PENGARUH SUHU TERHADAP KARAKTERISTIK PENGERINGAN REBUNG BAMBU TABAH (Giganthochloa nigrociliata Kurz)
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2016.v04.i01.p04Kata Kunci:
Drying bamboo shoots, drying, drying rate, temperature of dryingAbstrak
Bamboo tabah shoots is a product with high level of water which is 91%
and easily damaged after harvested, so the advanced handling was need to keep
the quality and storage period. One method is by drying. The purpose of this
research is to study the effects of temperature the drying characteristics of bamboo
tabah shoots. According from this research, bamboo tabah shoots was dry by oven
and used 5 points of temperatures as the way of treatment. This research was
using data from weighing the mass of material within drying process to obtain
decreasing of moisture content and drying rate in bamboo tabah shoots. The
temperature of drying that used in this research were 50˚C, 55˚C, 60˚C, 65˚C, and
70˚C. From this research known that the drying temperatures have the effects to
the result of the drying characteristics, but have no effect to the physical
characteristics of drying bamboo tabah shoots. The lowest drying rate that found
from the objects that was dried using 50˚C is 31,82%db/hour which was dried for
32 hour with the final water level 9,38%wb and the highest dried rate found from
the object that was dried using 70˚C is 72,04%db/hour which was dried for 18 hour
with the final water level 9,74%wb. The drying rate increased by the increase of
temperature.
Referensi
Astawan, M. 2008. Sehat Dengan Hidangan Hewani. Jakarta: Penebar Swadaya
Brooker, dan Donald B. 1974. Drying Cereal Grains. The AVI publishing Company, Inc. Wesport.
Hall, C. W. 1957. Drying and Storage of Agriculture Crops. The AVI Publishing Company, Inc. Westport, Connecticut.
Kencana, Pande Ketut Diah. 2009. “Fisiologi dan Teknologi Pascapanen Rebung Bambu Tabah (Gigantochloa Nigrociliata Kurz) Fresh Cut”. Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang.
Kleinhenz, V. and D. J. Midmore. 2002. Improved Management Practices for Culinary Bamboo Shoots, RIRDC (Rural Industries Researc and Development Corporation). Sydney
Pamungkas. 2009. Sejuta Manfaat (http://id.shvoong.com, diakses 20 Maret 2012). Rebung. (Online)
Sumarno, Alim. 2015. Pengaruh Subtitusi Tepung Rebung dan Penambahan Tahu Terhadap Mutu Organoleptik Nugget Mureta. Skripsi S1. Program Studi Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negri Surabaya. Surabaya
Susanto, T. dan B. Suneto, 1994. Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian. Bina Ilmu, Surabaya.
Taufiq M, 2010. Pengaruh Temperatur Terhadap LajuPengeringan Jagung Pada PengeringKonvensional Dan Fluidized Bed. Skripsi. Fakultas teknik universitas sebelas maret surakarta.
Widjaja, E.A. 1991. Arevision of Malesian Gigantochloa (Poacea Bambosoidae). Reinwardtia, Vol 10, Part 3, 1987 : 291 – 380 Susanto, T. dan B.
Suneto, 1994. Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian. Bina Ilmu, Surabaya.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/