Pengaruh Pelapisan Gel Lidah Buaya dengan Campuran Asam Askorbat dan Kalium Sorbat terhadap Susut Bobot, pH dan Organoleptik Buah Melon Potong Segar.
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i02.p02Kata Kunci:
buah melon potong segar, asam askorbat,, kalium sorbat, aloe vera, organoleptikAbstrak
Buah melon yang telah mengalami pengolahan minimal memiliki sifat mudah rusak (perishable) dengan masa simpan yang relative singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh pelapisan gel lidah buaya dengan campuran asam askorbat dan kalium sorbat terhadap susut bobot, pH dan organoleptik buah melon potong segar atau proses minimal. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari dua faktor perlakuan yaitu konsentrasi asam askorbat (0%, 1.5% dan 3%) dan kalium sorbat (0%, 0.2% dan 0.4%). Percobaan ini diulang sebanyak tiga kali dengan suhu penyimpanan 5±2◦C. Hasil penelitian menunjukkan asam askorbat dan kalium sorbat berpengaruh nyata terhadap nilai susut bobot, pH dan atribut organoleptik buah melon potong segar. Asam askorbat dan kalium sorbat mampu menghambat kehilangan bobot, mempertahankan nilai organoleptik dan menurunkan nilai pH sehingga aktivitas pertumbuhan jamur dan kapang terhambat pada buah potong tersebut. Gel lidah buaya dengan penambahan asam askorbat 3%
dan kalium sorbat 0,2% merupakan perlakuan yang memberikan nilai atribut organoleptik terbaik selama penyimpanan. Kombinasi ini mampu mempertahankan nilai warna dan tekstur hingga hari ke 14 serta mempertahankan aroma hingga hari ke 10.
Referensi
Alhassan, N., and Abdul-rahaman, A. 2014. Technology And Application Of Edible Coatings For Reduction Of Losses And
Extension Of Shelf Life Of Cantaloupe Melon Fruits. 3(11): 7–12.
Barrett, D. M., Beaulieu, J. C., & Shewfelt, R. 2010. Color, flavor, texture, and nutritional quality of fresh-cut fruits and vegetables: Desirable levels, instrumental and sensory measurement, and the effects of processing. Critical Reviews in Food Science and Nutrition, 50(5),:369–389.
BPS. (019. Produksi Tanaman Buah-buahan. In Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id
Darmajana, D. 2017. Pengaruh Pelapis Dapat Dimakan dari Karagenan terhadap Mutu Melon Potong dalam Penyimpanan Dingin Effects of Carrageenan Edible Coating on Fresh Cut Melon Quality in Cold Storage Doddy Andy
Darmajana*, Nok Afifah, Enny Solihah, Novita Indriyanti. Agritech, 37(3): 280–287.
Kader, A. A. 2013. Postharvest Technology of Horticultural Crops - An Overview from Farm to Fork. Journal of Applied Sciences and
Technology, 1(1): 1–8.
Khairi, A. N., Falah, A. F., & Pamungkas, A. P. 2017. Analisis Mutu Pascapanen Melon (Cucumis melo L.) Kultivar Glamour Sakata Selama
Penyimpanan. CHEMICA: Jurnal Teknik Kimia, 4(2): 47-52.
Marwina, R., Agustina, R., & Putra, B. S. 2016. Perubahan Mutu Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) Dengan Variasi Konsentrasi
Pelapisan Gel Lidah Buaya (Aloe vera L.) Dan Suhu Penyimpanan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 1(1): 985–994.
Misir, J., H. Brishti, F., & M. Hoque, M. 2014. Aloe vera gel as a Novel Edible Coating for Fresh Fruits: A Review. American Journal of Food
Science and Technology, 2(3): 93–97.
Nasution, Z., Ye, J. N. W., & Hamzah, Y. 2015. Characteristics of fresh-cut guava coated with aloe vera gel as affected by different additives. Kasetsart Journal - Natural Science, 49(1): 111-121.
Nurhayati, Hanum, T., Rangga, A., & Husniati. 2014. Optimasi Pelapisan Kitosan Untuk Meningkatkan Masa Simpan Produk Buah
Buahan Segar Potong. Jurnal Teknologi Industri Dan Hasil Pertanian, 19(2):161–178.
Olivas, G. I., Rodriguez, J. J., & Barbosa-Cánovas, G. V. 2003. Edible coatings composed of methylcellulose, stearic acid, and additives to
preserve quality of pear wedges. Journal of Food Processing and Preservation, 27(4): 299-320..
Oms-oliu, G., Soliva-fortuny, R., Martı, O., & Rojasgrau, M. A. 2009. Review The use of packaging techniques to maintain freshness in fresh-cut fruits and vegetables : a review. 875–889.
Raghav, P. K., Agarwal, N., Saini, M., Vidhyapeeth, J., & Vidhyapeeth, J. 2016. Edible Coating of Fruits and Vegetables : I Nternational Journal of Scientific and Modern Education, January. 1(1): 188-214
Salem, T. N., & Kassem, A. M. (2018). Nonlinear finite element analysis of foundations on preloaded soft ground. ISRM International Symposium 2000, IS 2000, 30(1), 35–38.
Suriati, L., Mangku, I. G. P., & Rudianta, I. N. (2018). The characteristics of Aloe vera gel as an edible coating. IOP Conference Series:
Earth and Environmental Science, 207(1):1-6.
Suriati, L., Utama, I. M. S., & Suardani, A. 2020b. Edible Coating Base on Aloe Gel with Additives on (Sustainable Strawberry Environment
Science), 04(01): 18–25. Fruit. SEAS Agricultural
Suriati, ., Utama, I. M. S., Harjosuwono, B. A., & Gunam, I. B. W. 2020c. Incorporating additives for stability of Aloe gel potentially as
an edible coating. AIMS Agriculture and Food, 5(3): 327–336.
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2026-02-11 (4)
- 2026-02-10 (3)
- 2026-02-10 (2)
- 2026-02-03 (1)
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/