Karakterisasi Kualitas Pupuk Organik Cair Dari Fermentasi Limbah Sayuran Dan Buah Pasar Tradisional Susumbolan Kabupaten Tolitoli
Kata Kunci:
Biochar, Limbah pasar, Pupuk organik cair, Unsur haraAbstrak
Peningkatan volume limbah organik di pasar tradisional, khususnya dari sisa sayuran dan buah-buahan, menuntut penerapan teknologi pengelolaan limbah yang efisien agar dapat bertransformasi menjadi produk bernilai guna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi kualitas kimiawi Pupuk Organik Cair (POC) dari fermentasi limbah sayur dan buah di Pasar Tradisional Susumbolan, Kabupaten Tolitoli. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu: P1 (100% limbah sayur), P2 (100% limbah buah), P3 (campuran 50% limbah sayur dan 50% limbah buah), serta P4 (campuran 45% limbah sayur, 45% limbah buah, dan 10% biochar). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi formulasi berpengaruh signifikan terhadap pH, kadar Nitrogen (N), dan Fosfor (P), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap kadar Kalium (K). Perlakuan P3 menghasilkan kadar N tertinggi (1,64%), sedangkan kadar P tertinggi (0,23%) ditemukan pada P4. Penambahan biochar pada perlakuan P4 efektif menstabilkan pH menjadi 6,17, memenuhi ambang batas standar mutu pH untuk POC menurut Keputusan Menteri Pertanian Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019. Namun, kandungan hara makro (N, P, dan K) pada seluruh perlakuan masih berada di bawah ambang batas minimal standar nasional. Meskipun formulasi biochar 10% terbukti efektif sebagai agen penetralisir keasaman (penyangga pH), diperlukan optimasi lanjutan melalui fortifikasi mineral agar kandungan hara makro dapat mencapai standar teknis yang disyaratkan.
Referensi
Afiyah, D. N., Uthari, E., Widyabudiningsih, D., & Jayanti, R. D. (2021). Pembuatan dan pengujian pupuk organik cair (POC) dari limbah pasar dengan menggunakan bioaktivator EM4. Fullerene Journal of Chemistry, 6(2), 89–95. doi:10.37033/fjc.v6i2.253
Amah, V. T., Sudaryantiningsih, C., & Lolo, E. U. (2023). Analisis dampak limbah cair industri tahu di Kampung Krajan, Mojosongo Surakarta terhadap kualitas fisik dan biologis air sungai Krajan. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 28(1), 60–68.
Anugrah, I. R., Alfariz, M. Z., Sapoe, T. C., & Sahrupi. (2025). Model pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Pejaten Kecamatan Kramatwatu. Metode: Jurnal Teknik Industri, 11(1), 113–122.
Aryani, T., Mu’awanah, I. A. U., & Widyantara, A. B. (2018). Karakteristik fisik, kandungan gizi tepung kulit pisang dan perbandingannya terhadap syarat mutu tepung terigu. JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi), 2(2), 45–51.
Bappenas. (2021). Food loss and waste di Indonesia dalam rangka mendukung penerapan ekonomi sirkular. Jakarta, Indonesia: Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam.
BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). (2024, 25 Juli). 11,3 juta ton sampah di Indonesia tidak terkelola dengan baik. https://brin.go.id/drid/posts/kabar/113-juta-ton-sampah-di-indonesia-tidak-terkelola-dengan-baik
Chen, C., Chaudhary, A., & Mathys, A. (2020). Nutritional and environmental losses embedded in global food waste. Resources, Conservation & Recycling, 160, 104912. doi:10.1016/j.resconrec.2020.104912
DLH Kabupaten Tolitoli. (2020). Laporan tahunan Dinas Lingkungan Hidup. Tolitoli, Indonesia: Pemerintah Kabupaten Tolitoli.
Edam, M. (2018). Pengaruh kombinasi konsentrasi NaCl dan lama fermentasi terhadap produksi asam laktat dari kubis (Brassica oleracea). Jurnal Penelitian Teknologi Industri, 10(1), 17–24.
Environmental Protection Agency (EPA). (2021). Inventory of U.S. greenhouse gas emissions and sinks: 1990-2019. Washington, DC: United States Environmental Protection Agency.
FAO. (2019). The state of food and agriculture 2019: Moving forward on food loss and waste reduction. Roma, Italia: Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Farida, A., Madarin, N., Afifah, L., Hapsari, M. K., & Fikri, M. H. (2021). Pencemaran lingkungan akibat membuang sampah sembarangan dan upaya pengelolaan sampah di Kebon Rojo Kota Blitar. Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah, 1(1), 357–360.
Firrizqi, Y. A., Dermiyati, Arif, S., & Niswati, A. (2024). Pengaruh pemberian pupuk organik cair dan kompos terhadap respirasi dan biomassa carbon mikroorganisme tanah. Jurnal Agrotek Tropika, 12(3), 700–708.
Hartono, T., Susanti, Y., & Pradipta, M. (2023). Implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Indonesia: Studi kasus di perkotaan. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 15(1), 34–49.
Hendrasarie, N., & Mahendra, D. E. (2020). Pemanfaatan sampah sayur dari pasar tradisional untuk produksi bioetanol. Jurnal Serambi Engineering, 5(3), 1251–1258.
