UJI SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS REAGEN UTMT-1 TERHADAP REAGEN CMT SEBAGAI GOLD STANDARD PADA PENGUJIAN SUSU SAPI DI PETERNAKAN IJEN MAKMUR, KABUPATEN BANYUWANGI, JAWA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.24843/bulvet.2026.v18.i04.p32Keywords:
CMT, mastitis subklinis, sensitivitas, spesifisitas, UTMT-1Abstract
Mastitis subklinis merupakan masalah kesehatan utama pada sapi perah yang sering tidak terdeteksi namun menyebabkan kerugian ekonomi signifikan akibat penurunan produksi dan kualitas susu. Deteksi dini di lapangan umumnya menggunakan California Mastitis Test (CMT) sebagai standar baku (gold standard), namun penggunaannya di peternakan rakyat sering terkendala harga dan ketersediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat sensitivitas, spesifisitas, Nilai Prediktif Positif (PPV), dan Nilai Prediktif Negatif (NPV) reagen inovasi Udayana Tokcer Mastitis Test-1 (UTMT-1) dibandingkan dengan reagen CMT. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling terhadap 17 ekor sapi perah laktasi di KPSP Ijen Makmur, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian skor reaksi yang setara antara kedua reagen. Analisis data menunjukkan bahwa reagen UTMT-1 memiliki nilai Sensitivitas (Se) 100%, Spesifisitas (Sp) 100%, Nilai Prediktif Positif (PPV) 100%, dan Nilai Prediktif Negatif (NPV) 100%. Tingginya akurasi ini membuktikan bahwa reagen UTMT-1 memiliki kemampuan diagnostik yang setara dengan CMT. Disimpulkan bahwa kinerja reagen UTMT-1 tidak berbeda dengan reagen CMT sehingga dapat menjadi alternatif alat deteksi dini mastitis subklinis guna mendukung program kesehatan ambing di tingkat peternakan rakyat.




