Distribusi Serapan Sayur Paprika pada Rantai Pasok di Kecamatan Baturiti Hingga Ke Konsumen
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2020.v08.i01.p15Kata Kunci:
Distribution channel, absorption distribution, paprika vegetablesAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan saluran distribusi pemasaran dan menganalisis daya serap paprika dari pe tani di kabupaten Baturiti hingga konsumen terakhir, serta menghitung margin pemasaran yang diperoleh di setiap saluran distribusi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli - Agustus 2018. Penelitian ini menggunakan survei purposive sampling. Terdapat lima j alur distribusi paprika dari petani di Kabupaten Baturiti hingga konsumen terakhir yaitu: jalur 1 (Petani → Pasar Tradisional → konsumen), jalur 2 (Petani → Pengumpul → suplayer → Konsumen), jalur ke 3 (Petani → Pengumpul → Suplayer → Konsumen), jalur ke 4 (Petani → suplayer → Konsumen), dan jalur ke 5 (Petani → suplayer → Kons umen). Distribusi menunjukkan bahwa tingkat pasar paprika dan produksi petani sebesar 2.655 perbulan. Daya serap paprika yang didistribusikan oleh petani kepada pengumpul, suplayer, dan pasar tradisional sebesar 25.6 persen, 38.8 persen, dan 35.6 persen. P aprika yang didistribusikan oleh pengumpul ke suplayer dan pasar tradisional sebesar 19.6 persen dan 6 persen. Supplayer memperoleh 58,4 persen paprika dari petani dan didistribusikan ke hotel atau restoran, supermarket dan pasar tradisional masing - masing sebesar 29.8 persen, 21.5 persen, dan 7.1 persen. Berdasarkan lima jalur yang didapatkan dalam penelitian ini, jalur III adalah jalur distribusi terpanjang, dan jalur III dan V menghasilkan margin pemasaran dan margin keuntungan yang tertinggi. Sedangkan j alur I merupakan jalur distribusi terpendek dan memiliki margin pemasaran dan laba terendah. Hal ini dikarenakan biaya pemasaran yang dikeluarkan kecil dan harga jual pada tingkat konsumen terakhir juga terendah dibandingkan dengan lima jalur lainnyaReferensi
Badan Pusat Statistika Kabupaten Tabanan. 2016. Tabanan dalam Angka 2016. www.tabanankab.bps.go.id. Diakses pada 11 Juli 2018.
Elphawati, T. Budiyanto, dan Zulmanery. 2014. Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Ikan Bandeng Desa Tambak Sari, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang. Jurnal Agribisnis. 8(1):83-110.
Hapsari, T.D. 2014. Distribusi dan Margin Pemasaran Hasil Tangkapan Ikan Tongkol (Euthymnus Affinis) di TPI Ujungbatu Jepara. AQUASAINS (Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan). 2(2):131-138.
Ibrahim, Y.M.H. 1998. Studi Kelayakan Bisnis. Rineka Cipta. Jakarta.
Jansen, R. dan J.S.B. Sumarauw. 2016. Analisis Rantai Pasokan Hasil Tangkapan Ikan di Kota Manado dan Kota Bitung. Jurnal EMBA. 4(5):303-408.
Johanson, D. 2013. Analisis Efisiensi Pola Distribusi Hasil Tangkapan Ikan Nelayan Kecamatan Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau. JSM (Jurnal Sains Manajemen). 1(1):96-109.
Kakati, R.P and Chakraborty, M.B. 2017. Evaluation of Tradisional Marketing Chanels of Agricultural Produce: Paddy and Rice. IUP Journal of Marketing Management. 16(2):54-69.
Kohl dan Uhl. 2002. Marketing of Agricultural Products. Ninth Edition. Prentice Hall, New Jersey (US).
Kotler, P. dan K.L. Kevin. 2007. Manajemen Pemasaran. Edisi Bahasa Indonesia. PT Indeks. Jakarta.
Prihmantoro, H. dan Yovita H.I. 2003. Paprika Hidroponik dan Non Hidroponik. Cetakan ke-5. Penebar Swadaya. Jakarta
Purwati, Ninik Indah. 2016. Analilis Ekonomi Jalur Distribusi Bunga Gemitir (tegetes erecta.L) di Kecamatan Petang Kabupaten Badung. Skripsi tidak dipuplikasikan Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi PertanianUniversitas Udayana, Bukit Jimbaran.
Septiara, I., Maulina, I. dan Buwono, I.D. 2012. Analisis Pemasaran Ikan Mas Koki (Carassius auratus) di Kelompok Pembudidaya Ikan Kalapa Ciung Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 3(3):69-73.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta. Bandung.
Sunyoto, D. 2012. Konsep Dasar Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen. CAPS. Yogyakarta
Tjiptono, F. 2008. Strategi Pemasaran. Edisi Ketiga. CV. Andi Offset. Yogyakarta.
Utama, I M.S., and Lisa, K. 2015. Post-harvest Vegetable Losses in Small-scale Agribusiness Chains of Bali, Indonesia. Researchgate, Vol. 32, No. 2: pp. 6-8. CAPSA Palawija Newsletter.
Winardi. 2004. Manajemen Pemasaran. Edisi Pertama. Cetakan Keempat. BPFE. Yogyakarta.P
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/