Pengaruh Nano-emulsi Minyak Wijen dan Sereh sebagai Edible Coating terhadap Karakteristik Fisiko-Kimia dan Sensoris Pasca Panen Wortel (Daucus carota L)

Penulis

  • Hardiano Tarigan Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, UniversitasUdayana,Badung,Bali, Indonesia
  • I Made Supartha Utama Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Putu Surya Wirawan Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ni Made Defy Janurianti Program Magister Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i01.p01

Kata Kunci:

Daucus carota L, ediblecoating, minyaksereh, minyak wijen, nano-emulsi

Abstrak

Wortel (Daucus carota L) merupakan jenis sayuran yang selama penyimpanan mudah mengalami
kemunduran mutu yang merupakan penyebab susut yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh konsentrasi nano-emulsi minyak wijen dan sereh sebagai edible coating terhadap karakteristik
fisiko-kimia dan sensoris wortel selama pascapanennya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor yang pertama adalah minyak wijen (W) yang terdiri dari tiga
tingkat konsentrasi,yaitu: 0%, 0,5% dan1% serta faktoryangkedua adalahminyak sereh (S)yang terdiri dari
tiga tingkat konsentrasi, yaitu: 0%, 0,5% dan 1%. Penelitian diulang dua kalisehingga menghasilkan 18 unit
percobaan.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwasecaraumumnano-emulsiminyakwijendan serehberpengaruh
nyata terhadap nilai susut bobot, kekerasan umbi, collor diference, total padatan terlarut,vitamin A,dan nilai
sensoris pada wortel selama penyimpanan. Perlakuan konsentrasi munyak wijen 1% dan sereh 0,5% (W2S1)
sebagai nano-emulsi pada pengamatan hari yang ke 15 merupakan perlakuan terbaik terhadapsusutbobot,
kekerasan, total padatan terlarut, dan kadar vitamin A umbi wortel selama 20 hari pengamatan. Sedangkan
konsentrasiminyak wijen 1% dan sereh 0% (W2S0), merupakan konsentrasi terbaik dalam mempertahankan
perubahan warna dan nilaisensoris dengantingkat kesukaansebesar2,97 pada harike 15.

Referensi

Arifiya, N., Purwanto, Y. A., & Budiastra, I. W. (2015). Analisis perubahan kualitas pascapanen pepaya varietas IPB9 pada umur petik yang berbeda. Jurnal Keteknikan Pertanian, 3(1), 41–48.

Bike Meisyahputri, M. A. (2017). Pengaruh Pemberian Kombinasi Minyak Rami Dengan Minyak Wijen Terhadap Kadar Kolesterol High Density Lipoprotein (HDL) Tikus Sprague Dawley Dislipimedia. Journal of Nutrition College, 6, 35–42. https://doi.org/10.1038/184156a0.

Bota, W., Martosupono, M., & Rondonuwu, F. S. (2015). Potensi senyawa minyak sereh wangi (Citronella oil) dari tumbuhan Cymbopogon

nardus L. sebagai agen antibakteri. Seminar Nasional Sains Dan Teknologi, 1(November), 1–8.

Cresna, Napitupulu, M., & Ratman. (2014). Analisis Vitamin C Pada Buah Pepaya, Sirsak, Srikaya dan Langsat yang Tumbuh di Kabupaten Donggala. Jurnal Akademika Kimia, 3(3), 58–65.

Crisosto, C. H., Garner, D., Doyle, J., & Day, K. R. (2019). Relationship between Fruit Respiration, Bruising Susceptibility, and Temperature in Sweet Cherries. HortScience, 28(2), 132–135. https://doi.org/10.21273/hortsci.28.2.132

Dewi, D. N. N. M., Utama, I. M. S., & Kencana, P.K. D. (2020). Pengaruh Campuran Minyak Wijen dan APSA 80 Sebagai Bahan Pelapis terhadap

Mutu dan Masa Simpan Buah Manggis. JurnalBETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 8(September), 309–320.

Ella, M. (2013). Uji Efektivitas Konsentrasi Minyak Atsiri Sereh Dapur (Cymbopogon Citratus (DC.) Stapf) terhadap Pertumbuhan Jamur Aspergillus Sp. secara In Vitro. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology), 2(1), 39- 48. https://ojs.unud.ac.id/index.php/JAT

Hammer, K. A., Carson, C. F., & Riley, T. V. (1999). Antimicrobial activity of essential oils and other plant extracts. Journal of Applied Microbiology, 86(6), 985–990. https://doi.org/10.1046/j.1365-2672.1999.00780.x

Harris, H. (2001). Kemungkinan penggunaan edible film dari pati tapioka untuk pengemas lempuk. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 3(2), 99–106.

