Karakteristik Larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) Berbasis Kotoran Kelelawar
Charateristics of Bat Dung-Based Local Microorganism (MOL) Solution
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2025.v13.i02.p12Kata Kunci:
Mikroorganisme Lokal (MOL), Kotoran Kelelawar, Lama FermentasiAbstrak
Kotoran kelelawar kaya akan mikroba, termasuk bakteri pelarut fosfat yang mendukung ketersediaan fosfat bagi tanaman. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi pengaruh konsentrasi dan lama fermentasi terhadap pembuatan larutan MOL dari kotoran kelelawar. Dalam penelitian ini, dilakukan perlakuan dengan dua faktor utama: konsentrasi kotoran kelelawar dan lama fermentasi. Kotoran kelelawar dilarutkan dalam air kelapa dan ditambahkan gula aren, dengan variasi konsentrasi 150 g, 300 g, 450 g, dan 600 gram. Fermentasi dilakukan selama 1 minggu, 3 - 5 minggu. Tiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, hingga total terdapat 36 unit percobaan. Parameter pengamatan meliputi Total Plate Count (TPC) dan Bakteri Asam Lactat (BAL). Data diperoleh dianalisis mengunakan analisis ragam Analysis of Varriance (Anova) dengan analisis uji F sesuai perlakuan pengolahan data dengan Software IBM SPSS Statistic versi 25. Hasil uji menyatakan bahwasanya kombinasi perlakuan terbaik untuk pembuatan MOL dari kotoran kelelawar adalah pada perlakuan konsentrasi 300 gram kotoran kelelawar dan lama fermentasi 5 minggu dengan jumlah koloni bakteri terbanyak sebesar 7.28 x 1010cfu/ml dan jumlah Bakteri asam laktat (BAL) sebesar 3.67 x 108 Penelitian ini memberikan informasi penting dalam mengoptimalkan pembuatan MOL dari kotoran kelelawar untuk meningkatkan kesehatan tanah dan pertumbuhan tanaman.
Referensi
Hidayat, N. 2006. Mikrobiologi industri. Andi offset, Yogyakarta.
Jeksen, J., & Mutiara, C. (2018). Pengaruh Sumber Bahan Organik yang Berbeda terhadap Kualitas Pembuatan Mikroorganisme Lokal (Mol). Agrica, 11(1), 60–72. https://doi.org/10.37478/agr.v11i1.23
Laureys, D., Maarten A., Peter V., and Luc De Vuyst. 2018. Oxygen and diverse nutrient influence the water kefir fermentations proccess. Food Microbiology. 73 : 351-361.
Mutmainnah Heni. 2013. Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Probiotik Dari Saluran pencernaan Ayam Kampung Gallus domesticus.Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas SHasanuddin.
Mutmainnah, Hairuddin, R., dan Manulang, M. K. (2022). Respon Pertumbuhan dan Keberhasilan Sambung Pucuk Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) Klon M45 terhadap Perendaman dan Penyemprotan POCL Biota. Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan. 10(1), 169–180. 10.30605/perbal.v10i1.1667
Nur, T., Noor, A. R., Elma, M. 2016, Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Sampah Organik Rumah Tangga dengan Penambahan Bioaktivator EM4 (Effective Microorganisms). Konversi, 5(2):5-12.DOI:10.20527/k.v5i2.4766
Nurhayati, Sopiana, Kurniawan, T., Susanto, A., dan Panduwinata, S. (2024). Kualitas Kandungan Unsur Hara Kompos Kotoran Kelelawar dengan Penambahan Sampah Organik. Journal of Agro Plantaion. 03(01), 246–252.
Safitri, W. Amrizal, S. N., dan Apriandi, A. (2023). Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) dari Jeroan Ikan. Jurnal MARINADE, 16(2), 1–7.
Seni, I. A. Y., Atmaja, I. W. D., & Sutari, N. W. S. (2013). E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika Analisis Kualitas Larutan Mol (Mikoorganisme Lokal) Berbasis Daun Gamal (Gliricidia Sepium). Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 2(2), 135–144. http://ojs.unud.ac.id/index.php/JAT
Siagian, L. S., Manalu, K., dan Nasution, R. A. (2024). Isolasi dan Idntifikasi Bakteri Asam Laktat dari Hasil Fermntasi Limbah Organik Kulit Buah (Eco-Enzyme). Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains 7(1), 322–334. https://doi.org/10.31539/bioedusains.v7i1.9967
Sunaryo, S. & Rahmatiyah, R. (2024). Pemanfaatan Limbah Cair Tahu Hasil Fermentasi Menggunakan EM4 , Air Kelapa & Gula Sebagai Pupuk Organik Cair. Jurnal Ilmu Pertanian dan Teknologi dalam Ilmu Tanaman, 1(2), 35–49.
Taniwan, S., Suryanto, D., dan Wahyuni, I. (2016). Isolasi Dan Karakterisasi Parsial Bakteri Pelarut Fosfat Dari Guano Gua Kampret dan Uji Kemampuannya dalam Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman. Jurnal Biosains, 2(2) https://doi.org/10.24114/jbio.v2i2.4219
Wang, Y., Wu, J., Lv, M., Shao, Z., Hungwe,M., Wang, J., Bai, X., Xie, J. Wang, Y., & Geng, W. 2021. Metabolism Characteristics of Lactic Acid Bacteria and the Expanding Application in Food Industry. Frontiers in Bioengineering and Biotechnology, 9. https://doi.org/10.3389/fbioe.2021.612285
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Irwansyah Irwansyah, Ida Ayu Gede Bintang Madrini, I Nyoman Sucipta, Hertiyana Nur Annisa, Mentari Kinasih

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/