Strategi Peningkatan Kinerja Manajemen Rantai Pasokan Jeruk Siam Di Kelompok Tani Gunung Mekar Kabupaten Gianyar
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2016.v04.i02.p04Kata Kunci:
jeruk siam, manajemen rantai pasokan, Analytical Hierarchi Process (AHP)Abstrak
Jeruk siam (Citrus nobilis var. microcarpa) merupakan salah satu komoditas unggulan
provinsi Bali. Namun demikian, fakta menunjukan bahwa sistem agribisnis jeruk siam saat ini
belum memberikan kemakmuran kepada petani skala kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah
(1) Mengetahui struktur, mekanisme, dan kelembagaan rantai pasokan jeruk siam di
Kelompok Tani Gunung Mekar Kabupaten Gianyar; dan (2) Mengetahui prioritas
rekomendasi dalam rangka peningkatan kinerja sistem manajemen rantai pasokan jeruk siam.
Penelitian ini terdiri dari dua tahap dan setiap tahap membutuhkan responden serta alat analisis
yang berbeda-beda. Tahap pertama (mengetahui struktur, mekanisme, kelembagaan rantai
pasokan) menggunakan analisis deskriptif kualitatif, dan tahap kedua (mengetahui prioritas
rekomendasi) menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) sebagai alat
analisisnya. Pengambilan sampel petani dilakukan secara purposive sampling dan sampel
setelah petani ditentukan dengan metode bola salju (snowball sampling). Hasil penelitian
menunjukan bahwa terdapat tiga pola distribusi jeruk siam dengan mekanisme rantai pasokan
yang bersifat tradisional. Dalam rangka meningkatkan kinerja manajemen rantai pasokan jeruk
siam, kriteria meningkatkan akses informasi, alternatif reliabilitas, dan indikator kinerja
kualitas produk menjadi prioritas yang paling berperan penting.
Referensi
ACIAR, 2012. Making Market Work Better for the Poor. ACIAR Monograph No. 148. Australian Centre for International Agricultural Research: Canberra.
Astuti, R. 2012. Pengembangan Rantai Pasok Buah Manggis Di Kabupaten Bogor, Jawa
Barat. Disertasi tidak dipublikasikan. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Collins, R. 2009. Value Chain Management and Postharvest Handling: Partners in
Competitiveness. Postharves Handling: A System Approach, Second Edition. ISBN: 978-0-12-374112-7. Hal 107-127.
Marimin dan Maghfiroh N. 2010. Aplikasi Teknik Pengambilan Keputusan dalam Manajemen Rantai Pasok. Penerbit IPB Press. Bogor.
Marimin, Taufik D, Suharjito, Syarif H, Ditdit N. Utama, Retno A, dan Sri M. 2013.
Teknik dan Analisis Pengambilan Keputusan Fuzzy dalam Manajemen Rantai Pasok. Penerbit IPB Press. Bogor.
Marimin, Muhammad, A.D., Machfud, Muhammad, P.I.F.P., Bangkit, W. 2014. Value Chain Analysis for Green Productivity Improvement in the Natural Rubber Supply Chain. Jurnal of Cleaner Production 85, pp. 201-211.
Saaty, T.L. 2001. Decision Making with Dependence and Feedback : TheAnalytical Network Process 2nd ed. RWS Publications. Pittsburgh
Slamet, A.D., Marimin, Yandra A, dan Faqih U. 2010. Integrasi Model SCOR dan Fuzzy
AHP untuk Perancangan Metrik Pengukuran Kinerja Rantai PasokSayuran. Jurnal Manajemen dan Organisasi, Vol. 1, No. 3, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Slamet, A.D., Marimin, Yandra A, dan Faqih U. 2011. Studi Peningkatan Kinerja
Manajemen Rantai Pasok Sayuran Dataran Tinggi di Jawa Barat. Jurnal Agritech, Vol. 31, No. 1, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Sukenda dan Afrizone.Z.P. 2011. Sistem Pendukung Keputusan untuk Memilih Kendaraan Bekas dengan Menggunakan Metode Analitic Hierarchy Process (AHP). Penerbit Teknik Informatika Universitas Widyatama.
Utama, I M.S., and Lisa, K. 2015. Post-harvest Vegetable Losses in Small-scale Agribusiness Chains of Bali, Indonesia. Researchgate, Vol. 32, No. 2: pp. 6-8. CAPSA Palawija Newsletter.
Yoga, I W.G.S., dan D.A.A., Yuarini. 2016. Karakteristik Rantai Nilai Rumput Laut di Kabupaten Klungkung. Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian AGROTECHNO Vol. 1, No. 1: hal. 27-30.
Yuniar, A., R. 2012. Analisis Manajemen Rantai Pasok Melon Di Kabupaten Karanganyar. Tesis tidak dipublikasikan. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/