Tingkat kepentingan jenis tumbuhan berdasarkan Nilai Indeks Budaya pada Suku Mpur di Kampung Akari, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBIOUNUD.2026.v30.i01.p08Keywords:
Akari, Etnobotani, Mpur, KebarAbstract
Suku Mpur adalah salah satu suku yang mendiami daerah Kebar, kabupaten Tambrauw, provinsi Papua Barat Daya dan sampai saat ini masih melakukan pemanfaatan tumbuhan secara tradisional berdasarkan pengetahuan yang mereka miliki. Pengetahuan tradisional merupakan bagian dari budaya Suku Mpur yang masih dipertahankan hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepentingan jenis tumbuhan dalam konteks budaya pada Suku Mpur. Metode yang digunakan adalah ethnodirected sampling dengan parameter kuantitatif berupa indeks nilai budaya. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 110 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh Suku Mpur. Diantara jenis yang dimanfaatkan Dendrocalamus sp. merupakan jenis tumbuhan yang memiliki nilai budaya paling tinggi. Jenis ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuat senjata radisional (busur), sebagai bahan makanan (sayur), dan sebagai bahan konstruki bangunan (dinding dan lantai rumah tradisional). Dendrocalamus sp. di alam masih dijumpai dalam jumlah cukup banyak di sekitar perkampungan, sehingga belum perlu untuk dilakukan konservasi terhadapnya. Namun demikian keberadaan jenis ini perlu mendapatkan perhatian dikarenakan manfaat serta nilai pentingnya bagi budaya Suku Mpur.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 simon sutarno, Muhamad Wahyu Hasibuan, Sandi Sianturi, Rande Rante Tampang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Term
All articles published in Jurnal Biologi Udayana are open access and licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). This means that anyone is free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
However, this is granted under the following conditions:
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
-
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
By submitting an article to Jurnal Biologi Udayana, authors agree to the publication of their work under this open access license. The authors retain the copyright of their work, but grant Jurnal Biologi Udayana the right of first publication.
For more information about the CC BY 4.0 license, please visit the official website: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