Hartiwiningsih, R. (2012). Pengaruh Media Penyimpanan Dan Pemberian Air Pendingin Terhadap Lama Simpan Wortel Segar (Daucus carrota L.). Universitas Lampung.

Inggas, M. A. N., Utama, I. M. S., & Arda, G. (2013). Pengaruh Emulsi Minyak Nabati sebagai Bahan Pelapis pada Buah Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) terhadap Mutu dan Masa Simpannya. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 1(2), 1–10. https://ojs.unud.ac.id/index.php/beta/article/view/16462

Joslyn, T. (1961). Fruit and Vegetables Juice Processing and Technology. The Avi Publishing Co. https://search.worldcat.org/title/fruit-andvegetable-juice-processingtechnology/oclc/416591

Khatoon, S., Prasad, V. V. R., & Srinivas, P. (2015). Emulsion properties, microstructure, and thermal stability of O/W emulsions stabilized

by basil seed gum: Influence of processing conditions and xanthan. Food Hydrocolloids, 50, 90-99.

Mahdi Jafari, S., He, Y., & Bhandari, B. (2006). Nano-emulsion production by sonication and microfluidization - A comparison. International Journal of Food Properties, 9(3), 475–485. https://doi.org/10.1080/10942910600596464

Maheswara, I. G. N. K., Utama, I. M. S., & Arthawan, I. G. K. A. (2021). Pengaruh Emulsi Minyak Wijen dan Ekstrak Daun Kecombrang sebagai Bahan Pelapis terhadap Atribut Mutu Buah Salak Madu selama Penyimpanan. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 9(2), 223. https://doi.org/10.24843/jbeta.2021.v09.i02.p09

Mishra, R. K., Soni, G. C., & Mishra, R. (2014). Nanoemulsion: A Novel Drug Delivery Tool. International Journal of Pharma Research & Review, 3(7), 32–43.

Muchtadi, T. R. (1992). Fisiologi Pascapanen Sayuran dan Buah-buahan. Departemen Pendidikan. Jendral Pendidikan Tinggi.

Novita, M., Rohaya, S., Etria Hasmarita, D., Teknologi Hasil Pertanian, J., & Pertanian, F. (2012). Pengaruh Pelapisan Kitosan Terhadap Sifat Fisik Dan Kimia Tomat Segar (Lycopersicum pyriforme) Pada Berbagai Tingkat Kematangan. Jurnal Teknologi Dan Industri Pertanian Indonesia, 4(3), 1–8.

Pradana, N. Y., Utama, I. M. S., & Sulastri, N. N. (2023). Pengaruh Pelapisan Emulsi Minyak Wijen dan Minyak Sereh terhadap Karakter Fisik dan Kimia Buah Cabai Merah Besar (Capsicum annum L.) selama Penyimpanan. Jurnal Beta (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i01.p20.

Praja, K. J. N., Kencana, P. K. D., & Arthawan, I. G. K. A. (2021). Pengaruh Konsentrasi Asap Cair Bambu Tabah (Gigantochloa nigrociliata Buse- Kurz) dan Lama Perendaman Terhadap Kesegaran Pisang Cavendish (Musa Acuminata). Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian 9(1), 45.

https://doi.org/10.24843/jbeta.2021.v09.i01.p05

Sabina Galus, J. K. (2015). Food applications of emulsion-based edible films and coatings. Trends in Food Science & Technology, 45(2), 273–283.

Simbolon, O. A., Ayu, I., Pratiwi, R., Ngurah, I. G., & Aviantara, A. (2023). Penggunaan Emulsi Minyak Wijen dan Minyak Sereh sebagai Bahan Edible Coating terhadap Karakteristik Buah Salak Gula Pasir (Zalacca Var. Amboinensis) selama Penyimpanan. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11. https://doi.org/10.24843/JBETA2023.v11.i01.p10.

Sitorus, R. F., Karo-Karo, T., & Lubis, Z. (2014). The effect of Concentration of Chitosan As Edible Coating and Storage Time on The Quality of Guava Fruits. Jurnal Rekayasa Pangan Dan Pertanian, 2(1), 37–46.

Utama, I. G. M., Utama, I. M. S., & Pudja, L. A. R. P. (2016). Pengaruh Konsentrasi Emulsi Lilin Lebah Sebagai Pelapis Buah Mangga Arumanis Terhadap Mutu Selama Penyimpanan Pada Suhu Kamar. Jurnal Beta (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 4(2), 81–92.

Diterbitkan

2025-04-30

Cara Mengutip

Tarigan, H., Utama, I. M. S., Wirawan, I. P. S., & Janurianti, N. M. D. (2025). Pengaruh Nano-emulsi Minyak Wijen dan Sereh sebagai Edible Coating terhadap Karakteristik Fisiko-Kimia dan Sensoris Pasca Panen Wortel (Daucus carota L). Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 13(1), 1–10. https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i01.p01

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama