Pengaruh Penambahan Filtrat Lidah Buaya (Aloe vera) pada Pupuk Organik Cair Berbahan Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L. var. Tosakan
DOI:
https://doi.org/10.24843/metamorfosa.2026.v13.i02.p7Keywords:
pupuk organik cair, daun kelor, lidah buaya, sawi hijau, pertumbuhanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan unsur hara pupuk organik cair (POC) berbahan daun kelor (Moringa oleifera) dan filtrat lidah buaya (Aloe vera), serta menguji pengaruh dan konsentrasi optimalnya terhadap pertumbuhan sawi hijau (Brassica juncea L. var. Tosakan). Penelitian terdiri atas analisis kandungan POC dan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan lima konsentrasi (0–80 mL/L) dan lima ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat basah pada 35 HST, dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Duncan. Hasil menunjukkan POC mengandung N 0,13%, P 0,02%, K 0,12%, C-organik 1,54%, dan C/N 11,85%. POC berpengaruh nyata terhadap semua parameter pertumbuhan. Konsentrasi terbaik adalah 80 mL/L (P4) dengan tinggi 25,62±1,78 cm, jumlah daun 10,6±0,54 helai, dan berat basah 28,4±3,36 g. Peningkatan pertumbuhan dipengaruhi oleh unsur hara, hormon alami, dan kondisi media tanam.Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi daun kelor dan lidah buaya berpotensi sebagai pupuk organik cair yang efektif dan ramah lingkungan untuk mendukung pertumbuhan sawi hijau.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Metamorfosa: Journal of Biological Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










