Modifikasi dan Efisiensi Pengeringan Jagung Pipil Menggunakan Alat Pengering Vertical Dryer dan Pengeringan Secara Konvensional

Modification and Efficiency of Drying Corn Husks using Vertical Dryer and Conventional Drying

Authors

  • Made Febri Hadiputra Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ni Luh Yulianti Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • I Putu Gede Budisanjaya Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i02.p11

Keywords:

Jagung, Pengeringan, Vertical Dryer, Efektivitas, Efisiensi

Abstract

Salah satu tindakan yang dilakukan setelah panen jagung adalah pengeringan, yang dilakukan untuk mempertahankan kualitas jagung dan memperpanjang masa penyimpanan. Karena jagung tidak terpengaruh oleh cuaca, pengering mekanis vertikal adalah cara terbaik untuk mengeringkannya. Untuk memperbaiki kekurangan dari rancangan alat sebelumnya, modifikasi dilakukan. Kekurangan ini termasuk kehilangan energi yang signifikan karena bahan yang digunakan memiliki rongga dan kurang praktis karena tidak ada tempat untuk mengeluarkan jagung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan dan mengubah perangkat pengering vertikal untuk proses pengerigan. Selain itu, untuk mengetahui seberapa efektif dan efisien pengeringan jagung menggunakan pengering mekanis dan pengering konvensional. Metode yang digunakan termasuk perubahan pada rancangan fungsional dan struktural unit kerangka, ruang pengering, ruang pemanas, alat kontrol suhu, dan sistem blower. Pada ruang pengering, material yang digunakan diubah untuk mengurangi kehilangan energi, dan ruang pengeluaran jagung ditambahkan untuk kinerja alat yang lebih efisien. Parameter yang diuji termasuk waktu pengeringan, kadar air awal dan akhir, kualitas jagung pipil setelah pengeringan, dan analisis efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pengering mekanis vertical dryer mampu mengurangi waktu pengeringan dibandingkan dengan metode konvensional, dengan kadar air akhir mencapai 14%+ 1%bb yang memenuhi standar penyimpanan. Selain itu, kualitas jagung pipil yang dikeringkan menggunakan vertical dryer memiliki kualitas yang lebih bagus karena terhindar dari kontaminasi debu dan factor external. Alat pengering mekanis vertical dryer merupakan alternatif yang lebih efektif dan efisien untuk pengeringan jagung pipil dibandingkan dengan metode konvensional, terutama dalam hal waktu dan kualitas hasil pengeringan.

References

Aisah, A., Harini, N., & Damat, D. (2021). Pengaruh Waktu dan Suhu Pengeringan Menggunakan Pengering Kabinet dalam Pembuatan MOCAF (Modified Cassava Flour) dengan Fermentasi Ragi Tape. Food Technology and Halal Science Journal, 4(2), 172–191.

https://doi.org/10.22219/fths.v4i2.16595

Alit, I. B., & Susana, I. G. B. (2020). Pengaruh Kecepatan Udara pada Alat Pengering Jagung dengan Mekanisme Penukar Kalor. Jurnal Rekayasa Mesin, 11(1), 77–84. https://doi.org/10.21776/ub.jrm.2020.011.01.9

Amin, S. Bin, Al Kabir, F., & Khan, F. (2020). Energy- output nexus in Bangladesh: A two-sector model analysis. Energy Strategy Reviews, 32, 100566. https://doi.org/10.1016/j.esr.2020.100566

Ansar, A., Murad, M., Sukmawaty, S., & Wati, S. (2020). Pengaruh Jenis Kemasan Dan Suhu Penyimpanan Terhadap Karakteristik Fisik Jagung Manis Segar (Zea mays L.). Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian Dan Biosistem, 8(2), 147–154. https://doi.org/10.29303/jrpb.v8i2.180

Arsyad, M. (2018). Pengaruh pengeringan terhadap laju penurunan kadar air dan berat jagung (Zea mays L.)

untuk varietas bisi 2 dan NK22. Agropolitan, 5, 44–

52.

Hidayah, N., Nur Istiani, A., & Septiani, A. (2020). Pemanfaatan Jagung (Zea Mays) Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Keripik Jagung Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Panca Tunggal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1, 42–48.

