ANALISIS NERACA AIR IRIGASI UNTUK TANAMAN PADI PADA SUBAK JAKA SEBAGAI SUBAK NATAK TIYIS
DOI:
https://doi.org/10.24843/j.beta.2015.v03.i02.p03Kata Kunci:
water availability, water requirements, irrigation, water balance, Subak Natak TiyisAbstrak
Water source of Subak Natak Tiyis irrigation system comes from the upstream of subak drainage water. Those condition was causing uncertainly irrigation water balance in Subak Natak Tiyis, thus it requires further research to
determine appropriate irrigation water balance according to the availabilitiy and requirement of irrigation water in Subak Natak Tiyis. The purposes of this research were to analyze the availabilities and requirement of irrigation water of Subak Jaka as Subak Natak Tiyis and determine the water balance irrigation in the Subak Jaka as Subak Natak Tiyis. The analysis of discharge availabilities was carried out by
measuring discharge at inlet Subak Jaka. Irrigation water requirement was analyzed using CROPWAT 8.0 software. irrigation water balance was obtained by comparing the discharge of irrigation water was availabilitis and irrigation water requirement so get irrigation water deficit on Subak Jaka. The analysis of discharge availabilities showed high discharge occur at rainy season that was 115.72 liter/second within a year. The smallest discharge occurs in dry season that was 19.01 liter/second within a year. Irrigation water requirement in MT I and MT II average required discharge
ranged from 11.0 to 98.5 liter/second for 15 days. The result of irrigation water balance the Subak Jaka occurrence irrigation water deficit three period that was 35.2 liter/second on period June I that highest for 15 days, 16.8 liter/second on period June II and 30.7 liter/second on January I that highest for 15 days.
Referensi
Anonim, 1986. Standar Perencanaan Irigasi, Kriteria Perencanaan (KP-01, KP-07). Direktorat Jenderal Pengairan, Departemen Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Chow, VT., Maidment, DR., and Mays, LW. 1988. Applied Hydrology. McGrawHills. New York.
Joetata, 1997. Irigasi dan Bangunan Air. Penerbit Gunadarma. Jakarta.
Sari, 2004. Optimasi Pola Tanam Berdasarkan Ketersediaan Debit Air Irigasi di Daerah Irigasi Situbala Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Skripsi). Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB. Bogor.
Subagyono, 2004. Pengelolaan air pada tanah sawah. Dalam. Agus, et al. (Eds). Tanah Sawah dan Teknologi Pengelolaannya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. Badan Litbang Pertanian. Bogor. Hal. 191-224.
Sudjarwadi, 1990. Teori dan Praktek Irigasi, Pusat Antar Universitas Ilmu Teknik, UGM. Yogyakarta.
Suparyono, 1997. Mengatasi Permasalahan Budidaya Padi. Penebar Swadaya. Jakarta.
Triatmodjo, 2000. Studi Keseimbangan Air di SWS Pemali Comal. Jurnal Forum Teknik. Jilid 24 No. 2, Juli 2000.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/