Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2026-02-11. Baca versi terbaru.

Laju Pengomposan Sampah Organik Rumah Tangga pada Berbagai Konsentrasi Mol Air Cucian Beras

Penulis

  • Kadek Agus Krisna Bayu Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem , Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ida Ayu Gede Bintang Madrini Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem , Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Made Anom Sutrisna Wijaya Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem , Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p12

Kata Kunci:

kompos, konsentrasi MOL, laju pengomposan, MOL air cucian beras

Abstrak

Pengomposan adalah salah satu solusi dalam mengolah sampah organik rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui laju pengomposan sampah organik rumah tangga pada berbagai konsentrasi MOL air cucian beras dan untuk mendapatkan konsentrasi MOL air cucian beras yang menghasilkan kompos sampah organik rumah tangga terbaik sesuai dengan persyaratan teknis minimal kompos padat
berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia No.261/KPTS/SR.310/M/4/2019. Perlakuan
dengan menggunakan 30 kg sampah organik rumah tangga untuk satu perlakuan dan masing-masing mengandung konsentrasi MOL air cucian beras 0 ml (kontrol), 30 ml, 60 ml, 90 ml, 120 ml, dan 150 ml. Ke-enam perlakuan tersebut dilakukan 2 kali pengulangan sehingga didapatkan 12 unit percobaan. Parameter pengamatan meliputi kadar awal bahan, Total Plate Count (TPC), suhu, pH, kadar air, electrical conductivity (EC), karbon, nitrogen, C/N rasio, bahan organik (OM). Data yang diperoleh dianalisis dengan Metode Analisis Statistik Deskriptif. Hasil penelitian pengomposan selama 1 bulan menunjukkan seluruh perlakuan memiliki laju pengomposan yang berbeda-beda. Kompos yang dihasilkan memiliki nilai pH 6,8
7,2, kadar air sebesar 25,97%-33,42%, C-organik 30,13%-34,14%, N-total 1,26%-2,21%, C/N rasio
13,63%-26,37%, dan OM 51,95%-58,86%. Perlakuan penambahan 120 ml MOL air cucian beras pada 30
kg sampah organik rumah tangga adalah perlakuan terbaik karena mencapai suhu lingkungan pada hari ke 25, serta mencapai pH netral pada hari ke-21 dan telah memenuhi syarat kompos padat berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia No.261/KPTS/SR.310/M/4/ 2019.

Referensi

Cavins, T. J., Gibson, J. L., Whipker, B. E., &

Fonteno, W. C. (2000). pH and EC Meters

Tools for Substrate Analysis. Journal of

Counseling Psychology, 7(1), 62–70.

https://doi.org/10.1037/h0048360

Dahlianah, I. (2015). Pemanfaatan sampah organik

sebagai bahan baku pupuk kompos dan

pengaruhnya terhadap tanaman dan tanah.

Jurnal Klorofil, X(1), 10–13.

Dewi, Oktiawan, W., & Zaman, B. (2016). Pengaruh

Penambahan Lindi dan Mol Bonggol Pisang

Terhadap Waktu Pengomposan Sampah

Organik. Jurnal Teknik Lingkungan, 191–199.

Fadel, I., Madrini, I. A. G. B., & Sumiyati. (2021).

Pengaruh Penambahan EM-4 Terhadap

Kualitas Kompos Kotoran Gajah. Jurnal BETA

(Biosistem Dan Teknik Pertanian), 9(1), 130

137.

Fatmawati, F., Madayanti, W. F., & Puspasari, M.

(2016). Identifikasi Bakteri Potensial

Penghasil Enzim Amilase, Selulase, Xilanase

dan Lipase Pada Fase Termofilik Kompos

Manur Sapi. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas

Husada, 16.

Jumar, Saputra, R. A., & Wafiuddin, M. S. (2020).

Teknologi Pengomposan Limbah Kulit Durian

Menggunakan EM4. Jurnal Enviro Scienteae,

16(1), 241–251.

Madrini, I. A. G. B., & Sulastri, N. N. (2019).

Dinamika Suhu Pengomposan Sampah

Organik Rumah Tangga dengan Keranjang Bio

Komposter. Jurnal BETA (Biosistem Dan

Teknik Pertanian), 7, 204–207.

Madrini, Shibusawa, S., Kojima, Y., & Hosaka, S.

(2016). Effect of natural zeolite (Clinoptilolite)

on ammonia emissions of leftover foodrice

hulls composting at the initial stage of the

thermophilic process. Journal of Agricultural

Meteorology, 72(1), 12–19.

https://doi.org/10.2480/agrmet.D-15-00012

Pranata, I. K. A., Madrini, I. A. G. B., & Tika, I. W.

(2022). Efek Penambahan Kotoran Sapi

Terhadap Kualitas Kompos pada

Pengomposan Batang Pisang. Jurnal BETA

(Biosistem Dan Teknik Pertanian), 10(April).

Seni, I. A. Y., Atmaja, I. W. D., & Sutari, N. W. S.

(2013). Analisis Kualitas Larutan MOL

(Mikoorganisme Lokal) Berbasis Daun Gamal

(Gliricidia Sepium). Journal of Tropical

Agroecotechnology, 2(2), 135–144.

Setiyo, Y., Purwadaria, H. K., Yuwono, A. S., &

Subroto, M. A. (2007). Pengembangan Model

Simulasi Proses Pengomposan Sampah

Organik Perkotaan Dalam Bioreaktor. Jurnal

Forum Pascasarjana, 30, 1–12.

Subandriyo, Anggoro, D. D., & Hadiyanto. (2012).

Optimasi Pengomposan Sampah Organik

Rumah Tangga Menggunakan Kombinasi

Aktivator Em4 Dan Mol Terhadap Rasio C/N.

Jurnal Ilmu Lingkungan, 10(2), 70.

https://doi.org/10.14710/jil.10.2.70-75

Sundari, I., Maruf, W. F., & Dewi, E. N. (2014).

Pengaruh Penggunaan Bioaktivator Em4 Dan

Penambahan Tepung Ikan Terhadap

Spesifikasi Pupuk Organik Cair Rumput Laut

Gracilaria Sp. Jurnal Pengolahan Dan

Bioteknologi Hasil Perikanan, 3(3), 88–94.

Utomo, P. B., & Nurdiana, J. (2018). Evaluasi

Pembuatan Kompos Organik dengan

Menggunakan Metode Hot Composting.

Jurnal Teknologi Lingkungan, 2, 28–32.

Wijaya, P. P. A. K. (2019). Perbedaan KualitasKompos Limbah Ampas Kopi dengan

Penambahan Bioaktivator EM4 dan MOL Nasi

Basi. Skripsi. Jurusan Kesehatan Lingkungan.

Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar.

Wulandari, R. N. K., Madrini, I. A. G. B., & Wijaya,

I. M. A. (2019). Efek Penambahan Limbah

Makanan Terhadap C/N Ratio Pada

Pengomposan Limbah Kertas. Jurnal BETA

(Biosistem Dan Teknik Pertanian), 8(1), 103.

https://doi.org/10.24843/jbeta.2020.v08.i01.p

13

Unduhan

Diterbitkan

2023-09-30 — Diperbaharui pada 2026-02-11

Versi

Cara Mengutip

Bayu, K. A. K., Madrini, I. A. G. B., & Wijaya, I. M. A. S. (2026). Laju Pengomposan Sampah Organik Rumah Tangga pada Berbagai Konsentrasi Mol Air Cucian Beras. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11(2), 344–352. https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p12 (Original work published 30 September 2023)

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>