Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2026-02-10. Baca versi terbaru.

Pengaruh Jenis Adsorben dan Panjang Kolom terhadap Durasi Pemurnian Asap Cair Tempurung Kelapa

Penulis

  • Vebiulina Simanjuntak Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Putu Surya Wirawan Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Gusti Ketut Arya Arthawan Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p31

Kata Kunci:

absorben, asap cair, distilasi, panjang kolom

Abstrak

Peningkatan mutu asap cair dilakukan dengan cara pemurnian (adsorpsi dan distilasi) menggunakan variasi
panjang kolom dan jenis adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh jenis adsorben
(arang aktif, silica gel, dan zeolit) dan panjang kolom (5 cm, kolom 10 cm dan kolom 15 cm) terhadap
durasi yang dibutuhkan untuk memurnikan asap cair. Parameter yang dianalisis terdiri dari aroma, warna
durasi pemurnian, dan kandungan senyawa. Uji kandungan senyawa asap cair dilakukan melaui uji GC
MS. Hasil penelitian menunjukkan kolom dengan panjang 5 cm dan jenis adsorben silica gel adalah yang
tercepat dengan waktu pemurnian 138 menit. Kolom dengan panjang 15 cm dan jenis adsorben arang aktif
adalah yang terlama dengan waktu pemurnian 207 menit. Hasil uji GC-MS menunjukkan adsorben arang
aktif merupakan asap cair terbaik dengan spesifikasi warna kuning keputihan dan jernih, aroma yang tidak
kuat, dan kandungan senyawa fenol sebesar 12.88 % sesuai dengan standar mutu asap cair menurut FAO
2001 yang baik untuk dijadikan sebagai pengawet bahan pangan.

Referensi

Dewi, J., Gani, A., & Nazar, M. (2019). Analisis

Kualitas Asap Cair Tempurung Kelapa dan

Ampas Tebu sebagai Bahan Pengawet Alami

pada Tahu. Jurnal IPA & Pembelajaran IPA,

2(2),

106–112.

https://doi.org/10.24815/jipi.v2i2.12743

Ervie, O., Nora, I., & Harlia. (2016). Pengaruh

Destilasi

Berulang

Dan

Pemurnian

Menggunakan Zeolit Teraktivasi H2SO4

Terhadap Komposisi Asap Cair Tandan Kosong

Kelapa Sawit (TKKS). Jurnal Kimia

Khatulistiwa, Vol 5(4), 62–67.

Farizi, N. Al, & Sa’diyah, K. (2021). Pengaruh Jenis

dan

Rasio Penambahan Adsorben pada

Pemurnian Asap Cair Nurrahmad. Jurnal

Teknologi Separasi, 8(9), 18–27.

Fitriani, I., & Fadli, A. (2016). Kinetika Adsorpsi

pada Penjerapan Ion Timbal (Pb +2 ) Terlarut

dalam Air Menggunakan Partikel Tricalcium

Phosphate. Jom FTEKNIK, 3(1), 1–6.

Gani, M. ulum A., & Widodo. (2011). Percobaan

Penyerapan Limbah Industri Menggunakan

Karbon Aktif dari Batubara Tanjung Tabalong , Kalimantan Selatan. Jurnal Geologi Indonesia,

6(4), 239–248.

Jamilatun, S., Setyawan, M., Salamah, S., Purnama,

D. A. A., & Putri, R. U. M. (2015). Pembuatan

Arang Aktif dari Tempurung Kelapa dengan

Aktivasi Sebelum dan Sesudah Pirolisis.

Seminar Nasional Sains Dan Teknologi, 0258,

1–8.

Katja, D. G., Suryanto, E., & Momuat, L. I. 2012.

Pengaruh

Adsorben

Terhadap

Aktivitas

Antioksidan Dari Asap Cair Kayu Cempaka

(Michelia champaka Linn). Chemistry Progress,

1(1), 54–59.

Karima, R., & Edwar, F. (2016). Pengaruh Jenis dan

Jumlah Adsorben Serta Lama Perendaman

Terhadap Cuka Kayu Untuk Pengawet

Makanan. Jurnal Riset Industri Hasil Hutan, 8,

17–24.

Masiring, G. Y. (2017). Pemanfaatan Karbon Aktif

Granul Berbahan dasar Tempurung Kelapa

Penyerap Limbah Deterjen Sebagai Media

Tanaman Jagung Zea mays L. In Journal of

Chemical Information and Modeling (Vol. 53,

Issue 9).

Megasari, R. (2020). Analisis Kandungan Kimia

Asap Cair dari Tempurung dan Sabut Kelapa

dengan Metode Destilasi. Journal Of Agritech

Science

(JASc),

4(2),

https://doi.org/10.30869/jasc.v4i2.577

61–68.

Nurdin, A., & Nurdiana, J. (2017). Evaluasi

Pembuatan Arang Aktif dari Tempurung

Kelapa. Jurnal Teknologi Lingkungan, 1(09),

27–35.

Salamah, S., & Jamilatun, S. (2017). Pemanfaatan

Asap Cair Food Grade yang Dimurnikan dengan

Arang Aktif sebagai Pengawet Ikan Nila.

Eksergi,

14(2),

https://doi.org/10.31315/e.v14i2.2027

29.

Silir, S., Ningrum, Y., Perbawani, S., Anggraini, A.,

Tribhuwana, U., & Malang, T. (2018).

Pemurnian Asap Cair Terhadap Kinerja Reaktor

Pirolisis Melalui Proses Filtrasi Zeolit Aktif.

Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri,

Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Malang,

1(September), 1–6.

Wirawan, I. P. S. 2018. Pengembangan Dehidrasi

Bioetanol dengan Adsorben Karbon Aktif

Bambu Petung (Dendrocalamus asper).

Disertasi S3. Tidak Dipublikasikan. Fakultas Pasca Sarjana IPB, Bogor.

Yulianti, C. H. (2021). Perbandingan Uji Deteksi

Formalin

pada Makanan Menggunakan

Pereaksi Antilin dan Rapid Tes Kit Formalin

(Labstest). Journal of Pharmacy and Science,

6(1),

53–58.

https://doi.org/10.53342/pharmasci.v6i1.205

Yusrin, A., Susatyo, E., & Mahatmanti, F. (2014).

Perbandingan Kemampuan Silika Gel dari Abu

Sabut Kelapa dan Abu Sekam Padi untuk

Menurunkan Kadar Logam Cd 2+. Jurnal

MIPA,

37(2),

154–162.

http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JM

Unduhan

Diterbitkan

2023-09-30 — Diperbaharui pada 2026-02-10

Versi

Cara Mengutip

Simanjuntak, V., Wirawan, I. P. S., & Arthawan, I. G. K. A. (2026). Pengaruh Jenis Adsorben dan Panjang Kolom terhadap Durasi Pemurnian Asap Cair Tempurung Kelapa . Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 11(2), 245–253. https://doi.org/10.24843/JBETA.2023.v11.i02.p31 (Original work published 30 September 2023)

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>