Optimasi Sterilisasi Eksplan Daun Kopi Robusta (Coffea canephora) Asal Sidikalang untuk Penanaman In Vitro

Authors

  • Yuni Artha Rapima Simbolon Program studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan Jl. William Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Fauziyah Harahap Program studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan Jl. William Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Sthevy Graf Malau Program studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan Jl. William Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Dear Chio Sembiring Program studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan Jl. William Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Wilda Khairani Program studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan Jl. William Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Udur Astiona Sitanggang Program studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan Jl. William Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Santaro Marito Nadeak Program studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan Jl. William Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843./metamorfosa./2025.v12.i02p5

Abstract

Buah kopi memiliki peran vital sebagai sumber devisa Negara Indonesia karena bernilai ekspor tinggi. Kopi Sidikalang, Sumatera Utara merupakan salah satu kopi spesialti Indonesia. Namun, produksi kopi ini mengalami stagnasi akibat keterbatasan bibit unggul. Kultur jaringan menjadi solusi potensial untuk perbanyakan bibit kopi Robusta secara cepat dan seragam. Keberhasilan teknik ini sangat bergantung pada tahapan sterilisasi eksplan yang tepat guna mencegah kontaminasi tanpa merusak eksplan. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh dan pola sterilisasi paling optimal untuk eksplan daun kopi Robusta asal Sidikalang. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 15 ulangan. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis, dilanjutkan dengan uji Mann Whitney 5%. Hasil penelitian menunjukkan pola sterilisasi berpengaruh nyata terhadap waktu terkontaminasi, persentase kontaminasi, browning, dan persentase eksplan berkalus, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap waktu munculnya kalus. Perlakuan P5 sebagai pola sterilisasi paling optimal, dengan persentase kontaminasi 6,6%, browning 0%, dan kalus 93,3%. P5 meliputi pencucian dengan detergen cair, perendaman agrept, benlate, diikuti sterilisasi dalam LAFC dengan tween 20, bayclin bertingkat 10%, 20% dan 30%, alkohol 70% dan asam askorbat.

Kata kunci: Kopi robusta, kultur jaringan, sterilisasi, kontaminasi, kalus

Downloads

Published

2026-02-10

How to Cite

Simbolon, Y. A. R., Harahap, F., Malau, S. G., Sembiring, D. C., Khairani, W., Sitanggang, U. A., & Nadeak, S. M. (2026). Optimasi Sterilisasi Eksplan Daun Kopi Robusta (Coffea canephora) Asal Sidikalang untuk Penanaman In Vitro . Metamorfosa: Journal of Biological Sciences, 12(2), 148–164. https://doi.org/10.24843./metamorfosa./2025.v12.i02p5

Issue

Section

Research Article