved strategy for estimating stem volume and forest biomass using moderate resolution remote sensing data and GIS. Journal of Forestry Research, 21(1), 1-12.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/