Ibrahim, A., M.P. Cattaneo, T., Amer, A., & Helyes, L. (2023). Drying Technology Evolution and Global Concerns Related to Food Security and Sustainability. In Food Processing and Packaging Technologies - Recent Advances. IntechOpen. https://doi.org/10.5772/intechopen.109196

Manfaati, R., Baskoro, H., & Rifai, M. M. (2019). Pengaruh Waktu dan Suhu terhadap Proses Pengeringan Bawang Merah menggunakan Tray Dryer. FLUIDA, 12(2), 43–49.

https://doi.org/10.35313/fluida.v12i2.1596

Putra, M. A., Asmara, S., Sugianti, C., & Novita, D. D. (2018a). Uji Kinerja Alat Pengering Silinder Vertikal Pada Proses Pengeringan Jagung (Zea mays ssp. mays). Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), 7(2), 88. https://doi.org/10.23960/jtep-l.v7i2.88-96

Putra, M. A., Asmara, S., Sugianti, C., & Novita, D. D. (2018b). Uji Kinerja Alat Pengering Silinder Vertikal Pada Proses Pengeringan Jagung (Zea mays ssp. mays). Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), 7(2), 88. https://doi.org/10.23960/jtep-l.v7i2.88-96

Sagaf, M., Syakhroni, A., & Khoiriyah, N. (2022). Analisa Pengurangan Kadar Air Madu Klanceng Menggunakan Metode Dehumidifikasi. Jurnal DISPROTEK, 13(1), 21–27.

https://doi.org/10.34001/jdpt.v13i1.3074

Saputro, N. A., Setyawati, R., Pauliz, I., & Hastuti, B. (2017). Pengaruh konsentrasi urin kambing

fermentasi dan komposisi media tanaman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pre Nursery. Jurnal Agromast STIPER, 2(1).

https://journal.instiperjogja.ac.id/index.php/JAI/art icle/view/789

Satre-Meloy, A., Diakonova, M., & Grünewald, P. (2020). Daily life and demand: an analysis of intra- day variations in residential electricity consumption with time-use data. Energy Efficiency, 13(3), 433–458. https://doi.org/10.1007/s12053-

019-09791-1

Shafie, Z. M., Hafiza, S., Ramli, M., Azizan, A., Hasbullah, H., Zaimi, M., Abidin, Z., Jamaluddin,

M. A., Sani, A., Mohd, H., Tawakkal, A., Wafiq, A.

F., Rahman, A., Fie Alwi, S. ’, Amir, D., & Shamsulkamal, R. (2023). Pengeringan Jagung Bijian Menggunakan Alat Pengering Mudah Alih (Grain corn drying using mobile dryer). Buletin Teknologi MARDI Bil, 38, 31.

Sholachuddin, M., Al Ayubi, Dzulkiflih, & Rahmawati,

E. (2015). Perancangan dan penerapan aparatus pengukuran debit air dengan menggunakan venturimeter dan water flow sensor. Jurnal Inovasi Fisika Indonesia Volume 04 Nomor 02 Tahun 2015,

4, 21–26. https://ejournal.unesa.ac.id/

Soekarno, S., Nadzirah, R., Indarto, I., Lestari, N. P., Bahariawan, A., & Karimah, N. (2023). Pengendalian Suhu Ruang Pada Mesin Pengering Vertikal Tipe Rak (Vertical Tray Dryer) Dalam Pengeringan Biji Jagung(Zea mays L.). Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian Dan Biosistem, 11(1), 113–124. https://doi.org/10.29303/jrpb.v11i1.454

Syska, K., & Ropiudin, R. (2020). Perpindahan Panas pada Pengering Tipe Drum Berputar pada Kondisi Tanpa Beban. Agroteknika, 3(1), 1–15. https://doi.org/10.32530/agroteknika.v3i1.68

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Hadiputra, M. F., Yulianti, N. L., & Budisanjaya, I. P. G. (2025). Modifikasi dan Efisiensi Pengeringan Jagung Pipil Menggunakan Alat Pengering Vertical Dryer dan Pengeringan Secara Konvensional: Modification and Efficiency of Drying Corn Husks using Vertical Dryer and Conventional Drying. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 13(2), 295–303. https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i02.p11

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>