Perombakan Bahan Limbah Kelapa Sawit dengan Metode Vermikompos
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i01.p11Kata Kunci:
fisika tanah, biologi tanah, TKKS, perkebunan sawit, limbah, Lumbricus rubellusAbstrak
Salah satu permasalahan limbah pabrik kelapa sawit adalah pengelolaan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). Cara yang dapat dilakukan untuk penanganan limbah TKKS, yakni dengan konversinya secara biologis untuk menjadi green fertilizer. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode analisis deskriptif pada masing – masing perlakuan dan ditentukan lamanya penelitian selama 28 hari. Alat yang digunakan adalah cangkul, ember, gembor, dan tempat vermikomposting. Peralatan pengujian antara lain timbangan, pH meter dan jangka sorong. Kemudian bahan yang digunakan adalah limbah – limbah kelapa sawit (Sludge, Solid, dan Tankos). Perlakuan yang dilakukan adalah meng-kompositkan 3 bahan – bahan limbah sawit dengan proporsi 100%, 50%, dan 25% kemudian diberikan cacing Lumbricus rubellus sebesar 500 gr setiap perlakuan. Parameter yang dilakukan adalah pengujian laju penguraian, pH, karakteristik cacing yang kemudian dilakukan pengamatan setiap 7 hari sekali sampai dengan penentuan waktu selama 28 hari. Laju dekomposisi bahan organik yang dilakukan oleh cacing mendapatkan respon paling tinggi pada perlakuan pencampuran media L6 (65 %) dan L7 (88%). Proses dekomposisi ternyata tidak mempengaruhi pH media, pH yang didapat rerata adalah 6. Dari proses laju dekomposisi dan pH media tidak mempengaruhi karakteristik cacing Lumbricus rubellus dimana pertumbuhannya justru meningkat. Hal ini diduga karena kondisi media yang cocok untuk keberlangsungan hidupnya.
Referensi
Anggada, R. D., & Hastuti, P. (2019). Buletin Anatomi dan Fisiologi Volume 4 Nomor 2 Agustus 2019 Pertumbuhan Cacing Tanah ( Lumbricus rubellus ) dan Komposisi Kompos pada Media yang Diperkaya Limbah Rumah Makan dan Limbah Industri Tahu Earthworms ( Lumbricus rubellus ) Growth and Compost Com. 4.
Bhat, S. A., Singh, S., Singh, J., Kumar, S., Bhawana, & Vig, A. P. (2018). Bioremediation and detoxification of industrial wastes by earthworms: Vermicompost as powerful crop nutrient in sustainable agriculture. Bioresource Technology, 252(November 2017), 172–179. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2018.01.003
Das, N., Kayastha, A. M., & Srivastava, P. K. (2002). Purification and characterization of urease from dehusked pigeonpea (Cajanus cajan L.) seeds. Phytochemistry, 61(5), 513–521. https://doi.org/10.1016/S0031-9422(02)00270-4
El-haddad, M. E., Zayed, M. S., & El-satar, A. M. A. (2014). Evaluation of compost , vermicompost and their teas produced from rice straw as affected by addition of different supplements. Annals of Agricultural Sciences, 59(2), 243–251. https://doi.org/10.1016/j.aoas.2014.11.013
Fatemeh, P., Asha, R., Mahamd, E., & Ibrahim, H. (2017). Bioremediation of palm industry wastes using vermicomposting technology : its environmental application as green fertilizer. 3 Biotech, 7(155), 3–10. https://doi.org/10.1007/s13205-017-0770-1
Hermantoro, & Renjani, R. A. (2014). Utilization Study Rejected Reverse Osmosis Water for Domestic Water Needs and as Boiler Feed Water at Palm Oil Mill (in Indonesian Language). Prosiding Seminar Nasional Perhimpunan Teknik Pertanian Indonesia, September, 195–199.
Killion, H., Pucciarelli, D., Friesen, C., & Ellery, J. (2017). The Effect of Vermicomposting Knowledge and Visual Cues on Fruit Consumption in the Middle School Lunch Room. Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, 117(9), A65. https://doi.org/10.1016/j.jand.2017.06.201
Lailatul Rochma B.J, Sukiran Al Jauhari, D. N. (2013). Efektifitas Cacing Lumbricus Rubellus, Lumbricus Terrestis dan Eisenia Foetida dalam Pembentukan Vermikompo Jerami Padi. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Pathma, J., & Sakthivel, N. (2012). Microbial diversity of vermPathma, J., & Sakthivel, N. (2012). Microbial diversity of vermicompost bacteria that exhibit useful agricultural traits and waste management potential. SpringerPlus, 1(1), 26. http://doi.org/10.1186/2193-1801-1-26icompost bacte. SpringerPlus, 1(1), 26. http://www.springerplus.com/content/1/1/26
Putra, D. P., Bimantio, M. P., Sahfitra, A. A., Suparyanto, T., & Pardamean, B. (2020). Simulation of Availability and Loss of Nutrient Elements in Land with AndroidBased Fertilizing Applications. 2020 International Conference on Information Management and Technology (ICIMTech), 312–317.
Saragih, D. P. P., Ma’as, A., & Notohadisuwarno, S. (2019). Various Soil Types, Organic Fertilizers and Doses with Growth and Yields of Stevia rebaudiana Bertoni M. Ilmu Pertanian (Agricultural Science), 3(1), 57. https://doi.org/10.22146/ipas.33176
Sinha, R. K., Bharambe, G., & Ryan, D. (2008). Converting wasteland into wonderland by earthworms - A low-cost nature’s technology for soil remediation: A case study of vermiremediation of PAHs contaminated soil. Environmentalist, 28(4), 466–475. https://doi.org/10.1007/s10669-008-9171-7
Sugiharto, D. (2006). Kecepatan Dekomposisi Sampah Organik Pasar Kota Batu Serta Tingkat Kandungan NPK Kompos Dengan Metode Vermikompos dan EM4. University of Muhammadiyah Malang.
Susanti, P. D., & Halwany, W. (2017). Dekomposisi Serasah dan Keanekaragama Makrofauna Tanah pada Hutan Tanaman Industri Nyawai (Ficus variegate. Blume). Jurnal Ilmu Kehutanan, 11(2), 212. https://doi.org/10.22146/jik.28285
Suwarno, D. P. P. (2018). Technosol Tanah Masa Depan (Review). AGROISTA Jurnal Agroteknologi, 02(1), 93–107.
Thomsen, H. A., & Boonruang, P. (1984). A light and electron microscopical investigation of loricate choanoflagellates (Choanoflagellida, Acanthoecidae) from the Andaman Sea, SW Thailand and Denmark: species of Cosmoeca gen. n. Zoologica Scripta, 13(3), 165–181.
Vakili, M., Rafatullah, M., Ibrahim, M. H., Salamatinia, B., Gholami, Z., & Zwain, H. M. (2015). A review on composting of oil palm biomass. Environment, Development and Sustainability, 17(4), 691–709.
Vol, J. B., Studi, P., Biologi, P., Universitas, F., & Issn, R. (2015). Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan PMIPA FKIP Universitas Riau Pekanbaru 28293. 11(2), 169–176.
Yahya, A., Sye, C. P., Ishola, T. A., & Suryanto, H. (2010). Bioresource Technology Effect of adding palm oil mill decanter cake slurry with regular turning operation on the composting process and quality of compost from oil palm empty fruit bunches. Bioresource Technology, 101(22), 8736–8741. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2010.05.073
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/