Modifikasi Penampung Slurry pada Bioreaktor Portabel Penghasil Biogas
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2024.v12.i02.p06Kata Kunci:
biogas mesofilik, bioreaktorportabel,, High Density, Polyethylene, penampung slurryAbstrak
Penggunaan bahan terpal PVC menjadi penampung slurry pada bioreaktor portabel memiliki potensi kebocoran yang tinggi. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan tabung plastik High Density Polyethylene (HDPE) 200 liter menjadi penampung slurry pada bioreaktor portabel dengan proses fermentasi biogas se cara kedap udara (anaerobik) . Perancangan alat dilakukan secara struktural (meliputi perhitungan volume tabung reaktor, volume ruang gas, dan volume ruang slurry) dan fungsional (meliputi pembuatan saluran masuk, saluran keluar residu, dan saluran gas). Pa rameter yang diuji antara lain suhu, pH, dan tekanan biogas. Hasil penelitian menunjukkan f ermentasi campuran slurry kotoran babi dan air selama 25 hari menghasilkan volume biogas sebesar 0,0487824 m 3 , suhu yang dihasilkan yaitu 20 o C - 29.9 o C (mesofilik), da n nilai pH slurry selama proses fermentasi adalah 6,3. T abung plastik HDPE dapat dimanfaatkan menjadi penampung slurry karena mampu melakukan proses fermentasi secara kedap udara (anaerobik)Referensi
Adiani, K. M., Gunadnya, I. B. P., & Setiyo, Y. (2019). Pengaruh Penambahan Urea dan Pemanasan terhadap Produksi Biogas. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 8(1), 86. https://doi.org/10.24843/jbeta.2020.v08.i01.p11
Adianto. (2011). Aliran Slurry di Dalam Digester Biogas TipeAliran Kontinyu. Skripsi. Tidak dipublikasikan. Universitas Indoesia.
Aulya, N., F., J. Bambang, R., & Yusron, S. (2014). Rancang Bangun Reaktor Biogas Portable dengan Sistem Pemurnian Menggunakan Mikroalga Chlorella sp. Jurnal Keteknikan Pertanian TropisDan Biosistem, 2(2), 138–146.
Haryanto, A. (2019). Desain Sistem Penyimpanan Biogas Pada Tangki Bertekanan. Skripsi. Tidak dipublikasikan. Institut Pertanian Bogor.
Kurniawati, M., & Krisnaningsih, A. T. N. (2021). Pengembangan biodigester anaerob portabel penghasil biogas dari limbah kotoran ayam. Jurnal Sains Peternakan, 9(2), 95–99.
Muhammad, F., Hidayat, J. Wasiq, & Wiryani, E. (2017). Pembuatan Biogas Sebagai Energi Alternatif Dari Limbah Organik Berbasis Peternakan Terpadu dan Berkelanjutan di Unggaran, Kab. Semarang. Abdi Insani Unram, 4, 2–6.
Muharrami, L. , K. (2017). Uji Karakterisasi Tarik dan Termal Plastik HDPE dengan Filler Abu Layang dan Silane. Journalof Chemical Information and Modeling, 8(9), 1–58.0,04650,0470,04750,0480,04850,04912345678910111213141516171819202122232425volume biogas m3Kari ke-257 Putra, G. M. D. P., Abdullah, S. H., Priyati, A., Setiawati, D. A., & ]Muttalib, S. A. (2017). Rancang Bangun Reaktor Biogas Tipe Portable Dari Limbah Kotoran Ternak Sapi. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian Dan Biosistem, 5(1), 369–374. https://doi.org/10.29303/jrpb.v5i1.49
Rivaldo, A. R. (2021). Sistem Biogas Sebagai Energi Terbarukan Skala Rumah Tangga Dengan Memanfaatkan Limbah Ampas Tahu.Skripsi. Tidak dipublikasikan. Universitas Islam Riau.
Situmorang, R., Wirawan, I. P. S., & Anom, I. M. W. S. (2024). Perbandingan Produksi Biogas Biodigester Batch dan Kontinu pada Instalasi Biogas Kotoran Ternak Comparison. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 12, 109–116.
Taufikurrahman. (2011). Rancangan Desain Pemilihan Reaktor Biogas. Teknika, 30(1), 1–6.
Tricia, M. I., Widiastuti, I., & Lestari, S. (2020). Uji Potensi Biogas Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dengan Jeroan Ikan Patin (Pangasius sp.) dan Kotoran Kuda. Fishtech-Jurnal Teknologi Hasil Perikanan, 6(1), 462–465. https://doi.org/10.1201/9781351072540-69
Utami, S., Iriani, P., & Suprianti, Y. (2019). Sistem Monitoring pH dan Volume Biogas Digester Dua Tahap menggunakan Mikrokontroler. ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika, 7(1), 126. https://doi.org/10.26760/elkomika.v7i1.126
Widodo, T. W., Ahmad, A., A. Nurhasanah, & Rahmarestia, E. (2006). Rekayasa dan Pengujian Reaktor Biogas Skala Kelompok Tani Ternak. Indonesian Journal of Agriculture, 2(2), 121–128.
Zulkarnaen, R., Bagus, I., Gunadnya, P., & Setiyo, Y. (2017). Modifikasi instalasi biogas kotoran sapi tipe fixed dome di anggota kelompok tanikanti sembada Desa Candikuning. Beta (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 5, 22–27.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/