Analisis Molekular Doking Dan Dinamik Senyawa Minyak Atsiri Serai Sebagai Kandidat Penghambat Orexin (Ox1r/ Ox2r) Dalam Terapi Anti-Insomnia
DOI:
https://doi.org/10.24843/metamorfosa.2025.v12.i01.p7Abstract
Insomnia merupakan gangguan mental kedua yang paling umum dan menyebabkan beberapa risiko kesehatan. Serai adalah bumbu tradisional yang populer dan memberikan manfaat kesehatan. Penelitian ini menyelidiki potensi peran senyawa minyak atsiri serai terhadap target terapi insomnia melalui mekanisme reseptor orexin-1 (OX1R) dan orexin-2 (OX2R) dengan analisis molekuler doking dan molekuler dinamik. Sebanyak 28 senyawa minyak atsiri hasil analisis KG-SM minyak atsiri dan protein diambil dari database, kemudian dilakukan docking ulang dan dianalisis interaksinya. Hasil docking menunjukkan bahwa senyawa bioaktif minyak atsiri serai terikat pada sisi aktif yang sama melalui reseptor orexin-1 (OX1R) dan orexin-2 (OX2R) terhadap ligan Lemborexant dan Suvorexant. Simulasi dinamika molekul dilakukan untuk mempelajari interaksi pengikatan inhibitor ligan senyawa dengan skor docking terbaik selin-6-en-4-alpha-ol terhadap OX2R (7XRR) menggunakan OpenMM di Google Colab. Afinitas pengikatan senyawa minyak atsiri serai cenderung relatif selektif terhadap orexin-2 (OX2R). Afinitas pengikatan senyawa minyak atsiri serai cenderung relatif selektif terhadap orexin-2 (OX2R). Selin-6-en-4-alpha-ol merupakan senyawa minyak atsiri serai yang paling baik selektivitasnya terhadap orexin-2 dibandingkan orexin-1. Kesimpulannya selin-6-en-4-alpha-ol dari minyak atsiri serai diprediksi dapat mengatasi insomnia melalui penghambatan pada kedua OX1R/OX2R dalam mekanisme anti-insomnia.
Kata kunci: anti-insomnia, minyak atsiri, serai, selin-6-en-4-alpha-ol, orexin receptor
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Metamorfosa: Journal of Biological Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







