Kualitas Hasil Tanaman Krisan (Crhysanthemum) pada Penambahan Cahaya Lampu LED Merah secara Siklik
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2017.v05.i01.p05Kata Kunci:
Krisan, produksi dan kualitas tanaman krisan, warna cahaya lampu LED merah, siklik.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu siklik yang dapat memberikan kualitas hasil tanaman krisan paling baik. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian adalah penambahan cahaya lampu LED merah secara siklik dengan waktu siklus yang berbeda-beda. Data yang diperoleh dianalisis deskriptif dan variabel yang diamati dikelompokkan menjadi 2 yaitu produksi dan kualitas tanaman krisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi dan kualitas terbaik diperoleh pada perlakuan penambahan cahaya lampu LED merah secara siklik dengan 5 siklus. Produksi tinggi akhir tanaman krisan adalah 85.83 cm, jumlah bunga yang dihasilkan adalah 23.67 bunga, dan secara kualitas luas bunga adalah 52.96 cm2. Semakin banyak siklus yang diberikan pada penambahan cahaya maka semakin bagus produksi dan kualitas tanaman krisan yang dihasilkan.
Referensi
Anonim. (2014). Fungsi daun bagi tumbuhan. Diakses 1 Agustus 2016, dari http://www.artikelsiana.com/2014/12/pengertian-fungsi-daun-bagi-tumbuhan.html
Anonim A. (2015). Fungsi standar deviasi dan perhitungannya. Diakses 24 September 2016, dari http://pengayaan.com/fungsi-standar-deviasi-dan-perhitungannya/
Ermawati, D., Indradewa, D., & Trisnowati, S. (2012). Pengaruh warna cahaya tambahan terhadap pertumbuhan dan pembungaan tiga varietas tanaman krisan (Chrysanthemum morifolium) potong. Jurnal Vegetalika, 1(3). Diakses 22 Desember 2015, dari http://jurnal.ugm.ac.id/jbp/article/viewFile/1354/pdf_4
Mufarrikha, L., Ninuk, H., & Eko, W. (2014). Respon dua kultivar tanaman krisan (Chrysanthemum morifolium) pada berbagai lama penambahan cahaya buatan. Jurnal Protan, 2(1). Diakses 20 Juni 2016, dari http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/72
Purwono, J., Sugyaningsih, S., & Fajriah, N. (2014). Analisis tataniaga bunga krisan di Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur. Jurnal NeO-Bis, 8(2). Diakses 15 Desember 2015, dari http://journal.trunojoyo.ac.id/neo-bis/article/download/469/437
Salimah, A. (2012). Rekayasa teknologi produksi bunga krisan potong dan krisan pot. Universitas Padjadjaran. Diakses 24 September 2016, dari https://www.scribd.com/doc/97336888/Tpt-III-Bunga-Potong-Bunga-Pot-Edit-Copy
Silva, J. A. T. da. (2003). Chrysanthemum: Advances in tissue culture, cryopreservation, postharvest technology, genetics and transgenic biotechnology. Biotechnology Advances, 21, 715–766. Diakses 17 Desember 2015, dari http://www.academicjournals.org/app/webroot/article/article1380037963_TeixeiradaSilva2.pdf
Syafriyudin, & Novani, T. L. (2015). Analisis pertumbuhan tanaman krisan pada variabel warna cahaya lampu LED. Jurnal Teknologi, 8(1). Diakses 9 Januari 2016, dari http://jurtek.akprind.ac.id/sites/default/files/83-87_syafryudin.pdf
Wediyanto, A., dkk. (2007). Budidaya krisan potong. Departemen Pertanian, Jakarta (E-book). Diakses 28 Desember 2015, dari http://florikultura.hortikultura.pertanian.go.id/pedum/SOP_Krisan_Ramat.pdf
Wiguna, I. K. W., Wijaya, I. M. A. S., & Nada, I. M. (2015a). Respon tanaman terhadap penambahan warna cahaya lampu LED selama 30 hari pada fase vegetatif terhadap produksi dan kualitas bunga krisan (Chrysanthemum). Universitas Udayana, Bali. Diakses 15 Desember 2015, dari http://download.portalgaruda.org/article.php
Wiguna, I. K. W., Wijaya, I. M. A. S., & Nada, I. M. (2015b). Pertumbuhan tanaman krisan (Chrysanthemum) dengan berbagai penambahan warna cahaya lampu LED selama 30 hari pada fase vegetatif. Jurnal BETA, 3(2). Diakses 15 Desember 2015, dari http://ojs.unud.ac.id/index.php/beta/article/view/16659
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/