Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Kitinolitik Endofit dari Akar Cabai (Capsicum Annuum L.) serta Potensinya dalam Menghambat Fusarium oxysporum

Authors

  • Ade Yuni Kartika Gultom Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Jalan Willem Iskandar/Pasar V, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara 20221.
  • Idramsa Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Jalan Willem Iskandar/Pasar V, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara 20221.
  • Wahdini Pane Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Jalan Willem Iskandar/Pasar V, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara 20221.
  • Joice Pangaribuan Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Jalan Willem Iskandar/Pasar V, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara 20221.
  • Annisa Sepriani Nasution Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Jalan Willem Iskandar/Pasar V, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara 20221.
  • Josiva Risromanna Panjaitan Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Jalan Willem Iskandar/Pasar V, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara 20221.
  • Santi Grace Panjaitan Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Jalan Willem Iskandar/Pasar V, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara 20221.

DOI:

https://doi.org/10.24843./metamorfosa./2025.v12.i02.p6

Abstract

INTISARI

Cabai merah (Capsicum anuum L.) merupakan tanaman hortikultura yang termasuk dalam famili Solanaceae dan banyak dimanfaatkan sehingga bernilai jual tinggi. Namun produksi masih rendah salah satunya disebabkan keberadaan jamur patogen Fusarium oxyporum. Teknik untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan penggunaan aktivitas enzim kitinase bakteri kitinolitik endofit. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengisolasi dan karakterisasi bakteri kitinolitik endofit dari akar cabai yang berpotensi sebagai agen pengendali hayati. Desain penelitian merupakan deskriptif kualitatif dengan melakukan isolasi bakteri dan karakterisasi secara makrosokpik, dan secara fenotipik dengan pengujian biokimia serta genotipik dengan metode utama yaitu amplifikasi DNA menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR), sekuensing gen 16s rRNA, analisis BLAST berdasarkan NCBI, serta analisis filogenetik menggunakan MEGA XI. Selain itu, melakukan perhitungan indeks kitinolitik bakteri di media koloidal kitin serta persentase zona hambat yang terbentuk pada uji antagonis secara dualculture. Hasil penelitian ini menunjukkan isolat CAL1 yang memiliki nilai indeks kitinolitik tertinggi yaitu 0,24 diikuti dengan isolat CAL2 yang memiliki nilai indeks kitinolitik yaitu 0,20, dan CAL1 memiliki persentase daya hambat tertinggi terhadap jamur yaitu sebesar 35% (skala 2) serta diikuti oleh isolat CAL2 memiliki persentase daya hambat terhadap jamur yaitu sebesar 17% (skala 1). Isolat CAL1 dilanjutkan dengan karakterisasi hingga tahap spesies dan merupakan bakteri Bacillus cereus dengan kemiripan 99.65% dengan bootstrap sebesar 97%.

Kata kunci: Bakteri kitinolitik endofit, Capsicum annuum, Bacillus cereus, Fusarium oxysporum, Gen 16s rRNA

Downloads

Published

2026-02-10

How to Cite

Gultom, A. Y. K., Idramsa, Pane, W., Pangaribuan, J., Nasution, A. S., Panjaitan, J. R., & Panjaitan, S. G. (2026). Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Kitinolitik Endofit dari Akar Cabai (Capsicum Annuum L.) serta Potensinya dalam Menghambat Fusarium oxysporum . Metamorfosa: Journal of Biological Sciences, 12(2), 165–181. https://doi.org/10.24843./metamorfosa./2025.v12.i02.p6

Issue

Section

Research Article