Kusumadewi, M. A., Suyanto, A., & Suwerda, B. (2019). Kandungan Nitrogen, Phosphor, Kalium, dan pH pupuk organik cair dari sampah buah pasar berdasarkan variasi waktu. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(2), 92–99.
López-Cano, I., Roig, A., Cayuela, M. L., Alburquerque, J. A., & Sánchez-Monedero, M. A. (2016). Biochar improves N cycling during composting of olive mill wastes and sheep manure. Waste Management, 49, 553–559.
Salawati, Ende, S., Marhayani, Bustaman, & Sunarti. (2024). Pengolahan sampah dapur menjadi pupuk organik berbasis gender di Kelurahan Tuweley Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli. GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(2), 583–595.
Salawati, Syadik, F., Tony, Masriani, Fatima, S., Nurmala, Sasmita, Y., Hikmah, N., Henrik, & Ende, S. (2021). Pemanfaatan sampah organik rumah tangga metode ember tumpuk menjadi pupuk organik cair dan padat. Abditani: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 149–153.
Sandi, S., Pratama, A. N. T., Sahara, E., Yosi, F., Sari, M. L., & Susanda, A. (2023). Pengaruh lama fermentasi terhadap pH, total asam, dan amonia ampas jus limbah sayur sebagai pakan. Ilmu Peternakan Terapan, 6(2), 51–57.
Semaun, R., Munir, & Rauf, J. (2024). Kualitas pupuk organik cair dengan penambahan bioaktivator limbah buah mengkudu pada waktu fermentasi yang berbeda. Jurnal Galung Tropika, 13(3), 452–460. doi:10.31850/jgt.v13i3.1123
Shrestha, S., Khatiwada, J. R., Sharma, H. K., & Qin, W. (2021). Bioconversion of fruits and vegetables wastes into value-added products. Dalam Inamuddin & A. Khan (Eds.), Sustainable bioconversion of waste to value added products (hlm. 145–165). Cham, Swiss: Springer Nature.
Silfia, R., & Surtikanti, H. K. (2024). Analisis pengelolaan sampah pasar tradisional di Pasar Gegerkalong, Kota Bandung, Indonesia. Journal of Waste and Sustainable Consumption, 1(1), 46–53.
Slopiecka, K., Liberti, F., Massoli, S., Bartocci, P., & Fantozzi, F. (2022). Chemical and physical characterization of food waste to improve its use in anaerobic digestion plants. Energy Nexus, 5, 100049. doi:10.1016/j.nexus.2022.100049
Stewart, M., & Gonzalez, H. (2022). Waste management and urban ecosystem services. Journal of Urban Planning and Environment, 20(2), 225–240.
Suchitra, M. R., & Parthasarathy, S. (2021). Estimation of potassium content of different varieties of banana fruit in an Indian delta: Is there a clinical relevance? Journal of Medical Pharmaceutical and Allied Sciences, 10(6), 3853–3855. doi:10.22270/jmpas.2021.V10I6.1620
Sugianto, W., & Wismaya, H. S. (2024). Identifikasi tingkat kematangan buah pisang berdasarkan karakteristik impedansi listrik. Berkala Fisika Indonesia, 15(1), 24–32.
Sulfianti, Risman, & Saputri, I. (2021). Analisis NPK pupuk organik cair dari berbagai jenis air cucian beras dengan metode fermentasi yang berbeda. Jurnal Agrotech, 11(1), 36–42.
United Nations. (2019). World population prospects 2019: Highlights. New York, NY: Department of Economic and Social Affairs.
Widyabudiningsih, D., Troskialina, L., Fauziah, S., Shalihatunnisa, S., Riniati, R., Djenar, N. S., Hulupi, M., Indrawati, L., Fauzan, A., & Abdilah, F. (2021). Pembuatan dan pengujian pupuk organik cair dari limbah kulit buah-buahan dengan penambahan bioaktivator EM4 dan variasi waktu fermentasi. Indonesian Journal of Chemical Analysis (IJCA), 4(1), 30–39. doi:10.20885/ijca.vol4.iss1.art4
Wirawan, I. W. E., Setiyo, Y., & Madrini, I. A. G. B. (2021). Kajian proses fermentasi limbah sayur dan buah dari pasar tradisional Kintamani. Jurnal Beta (Biosystem dan Teknik Pertanian), 9(2), 268–279. doi:10.24843/JBETA.2021.v09.i02.p14
Yang, W., Zhang, L., Wang, Z., Zhang, J., Li, P., & Su, L. (2025). Effects of biochar and nitrogen fertilizer on microbial communities, CO2 emissions, and organic carbon content in soil. Scientific Reports, 15(9789), 1–11.
Yunilas, Y., Siregar, A. Z., Mirwhandhono, E., Purba, A., Fati, N., & Malvin, T. (2022). Potensi dan karakteristik larutan mikroorganisme lokal (MOL) berbasis limbah sayur sebagai bioaktivator dalam fermentasi. Journal of Livestock and Animal Health, 5(2), 53–59. doi:10.32530/jlah.v5i2.540
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Salawati, Tony, Siti Fatimah, Sodikun

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/