Rancang Bangun Traceability WebsiteSayur BrokoliBerbasis Framework Laraveldi BOS Fresh
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i01.p13Kata Kunci:
traceability, website, laravel, uji kinerjaAbstrak
Traceability merupakan kemampuan untuk mengikuti pergerakan produk melalui tahapan produksi hingga distribusi. Salah satu pelaku industri di bidang retail yaitu BOS Fresh telah mendapatkan sertifikasi sebagai Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) . Salah satu produk BOS Fresh yaitu Sayur Brokoli paling banyak diminati serta memiliki transaksi yang cukup tinggi. Sistem traceability di BOS Fresh masih memiliki keterbatasan penyampaian informasi kepada para konsumen. Tujuan penelitian adalah merancang traceability website berbasis Fr amework Laravel yang baik, responsif, dan mudah diakses. Perancangan traceability website menggunakan metode waterfall yang meliputi perancangan use case diagram , class diagram database , user interface website , hosting , hingga tahap uji kinerja dengan metode white - box , black - box , dan user acceptance testing . Pada halaman user admin memiliki beberapa menu seperti login , input data, update data, menghapus data, serta mencetak QR Code . Konsumen hanya dapat mengakses halaman untuk melihat data. Hasil uji kinerj a metode white - box yang diuji langsung oleh web developer mendapatkan interpretasi “Valid” untuk menguji jalur logika pada bahasa pemrograman, metode black - box yang diuji langsung oleh admin BOS Fresh mendapatkan interpretasi “Berhasil” untuk menguji seluruh fitur yang dimiliki website , serta metode user acceptance testing yang diuji langsung oleh konsumen BOS Fresh berlatar belakang masyarakat umum mendapatkan interpretasi “Sangat Puas” untuk menguji tingkat kepuasan penggunaan website . Berdasarkan hasil p engujian, disimpulkan bahwa traceability website yang dibangun telah berjalan dengan baik, responsif, dan mudah diakses.Referensi
Dong, Y., Fu, Z., Stankovski, S., Wang, S., & Li, X. (2020). Nutritional quality and safety traceability system for China’s leafy vegetable supply chain based on fault tree analysis and QR code. IEEE Access, 8, 1–12. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2020.3019593
Fauzan, R. M. (2008). Perancangan sistem pemesanan produk berbasis web pada CV. Hanif Niaga Group. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Khusnah, A. (2018). Penggunaan sistem Radio Frequency Identification (RFID) dalam mendukung peminjaman pada Badan Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran, 6(2), 45–53.
Kurniasih, J. (2021). Sistem ketertelusuran digital: Perspektif teknologi dan keberlanjutan. Jurnal Dinamika Informatika, 12(1), 12–21.
Liani, I., & Saputro, A. (2019). Rancangan desain website responsif sebagai sarana informasi pada SMK PUSTEK Serpong. Jurnal IDEALIS, 2(5), 45–52. www.smk.pustekserpong.com
Ligar, B. (2020). Review pemanfaatan QR code pada ketertelusuran makanan (food traceability). Jurnal Ilmiah KOMPUTASI, 19(2), 286–294. https://doi.org/10.32409/jikstik.19.2.2864
Luthfi, F. (2017). Penggunaan framework Laravel dalam rancang bangun modul back-end artikel website Bisnisbisnis.ID. JISKa, 2(1), 10–18.
Meimaharani, R., & Laily, D. (2014). E-commerce goody bag spunbond menggunakan QR code berbasis web responsif. Jurnal SIMETRIS, 5(1), 23–30.
Murni, S., & Sabaruddin, R. (2018). Pemanfaatan QR code dalam pengembangan sistem informasi kehadiran siswa berbasis web. Jurnal Teknologi & Manajemen Informatika, 4(2), 55–63.
Pamuji, A. (2018). Strategi perbaikan uji coba struktural perangkat lunak pada metode white-box. Jurnal Informatika, 5(1), 33–40.
Patria, R. (2021). Alasan Laravel adalah framework terpopuler dan kelebihannya. Domainesia. https://www.domainesia.com/berita/laravel-adalah/
Priyatna, B., Lia Hananto, A., & Nova, M. (2020). Application of UAT (User Acceptance Test) evaluation model in Minggon E-Meeting software development. SYSTEMATICS, 2(3), 45–52.
Resman, K. I. K., Gunadnya, I. B. P., & Budisanjaya, I. P. G. (2020). Rancang bangun sistem informasi e-commerce penjualan ayam pedaging berbasis website di Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Jurnal BETA, 9(1), 55–63.
Setiyani, L. (2021). Implementasi cybersecurity pada operasional organisasi. Seminar Nasional: Inovasi & Adopsi Teknologi, 1–10.
Soler, J., Boada, I., Prados, F., Poch, J., & Fabregat, R. (2010). A formative assessment tool for conceptual database design using UML class diagram. International Journal of Emerging Technologies in Learning, 5(3), 14–20. https://doi.org/10.3991/ijet.v5i3.1402
Sulaiman, I., Yusriana, & Muliawan, W. (2021). Building cocoa traceability system based on application and QR code. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 10(2), 101–110. https://doi.org/10.17728/jatp.7549
Suteja, B. R., & Harjoko, A. (2008). User interface design for e-learning system. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi, 12–20.
Wedhatama, A. (2020, December 29). Bali Organik Subak company profile. BOS Fresh. https://www.baliorganiksubak.com/profile/
Yusriana, & Jaya, R. (2022). Digitalisasi sistem traceability dan keberlanjutan agroindustri pangan: Telaah kritis literatur. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 32(2), 146–156. https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2022.32.2.146
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/