Pengaruh Ketebalan Plastik Polietilen Densitas Rendah sebagai Bahan Pengemas terhadap Mutu Peterseli (Petroselinum crispum L.) selama Penyimpanan Suhu Dingin
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2022.v10.i01.p22Kata Kunci:
peterseli, ketebalan plastik LDPE, penyimpanan dingin, penururan mutu produkAbstrak
Risetini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketebalan plastik polietilena berdensitas rendah sebagai material pengemas terhadap kualitasPeterseli (Petroselinum crispum L.) selama penyimpanan dingin. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode RancanganAcak Lengkap (RAL) menggunakansatu faktor perlakuan yaitu perlakuan ukuran ketebalan plastik polietilena berdensitas rendah(LDPE) dengan ukuran0.02mm; 0.03mm; 0.04mm; 0.05mm; dan ketebalan 0.06mm. Penelitian ini diulangisebanyak 3 kaliulangansehingga didapatkan 18-unithasil percobaan. Adapun parameter yang diamati meliputi; susut bobot, karakteristik, uji warna, tingkat kerusakan dan laju respirasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketebalan plastik densitas rendah (LDPE) berpengaruh sangat nyata terhadap susut bobot, karakteristik tingkat kerusakan dan laju respirasi dari peterseli. Perlakuan terbaik didapatkan dari penggunaan plastik LDEP dengan ketebalan 0.05mm dengan susut bobot 13.93%, warna 18.96, laju respirasi 43.81 mgCO2/kg/jam, nilai uji skoring karakteristik 3.73 dan tingkat kerusakan 3.87. Plastik LDPEdengan ketebalan 0,05mm dapat mempertahankan mutu peterseli lebih baik dibandingkan dengan ketebalan lainnya selama karakteristik 12 hari pada suhu dingin.
Referensi
Agustiningrum, D. A., Susilo, B., dan Yulianingsih, R. (2014). Studi pengaruh konsentrasi oksigen pada penyimpanan atmosfer termodifikasi buah sawo (Achras zapota L.). Jurnal Bioproses Komoditas Tropis.
Astuti, B. C., dan Syamhudi. (2014). Pengaruh variasi garam terhadap komposisi kimia dan aktivitas antioksidan kubis putih (Brassica oleracea) fermentasi. Journal of Chemical Information and Modeling.
Budiyanto, M. P. (2012). Pengaruh jenis kemasan dan kondisi penyimpanan terhadap mutu dan umur simpan produk keju lunak rendah lemak (hlm. 1–75).
Darmajana, D. A., Afifah, N., Solihah, E., dan Indriyanti, N. (2018). Pengaruh pelapis dapat dimakan dari karagenan terhadap mutu melon potong dalam penyimpanan dingin. Agritech. https://doi.org/10.22146/agritech.10377
Widianty, E., Gozali, T., dan Nurminabari, I. S. (2015). Pengaruh jenis kemasan dan jumlah perforasi kemasan terhadap karakteristik jamur champignon (Agaricus bisporus) yang disimpan pada suhu rendah. Teknologi Pangan.
Hadi, I. H., Pudja, I. A. P., dan Arda, G. (2019). Pengaruh ketebalan plastik polietilen densitas rendah sebagai bahan pengemas terhadap mutu daun seledri (Apium graveolens L.) selama penyimpanan dingin. https://doi.org/10.24843/Jbeta.2020.V08.I02.P07
Hatton, T. T., dan Pantastico, E. B. (1968). Persyaratan masing-masing komoditi. Dalam Fisiologi pasca panen, penanganan dan pemanfaatan buah-buahan dan sayuran tropika dan sub-tropika (Terj. Kamariyani).
Ikhsan, A. M., Tamrin, dan Kadir, M. Z. (2014). Pengaruh media simpan pasir dan biji plastik dengan pemberian air pendingin terhadap perubahan mutu buah pisang kepok (Musa normalis L.). Jurnal Teknik Pertanian Lampung.
Johansyah. (2014). Pengaruh plastik pengemas LDPE, HDPE, dan PP terhadap penundaan kematangan buah tomat (Lycopersicon esculentum Mill.). Buletin Anatomi dan Fisiologi. https://doi.org/10.14710/baf.v22i1.7808
Kusumaningrum, R., Supriadi, A., dan Hanggita, S. (2013). Karakteristik dan mutu teh bunga lotus (Nelumbo nucifera). Jurnal Teknologi Hasil Perikanan, 2(1), 9–21.
Martini, N. K. S., Utama, I. M. S., dan Pudja, I. A. P. (2017). Pengaruh perlakuan uap etanol terhadap mutu dan masa simpan bunga kol (Brassica oleracea var. botrytis) pada suhu ruang. Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), 5.
McGee, H. (2007). On food and cooking. Scribner.
Muchtadi, D. (1989). Petunjuk laboratorium evaluasi nilai gizi pangan. PAU Pangan dan Gizi IPB.
Rahmawati dan Maulida. (2010). Pengemasan pada buah sebagai upaya memperpanjang umur simpan dan kajian sifat fisiknya selama penyimpanan. Teknologi Pertanian, 6(2), 45–49.
Rohaeti, E., R., S., dan Hasbullah, R. (2014). Perlakuan uap panas (vapor heat treatment) untuk disinfestasi lalat buah dan mempertahankan mutu buah belimbing (Averrhoa carambola L.). Jurnal Keteknikan Pertanian.
Saragih, H., Dharma, I., dan Astawa, I. (2016). Pengaruh ketebalan plastik polyethylene densitas rendah terhadap umur simpan bawang daun (Allium fistulosum L.). E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika.
Sugiarto, H. P., dan I. S. (2008). Departemen Teknologi Industri Pertanian dan Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian IPB. 15(1), 79–84.
Topuz, A., Torun, M., Tontul, I., Nadeem, A., Haznedar, F., dan Özdemir. (2014). Physicochemical properties of Turkish green tea powder: Effects of shooting period, shading, and clone. Journal of Agriculture and Forestry, 38, 233–241.
Warisno dan Dahana, K. (2007). Budidaya rambutan. CV Aneka Ilmu.
Wills, R., McGlasson, B., Graham, D., dan Joyce, D. (1991). Postharvest: An introduction to the physiology and handling of fruit and vegetables. Choice Reviews Online. https://doi.org/10.5860/choice.28-2733
Winarno, F. G. (1984). Kimia pangan dan gizi. PT Gramedia.
Yanti, H., Elfawati, dan Hidayati. (2008). Kualitas daging sapi dengan kemasan plastik PE dan PP. Jurnal Peternakan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/