Pengaruh Nano-emulsi Minyak Wijen dan Sereh sebagai Edible Coating terhadap Karakteristik Fisiko-Kimia dan Sensoris Pasca Panen Wortel (Daucus carota L)
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i01.p01Kata Kunci:
Daucus carota L, ediblecoating, minyaksereh, minyak wijen, nano-emulsiAbstrak
Wortel (Daucus carota L) merupakan jenis sayuran yang selama penyimpanan mudah mengalami
kemunduran mutu yang merupakan penyebab susut yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh konsentrasi nano-emulsi minyak wijen dan sereh sebagai edible coating terhadap karakteristik
fisiko-kimia dan sensoris wortel selama pascapanennya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor yang pertama adalah minyak wijen (W) yang terdiri dari tiga
tingkat konsentrasi,yaitu: 0%, 0,5% dan1% serta faktoryangkedua adalahminyak sereh (S)yang terdiri dari
tiga tingkat konsentrasi, yaitu: 0%, 0,5% dan 1%. Penelitian diulang dua kalisehingga menghasilkan 18 unit
percobaan.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwasecaraumumnano-emulsiminyakwijendan serehberpengaruh
nyata terhadap nilai susut bobot, kekerasan umbi, collor diference, total padatan terlarut,vitamin A,dan nilai
sensoris pada wortel selama penyimpanan. Perlakuan konsentrasi munyak wijen 1% dan sereh 0,5% (W2S1)
sebagai nano-emulsi pada pengamatan hari yang ke 15 merupakan perlakuan terbaik terhadapsusutbobot,
kekerasan, total padatan terlarut, dan kadar vitamin A umbi wortel selama 20 hari pengamatan. Sedangkan
konsentrasiminyak wijen 1% dan sereh 0% (W2S0), merupakan konsentrasi terbaik dalam mempertahankan
perubahan warna dan nilaisensoris dengantingkat kesukaansebesar2,97 pada harike 15.
Referensi
Arifiya, N., Purwanto, Y. A., & Budiastra, I. W. (2015). Analisis perubahan kualitas pascapanen pepaya varietas IPB9 pada umur petik yang berbeda. Jurnal Keteknikan Pertanian, 3(1), 41–48.
Bike Meisyahputri, M. A. (2017). Pengaruh Pemberian Kombinasi Minyak Rami Dengan Minyak Wijen Terhadap Kadar Kolesterol High Density Lipoprotein (HDL) Tikus Sprague Dawley Dislipimedia. Journal of Nutrition College, 6, 35–42. https://doi.org/10.1038/184156a0.
Bota, W., Martosupono, M., & Rondonuwu, F. S. (2015). Potensi senyawa minyak sereh wangi (Citronella oil) dari tumbuhan Cymbopogon
nardus L. sebagai agen antibakteri. Seminar Nasional Sains Dan Teknologi, 1(November), 1–8.
Cresna, Napitupulu, M., & Ratman. (2014). Analisis Vitamin C Pada Buah Pepaya, Sirsak, Srikaya dan Langsat yang Tumbuh di Kabupaten Donggala. Jurnal Akademika Kimia, 3(3), 58–65.
Crisosto, C. H., Garner, D., Doyle, J., & Day, K. R. (2019). Relationship between Fruit Respiration, Bruising Susceptibility, and Temperature in Sweet Cherries. HortScience, 28(2), 132–135. https://doi.org/10.21273/hortsci.28.2.132
Dewi, D. N. N. M., Utama, I. M. S., & Kencana, P.K. D. (2020). Pengaruh Campuran Minyak Wijen dan APSA 80 Sebagai Bahan Pelapis terhadap
Mutu dan Masa Simpan Buah Manggis. JurnalBETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 8(September), 309–320.
Ella, M. (2013). Uji Efektivitas Konsentrasi Minyak Atsiri Sereh Dapur (Cymbopogon Citratus (DC.) Stapf) terhadap Pertumbuhan Jamur Aspergillus Sp. secara In Vitro. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology), 2(1), 39- 48. https://ojs.unud.ac.id/index.php/JAT
Hammer, K. A., Carson, C. F., & Riley, T. V. (1999). Antimicrobial activity of essential oils and other plant extracts. Journal of Applied Microbiology, 86(6), 985–990. https://doi.org/10.1046/j.1365-2672.1999.00780.x
Harris, H. (2001). Kemungkinan penggunaan edible film dari pati tapioka untuk pengemas lempuk. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 3(2), 99–106.
