Pengembangan Sabun Kewanitaan Berbasis Nanopartikel Ekstrak Daun Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) dalam Menghambat Pertumbuhan Candida albicans Secara In-Vitro
DOI:
https://doi.org/10.24843/metamorfosa.2026.v13.i01.p2Keywords:
Candida albicans, Daun kayu manis, Nanopartikel, Sabun KewanitaanAbstract
Candida albicans merupakan jamur penyebab kandidiasis vulvovaginal, dengan gejala peradangan, rasa gatal, keputihan berlebih, serta nyeri di vagina. Inovasi sabun kewanitaan berbasis nanopartikel ekstrak daun kayu manis (Cinnamomum burmannii) dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan alami terbaru, karena kandungan senyawa metabolit sekunder dan pembentukan partikel ekstrak dalam ukuran nanometer sebagai antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan sabun kewanitaan berbasis nanopartikel ekstrak daun kayu manis (Cinnamomum burmannii) dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans secara in-vitro. Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang meliputi pembuatan dan skrining fitokimia ekstrak, pembuatan nanopartikel dengan High Speed Homogenizer (HSH) dan ultrasonifikasi, karakterisasi menggunakan Particle Size Analyzer (PSA), uji aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dengan metode Kirby-Bauer, pemeriksaan SEM, serta analisis data. Hasil karakteristik nanopartikel memiliki tekstur sedikit lebih cair, berwarna coklat pekat dan tetap berbau daun kayu manis, dengan distribusi ukuran partikel 233,71 nm. Uji aktivitas antijamur nanopartikel ekstrak dengan konsentrasi 20%, 25%, 30%, 35%, dan 40%, dengan hasil zona hambat 10,8; 11,98; 18,15; 18,31; 18,73 mm. Sabun kewanitaan diformulasikan dengan nanopartikel ekstrak daun kayu manis 30% dan 35% karena mendekati standar Farmakope, dengan hasil zona hambat sabun sebesar 23,76 mm dan 25,08 mm. Evaluasi sabun menunjukkan bahwa sediaan memenuhi standar sesuai SNI. Hasil Scanning Electron Microscope (SEM) menunjukkan kerusakan struktur sel jamur, berupa ruptur dan kebocoran dinding sel. Berdasarkan hasil uji aktivitas antijamur, sabun kewanitaan berbasis nanopartikel ekstrak daun kayu manis mampu menghambat pertumbuhan Candida albicans.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Metamorfosa: Journal of Biological Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







