Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2026-02-11. Baca versi terbaru.

Pengaruh Penambahan Bioaktivator EM4 dan Molase dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Restoran Khas Bali

Penulis

  • I Putu Cahya Windu Adi Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem , Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Putu Surya Wirawan Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem , Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ida Ayu Gede Bintang Madrini Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem , Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p13

Kata Kunci:

bioreaktor, EM4, limbah restoran, molase, pupuk organik cair

Abstrak

Pupuk organik cair merupakan jenis pupuk yang terbuat dari hasil pemanfaatan limbah organik. Limbah restoran yang digunakan pada proses pembuatan pupuk organik cair ini antara lain (sayur, sisa nasi, kulit bawang, dan sisa buah). Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pengaruh penambahan bioaktivator EM4 Dan molase pada pembuatan pupuk organik cair dari limbah restoran. Metode yang digunakan untuk analisis kadar air adalah metode gravimetri (AOAC 2016). Hasil penelitian mununjukkan bahwa penggunaan molase dan EM4 tidak menyebabkan pengaruh yang signifikan pada suhu dan ph. Rata–rata suhu yang didapat dari tiga ulangan yaitu 27,8ºC dan nilai pH yang dihasilkan 7,49 diawal fermentasi tidak berpengaruh nyata. Pada analisis kadar NPK, peran penggunaan EM4 dan molase sangat berpengaruh, dimana masing–masing menghasilkan nilai 0,12%, 0,042%, 0,022% yang
merupakan nilai tertinggi pada NPK. Hasil analisis kadar air bahan mendapatkan nilai 47,73%. Hasil
analisis nilai C/N ratio menunjukkan nilai C Organik lebih tinggi dibandingkan dengan nilai N-total. Warna yang dihasilkan dari lindi bahan sangat beragam, dikarenakan variasi bahan baku yang digunakan. Penggunaan bioaktivator EM4 dan molase tidak memiliki pengaruh terhadap suhu dan pH tetapi menghasilkan pengaruh yang signifikan pada kadar NPK.

Referensi

Anita, Harimbi Setyawati, Sanny Anjarsari, Lalu

Topan Sulistiyono, & Josephine Vania

Wisnurusnadia. (2022). Pengaruh Variasi

Konsentrasi Em4 Dan Jenis Limbah Kulit

Buah Pada Pembuatan Pupuk Organik Cair

(Poc). Jurnal ATMOSPHERE, 3(1), 14–20.

https://doi.org/10.36040/atmosphere.v3i1.4708

Arihati, D. B., Nugraheny, D. C., Kusuma, A. P. K.,

Vioreza, N., & Kurniasari, N. (2019).

Pemanfaatan Limbah Sayuran Sebagai Bahan

Baku Pembuatan Pupuk Cair dan Pupuk

Kompos. Jurnal Penamas Adi Buana, 2(2),

15–22.

Cesaria, R. Y., Wirosoedarmo, R., & Suharto, B.

(2014).

Pengaruh

Penggunaan

Starter

Terhadap Kualitas Fermentasi Limbah Cair

Tapioka Sebagai Alternatif Pupuk Cair. Jurnal

Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 1(2), 8

14. https://jsal.ub.ac.id

Delinda, N. A., Emelia, U., Dewi, W., & Retno, D.

J. (2021). Pembuatan dan Pengujian Pupuk

Organik Cair (POC) dari Limbah Pasar dengan

Menggunakan Bioaktivator EM4. Fullerene

Journ.

Of

Chem,

6(2),

89–95.

https://doi.org/10.37033/fjc.v6i2.325

Endah, A. S., Aman Suyadi, G., & Budi, ayuh P.

(2015).

Pengujian

Beberapa

Metode

Pembuatan Bioaktivator Guna Peningkatan

Kualitas Pupuk Organik Cair. Ekp, 13(3),

1576–1580.

Erwin, R., & Putu, W. (2012). Pemanfaatan Lindi

Sampah Sebagai Pupuk Cair. Envirotek :

Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 4(1), 10–18.

Handoko, B., Rochman, B. N., & Kurniawati, A.

(2020). Konsentrasi Larutan Gula dan Efektif

Mikroorganisme Terhadap Kualitas Pupuk

Organik Cair Sampah Pasar. 10(2), 92–101.

Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia.

(2019). Persyaratan Teknis Minimal Pupuk

Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah.

In Keputusan Menteri Pertanian Republik

Indonesia

No

261

(pp.

1–18).

http://psp.pertanian.go.id/index.php/page/publi

kasi/418

Marlinda, M. (2016). Pengaruh Penambahan

Bioaktivator

Em4 Dan Promi Dalam

Pembuatan Pupuk Cair Organik Dari Sampah

Organik Rumah Tangga. Konversi, 4(2), 1.

https://doi.org/10.20527/k.v4i2.263

Meriatna, M., Suryati, S., & Fahri, A. (2019).

Pengaruh Waktu Fermentasi dan Volume Bio

Aktivator EM4 (Effective Microorganisme)

pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC)

dari Limbah Buah-Buahan. Jurnal Teknologi

Kimia

Unimal,

7(1),

13.

https://doi.org/10.29103/jtku.v7i1.1172

Nur, T., Noor, A. R., & Elma, M. (2018).

Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Sampah

Organik Rumah Tangga Dengan Bioaktivator

EM4 (Effective Microorganisms). Konversi,

5(2), 5. https://doi.org/10.20527/k.v5i2.4766

Ratna, D. A. P., Samudro, G., & Sumiyati, S.

(2017). Pengaruh Kadar Air Terhadap Proses

Pengomposan Sampah Organik Dengan

Metode Takakura. Jurnal Teknik Mesin, 6(2),

63. https://doi.org/10.22441/jtm.v6i2.1192

Siboro, E. S., Surya, E., & herlina netti. (2013).

Pembuatan Pupuk Cair Dan Biogas Dari

Campuran Limbah Sayuran. Jurnal Teknik

Kimia

USU,

2(3),

40–43.

https://doi.org/10.32734/jtk.v2i3.1448

Simatupang, U. (2021). Analisa Kelayakan Kadar

N,

P,

K Pupuk Organik Cair Setelah

Didekomposisi

Selama

Agroprimatech,

4(2),

30

Hari.

51–57.

https://doi.org/10.34012/agroprimatech.v4i2.1

696

Solikhah, R. (2021). Studi Pembuatan Pupuk

Organik Cair Dari Sampah Organik Rumah

Tangga.

Journal

of

Environmental

Engineering and Waste Management, 6(2),

129. https://doi.org/10.33021/jenv.v6i2.1517

Subandriyo, S., Anggoro, D. D., & Hadiyanto, H.

(2012).

Optimasi Pengomposan Sampah

Organik

Rumah Tangga Menggunakan

Kombinasi Aktivator Em4 Dan Mol Terhadap

Rasio C/N. Jurnal Ilmu Lingkungan, 10(2), 70.

https://doi.org/10.14710/jil.10.2.70-75

Sundari, E., Elmi, S., & Rinaldo, R. (2012).

Pembuatan pupuk organik cair menggunakan

bioaktivator Bioscb dan EM4. Prosiding SNTK TOPI, 94–97. https://www.academia.edu

Sutiyoso, Y. (2009). Hidroponik. Penebar Swadaya.

Wayan, J. I., N.K., M., & Budiarsa, S. I. W. (2006).

Analisis Karakteristik Sampah dan Limbah

Cair Pasar Badung Dalam Upaya Pemilihan

Sistem Pengelolaannya. 1(2).

Widyabudiningsih, D., Troskialina, L., & Fauziah.

(2021). Pembuatan dan Pengujian Pupuk

Organik Cair dari Limbah Kulit Buah-buahan

dengan Penambahan Bioaktivator EM4 dan

Variasi Waktu Fermentasi. IJCA (Indonesian

Journal of Chemical Analysis), 4(1), 30–39.

https://doi.org/10.20885/ijca.vol4.iss1.art4

Diterbitkan

2023-09-30 — Diperbaharui pada 2026-02-11

Versi

Cara Mengutip

Adi, I. P. C. W., Wirawan, I. P. S., & Madrini, I. A. G. B. (2026). Pengaruh Penambahan Bioaktivator EM4 dan Molase dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Restoran Khas Bali . Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11(2), 353–363. https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p13 (Original work published 30 September 2023)

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 > >>