Histopatologi Testis Mencit (Mus musculus) yang Diberi Akrilamida dan Vitamin C

Authors

  • Mathias Setiawan a:1:{s:5:"en_US";s:15:"Biologi Udayana";}
  • Ngurah Intan Wiratmini Biolgi FMIPA Udayana
  • Ni Gusti Ayu Manik Ermayanti Biologi FMIPA Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/metamorfosa.2026.v13.i01.p7

Abstract

Akrilamida merupakan senyawa karsinogenik yang dapat ditemukan pada makanan yang mengandung karbohidrat yang diproses dengan suhu tinggi. Akrilamida berpotensi meningkatkanrisiko stres oksidatif. Vitamin C adalah antioksidan yang berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas akibat stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi vitamin C sebagai sitoprotektor organ reproduksi mencit (Mus muskulus) jantan yang diinduksi akrilamida. Penelitian eksperimental ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan terdiri dari 2 kelompok kontrol yaitu kontrol negatif (K-) diberikan larutan normal salin (NaCl 0,9%) dan kontrol positif (K+) diberikan akrilamida 12,5 mg/kgBB. Kelompok perlakuan diberikan vitamin C dengan dosis berbeda dan akrilamida 12,5 mg/kgBB. Perlakuan pertama (P1) diberikan vitamin C dosis 0,26 mg/ekor/hari dan perlakuan kedua (P2) dengan dosis 0,52 mg/ekor/hari. Pemberian larutan vitamin C dan akrilamida diberikan secara oral sekali sehari dengan volume 0,3 mL selama 35 hari. Mencit dikorbankan pada hari ke-36 untuk pengamatan kualitas spermatozoa dan preparasi histologis organ testis dengan metode parafin. Parameter yang diamati adalah jumlah sel spermatogenik(jumlah sel spermatogonia, spermatosit dan spermatid) dan kerusakan pada tubulus seminferus testis (degenerasi, vakuolisasi dan terlepasnya sel ke dalam lumen). Data yang diperoleh dianalisis dengan one-way Anova dan diuji lanjut dengan Duncan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian vitamin C pada mencit yang diinduksi akrilamida mampu meningkatkan spermatogenesis secara signifikan (p < 0,05) dan sel sel dapat pulih kembali dalam kondisi normal. Pemberian vitamin C berpotensi sebagai sitoprotektor terhadap sel-sel spermatogenik tubulus seminferus mencit yang diinduksi akrilamida. Dosis optimal vitamin C adalah 0,52 mg/kgBB.

 

Downloads

Published

2026-05-07

How to Cite

Setiawan, M., Intan Wiratmini, N., & Ayu Manik Ermayanti, N. G. (2026). Histopatologi Testis Mencit (Mus musculus) yang Diberi Akrilamida dan Vitamin C. Metamorfosa: Journal of Biological Sciences, 13(1), 79–87. https://doi.org/10.24843/metamorfosa.2026.v13.i01.p7

Issue

Section

Research Article