Hartiwiningsih, R. (2012). Pengaruh Media Penyimpanan Dan Pemberian Air Pendingin Terhadap Lama Simpan Wortel Segar (Daucus carrota L.). Universitas Lampung.
Inggas, M. A. N., Utama, I. M. S., & Arda, G. (2013). Pengaruh Emulsi Minyak Nabati sebagai Bahan Pelapis pada Buah Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) terhadap Mutu dan Masa Simpannya. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 1(2), 1–10. https://ojs.unud.ac.id/index.php/beta/article/view/16462
Joslyn, T. (1961). Fruit and Vegetables Juice Processing and Technology. The Avi Publishing Co. https://search.worldcat.org/title/fruit-andvegetable-juice-processingtechnology/oclc/416591
Khatoon, S., Prasad, V. V. R., & Srinivas, P. (2015). Emulsion properties, microstructure, and thermal stability of O/W emulsions stabilized
by basil seed gum: Influence of processing conditions and xanthan. Food Hydrocolloids, 50, 90-99.
Mahdi Jafari, S., He, Y., & Bhandari, B. (2006). Nano-emulsion production by sonication and microfluidization - A comparison. International Journal of Food Properties, 9(3), 475–485. https://doi.org/10.1080/10942910600596464
Maheswara, I. G. N. K., Utama, I. M. S., & Arthawan, I. G. K. A. (2021). Pengaruh Emulsi Minyak Wijen dan Ekstrak Daun Kecombrang sebagai Bahan Pelapis terhadap Atribut Mutu Buah Salak Madu selama Penyimpanan. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 9(2), 223. https://doi.org/10.24843/jbeta.2021.v09.i02.p09
Mishra, R. K., Soni, G. C., & Mishra, R. (2014). Nanoemulsion: A Novel Drug Delivery Tool. International Journal of Pharma Research & Review, 3(7), 32–43.
Muchtadi, T. R. (1992). Fisiologi Pascapanen Sayuran dan Buah-buahan. Departemen Pendidikan. Jendral Pendidikan Tinggi.
Novita, M., Rohaya, S., Etria Hasmarita, D., Teknologi Hasil Pertanian, J., & Pertanian, F. (2012). Pengaruh Pelapisan Kitosan Terhadap Sifat Fisik Dan Kimia Tomat Segar (Lycopersicum pyriforme) Pada Berbagai Tingkat Kematangan. Jurnal Teknologi Dan Industri Pertanian Indonesia, 4(3), 1–8.
Pradana, N. Y., Utama, I. M. S., & Sulastri, N. N. (2023). Pengaruh Pelapisan Emulsi Minyak Wijen dan Minyak Sereh terhadap Karakter Fisik dan Kimia Buah Cabai Merah Besar (Capsicum annum L.) selama Penyimpanan. Jurnal Beta (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i01.p20.
Praja, K. J. N., Kencana, P. K. D., & Arthawan, I. G. K. A. (2021). Pengaruh Konsentrasi Asap Cair Bambu Tabah (Gigantochloa nigrociliata Buse- Kurz) dan Lama Perendaman Terhadap Kesegaran Pisang Cavendish (Musa Acuminata). Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian 9(1), 45.
https://doi.org/10.24843/jbeta.2021.v09.i01.p05
Sabina Galus, J. K. (2015). Food applications of emulsion-based edible films and coatings. Trends in Food Science & Technology, 45(2), 273–283.
Simbolon, O. A., Ayu, I., Pratiwi, R., Ngurah, I. G., & Aviantara, A. (2023). Penggunaan Emulsi Minyak Wijen dan Minyak Sereh sebagai Bahan Edible Coating terhadap Karakteristik Buah Salak Gula Pasir (Zalacca Var. Amboinensis) selama Penyimpanan. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11. https://doi.org/10.24843/JBETA2023.v11.i01.p10.
Sitorus, R. F., Karo-Karo, T., & Lubis, Z. (2014). The effect of Concentration of Chitosan As Edible Coating and Storage Time on The Quality of Guava Fruits. Jurnal Rekayasa Pangan Dan Pertanian, 2(1), 37–46.
Utama, I. G. M., Utama, I. M. S., & Pudja, L. A. R. P. (2016). Pengaruh Konsentrasi Emulsi Lilin Lebah Sebagai Pelapis Buah Mangga Arumanis Terhadap Mutu Selama Penyimpanan Pada Suhu Kamar. Jurnal Beta (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 4(2), 81–92.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/