Modification of Pandan Cutting Machine Based on Anthropometry to Increasing Work Productivity

Authors

  • Pasek Made Sada Wedantara Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Unud
  • I Nyoman Sucipta Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Unud
  • I Putu Gede Budi Sanjaya Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Unud

DOI:

https://doi.org/10.24843/j.beta.2018.v06.i01.p06

Keywords:

Modification, Pandan Leaf Cutting Machine, Work Productivity

Abstract

This study aimed to improve the efficiency and ergonomics of the pandan cutting machine, which currently causes user complaints such as back, waist, and arm pain. Anthropometric-based modifications were made to the machine’s hopper and engine, using data from 14 adult operators. The modified machine dimensions were: house knife 69.5 × 40 × 6.19 cm, pillow block 10 × 6.3 × 3.9 cm, AS shaft, platen, and cutting knife 38 × 35 × 38 cm, pulley, V-belt, and electric drive 50 × 21 × 20 cm, machine frame 63.5 × 50.4 × 77.5 cm, frame height and silencer rubber 10 × 5 × 35 cm, and body cover 40 × 40 × 62.8 cm. User complaints measured by the Nordic Body Map scored 1.22, categorized as “not sick.” Machine productivity was 0.0014 kg pulse per minute, calculated from average chopping data, working time, and work pulse.

References

Adiatmika, I. P. G., A. Manuaba, N. Adiputra, & D. P. Sutjana. 2007. Perbaikan kondisi kerja dengan pendekatan ergonomi total menurunkan keluhan muskuloskeletal dan kelelahan serta meningkatkan produktivitas dan penghasilan perajin pengecatan logam di Kediri–Tabanan. Disertasi. Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran, Program Pascasarjana Universitas Udayana.

Adiputra, N. 1998. Metodologi ergonomi. Denpasar: Program Studi Ergonomi dan Fisiologi Kerja, Program Pascasarjana Unud.

Anonim. 2012. Profil data kesehatan Indonesia tahun 2011. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Antono, C. 2014. Perancangan mesin perajang singkong dengan kapasitas 40 kg/jam. Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang.

Grandjean, E. 1988. Accuracy influences working against productivity. London: Taylor & Francis.

Hari Purnomo. 2014. Pengukuran antropometri tangan usia 18 sampai 22 tahun. Yogyakarta.

Liliana, Y. P. 2007. Pertimbangan antropometri pada pendesainan. Yogyakarta: BAPETEN.

Lueder, R. 1996. A proposed RULA for computer users. Proceeding of the Ergonomic Summer Workshop, San Francisco.

Manuaba, A. 1998. Gizi kerja dan produktivitas. Bunga Rampai Vol. 1. Program Studi Ergonomi–Fisiologi Kerja. Denpasar: Universitas Udayana.

Nurmianto, E. 1991. Ergonomi konsep dasar dan aplikasinya. Surabaya: Prima Printing.

Nurmianto, E. 1996. Ergonomi konsep dasar dan aplikasinya. Guna Widya.

Nurmianto, E. 1998. Ergonomi konsep dasar dan aplikasinya. Edisi pertama. Jakarta: Guna Widya.

Pheasant, S. 2003a. Ergonomics, work and health. London: MacMillan Academic and Professional Ltd.

Pheasant, S. 2003b. Anthropometry, ergonomics, and the design of work. USA: CRC Press.

Pangaribun, D. M. 2009. Analisa postur kerja dengan metode RULA pada pegawai bagian pelayanan Perpustakaan USU Medan. Teknik Industri USU, Medan.

Pulat, B. M. 1992. Fundamental of industry ergonomics. New Jersey: Prentice Hall International.

Ratu, I. 2003. Analisis tingkat risiko pekerjaan dan tingkat keluhan muskuloskeletal pada pekerjaan meubel di Kota Kupang. FKM Udanda: Laporan Penelitian Udana.

Rodahl, K. 1989. The physiology of work. London: Taylor & Francis.

Santoso, G. 2004. Ergonomi manusia, peralatan dan lingkungan. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Soebroto, S. W. 2000. Prinsip-prinsip perancangan berbasiskan dimensi tubuh (antropometri) dan perancangan stasiun kerja. Paper. Disampaikan pada Lokakarya IV “Methods Engineering: Adaptasi ISO/TC159 (Ergonomic) dalam Standar Nasional Indonesia”. Bandung (ITB), 17–19 Oktober.

Sucipta, N. 2009. Dasar-dasar ergonomi di bidang pertanian. Denpasar: Udayana University Press.

Sucipta, N. 2016. Pendekatan SHIP (Sistemik, Holistik, Interdiscipliner, Partisipatori) pada program biogas di Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Denpasar: Udayana University Press.

Sudarmayanti. 1996. Tata kerja dan produktivitas kerja: Suatu tinjauan dari aspek ergonomi atau kaitan antara manusia dengan lingkungan kerja. Bandung: Bandar Maju.

Suhardi, B. 2008. Perancangan sistem kerja dan ergonomi industri. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Suma’mur, P. K. 1994. Hygiene perusahaan dan kesehatan kerja. Cetakan kesebelas. Jakarta: Haji Masagung.

Tarwaka. 2014. Keselamatan dan kesehatan kerja: Manajemen dan implementasi K3 di tempat kerja. Surakarta: Harapan Press.

Wardaningsih, I. 2010. Pengaruh sikap kerja duduk pada kursi kerja yang tidak ergonomis terhadap keluhan otot-otot skeletal bagi pekerja wanita bagian mesin cucuk di PT Iskandar Indah Printing Textile Surakarta. Doctoral dissertation, Universitas Sebelas Maret.

Wignjosoebroto, S. 2000, September. Evaluasi ergonomis dalam proses perancangan produk. Dalam Proceeding Seminar Nasional Ergonomi. Jurusan TI–ITS, Surabaya.

Published

2017-11-13

How to Cite

Wedantara, P. M. S., Sucipta, I. N., & Sanjaya, I. P. G. B. (2017). Modification of Pandan Cutting Machine Based on Anthropometry to Increasing Work Productivity. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 6(1), 33–40. https://doi.org/10.24843/j.beta.2018.v06.i01.p06

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)