UJI SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS REAGEN UTMT-1 TERHADAP REAGEN CMT SEBAGAI GOLD STANDARD PADA PENGUJIAN SUSU SAPI DI PETERNAKAN IJEN MAKMUR, KABUPATEN BANYUWANGI, JAWA TIMUR

Authors

  • Vania Dwi Astutiningtyas Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Kampus Bukit Jimbaran, Badung, Bali, 80362, Indonesia
  • Annabelle Maureen Cherry Therestian Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Kampus Bukit Jimbaran, Badung, Bali, 80362, Indonesia
  • I Wayan Suardana Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Kampus Bukit Jimbaran, Badung, Bali, Indonesia, 80362, Indonesia
  • I Gusti Ayu Agung Suartini Laboratorium Biokimia, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Kampus Bukit Jimbaran, Badung, Bali, Indonesia, 80362, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/bulvet.2026.v18.i04.p32

Keywords:

CMT, mastitis subklinis, sensitivitas, spesifisitas, UTMT-1

Abstract

Mastitis subklinis merupakan masalah kesehatan utama pada sapi perah yang sering tidak terdeteksi namun menyebabkan kerugian ekonomi signifikan akibat penurunan produksi dan kualitas susu. Deteksi dini di lapangan umumnya menggunakan California Mastitis Test (CMT) sebagai standar baku (gold standard), namun penggunaannya di peternakan rakyat sering terkendala harga dan ketersediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat sensitivitas, spesifisitas, Nilai Prediktif Positif (PPV), dan Nilai Prediktif Negatif (NPV) reagen inovasi Udayana Tokcer Mastitis Test-1 (UTMT-1) dibandingkan dengan reagen CMT. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling terhadap 17 ekor sapi perah laktasi di KPSP Ijen Makmur, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian skor reaksi yang setara antara kedua reagen. Analisis data menunjukkan bahwa reagen UTMT-1 memiliki nilai Sensitivitas (Se) 100%, Spesifisitas (Sp) 100%, Nilai Prediktif Positif (PPV) 100%, dan Nilai Prediktif Negatif (NPV) 100%. Tingginya akurasi ini membuktikan bahwa reagen UTMT-1 memiliki kemampuan diagnostik yang setara dengan CMT. Disimpulkan bahwa kinerja reagen UTMT-1 tidak berbeda dengan reagen CMT sehingga dapat menjadi alternatif alat deteksi dini mastitis subklinis guna mendukung program kesehatan ambing di tingkat peternakan rakyat.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

UJI SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS REAGEN UTMT-1 TERHADAP REAGEN CMT SEBAGAI GOLD STANDARD PADA PENGUJIAN SUSU SAPI DI PETERNAKAN IJEN MAKMUR, KABUPATEN BANYUWANGI, JAWA TIMUR. (2026). Buletin Veteriner Udayana, 18(4), 1084-1090. https://doi.org/10.24843/bulvet.2026.v18.i04.p32

Similar Articles

31-40 of 61

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>