Pengaruh Penambahan Konsentrasi Air Garam Laut dan Lama Perendaman Terhadap Mutu bunga Kol (brassica oleracea var. Botrytis l.) Selama Penyimpanan Suhu Dingin
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i01.p08Kata Kunci:
konsentrasi garam laut, bunga kol, mutu bunga kol, lama prendamanAbstrak
Bunga kol (Brassica oleracea var. Botrytis L.) merupakan salah satu hasil pertanian yang mudah rusak, guna menangani permasalahan tersebut, perlu dilakukan pengawetan untuk mempertahankan mutu bunga kol. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk pengawetan tersebut adalah perendaman dengan garam laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kosentrasi air garam dan lama perendaman terhadap mutu bunga kol selama penyimpanan dingin dan untuk mengetahui kosentrasi garam terbaik terhadap mutu dan lama perendaman yang terbaik pada bunga kol. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor, yaitu perlakuan kosentrasi garam laut dan lama perendaman, pengukuran berlangsung selama 10 hari dengan 2 kali ulangan. Perlakuan kosentrasi garam laut sebanyak 3%, 6%, 9% dan lama perendaman 10, 20 dan 30 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa perendaman menggunakan garam laut 10g dengan konsentrasi 6% dan waktu perendaman selama 20 menit menunjukan hasil terbaik setelah dilakukan pengamatan selama 10 hari.
Referensi
AOAC. 1995. Official Methods of Analysis of the Association of Official Analytical Chemists. Washington.
Asgar, A. (2017). Pengaruh Suhu Penyimpanan dan Jumlah Perforasi Kemasan Terhadap Karakteristik Fisik dan Kimia Brokoli ( Brassica oleracea var . Royal G ) Fresh-Cut [ The Effect of Storage Temperatures and Perforations on Physical and Chemical Characteristics of Fresh-Cut. J. Hort., 27(2000), 127–136.
Astuti, B. C., & Syamhudi. (2014). Pengaruh Variasi Garam Terhadap Komposisi Kimia dan Aktivitas Antioksidan Kubis Putih (Brassicaceae Oleracea) Fermentasi. Journal of Chemical Information and Modeling, 0029088401(November).
Edowai, D. N., Kairupan, S., & Rawung, H. (2017). Mutu Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L) Pada Tingkat Kematangan Dan Suhu Yang Berbeda Selama Penyimpanan. Agrointek, 10(1), 12.
Hasibuan, M. N., Indarti, E., & Erfiza, N. M. (2020). Analisis Organoleptik (Aroma dan Warna) dan Nilai TBA dalam Pendugaan Umur Simpan Bumbu Mi Aceh dengan Metode Accelarated Shelf-Life Testing (ASLT) Menggunakan Persamaan Arrhenius. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia, 11(2), 69–74.
Hayati, R., Fadhil, R., & Agustina, R. (2017). Analisis Kualitas Sauerkraut (Asinan Jerman) dari Kol (Brassica oleracea) selama Fermentasi dengan Variasi Konsentrasi Garam. Rona Teknik Pertanian, 10(2), 23–34.
Herman, W. J. (2015). Pengaruh Garam Dapur (NaCl) Terhadap Kembang Susut Tanah. Jurnal momentum, 17(1), 13–20.
Kusumiyati, Onggo, T. M., & Habibah, F. A. (2017). Pengaruh Konsentrasi Larutan Garam NaCl Terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Bibit Lima Kultivar Asparagus (The Effect of NaCl Salt Solution Concentrations on Growth and Seedling Quality of Five Asparagus Cultivars). Jurnal Holtikultura, 27(Elmer 2014), 79–86. Retrieved from doi: http://dx.doi.org/10.21082/jhort.v27n1.2017.p79-86
Lestari, C., & Suhaidi, Ismed, R. (2017). Pengaruh konsentrasi larutan garam dan suhu fermentasi terhadap mutu kimchi lobak. Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian, 5(1), 34–41.
Luthfiana, H. A., Haryono, G., & Historiawati. (2019). Hasil Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea var. botrytis L.) Pada Jarak Tanam dan Mulsa Organik. VIGOR: Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika, 4(1), 18–23.
Martini, N. K. S., Utama, I. M. S., & Pudja, I. A. P. (2017). Pengaruh Perlakuan Uap Etanol terhadap Mutu dan Masa Simpan Bunga Kol ( Brassica oleracea var. botrytis ) pada Suhu Ruang The Effect of Etanol Vapor on Quality and Shelf Life of Cauliflower ( Brassica oleracea var. botrytis ) in a Room Temperature. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 5(September).
Murtiwulandari, M., Tri, D., Archery, M., Kinasih, R., Hintanara, L., Tanggara, S., Hendikus, Y., et al. (2020). Pengaruh suhu penyimpanan terhadap kualitas hasil panen kom oditas Brassicaceae. Jurnal Teknologi Pangan, 11(36), 135–143.
Pitaloka, D. (2020). Hortikultura: Potensi, Pengembangan Dan Tantangan. Jurnal Teknologi Terapan, 1(1), 1–4.
Purnomo, E., Suedy, S. W. A., & Haryanti, S. (2017). Pengaruh Cara dan Waktu Penyimpanan terhadap Susut Bobot, Kadar Glukosa dan Kadar Karotenoid Umbi Kentang Konsumsi (Solanum tuberosum L. Var Granola). Buletin Anatomi dan Fisiologi, 2(2), 107.
Rovi’ati, A., Muliawati, E. S., & Harjoko, D. (2019). Respon Kembang Kol Dataran Rendah Terhadap Kepekatan Nutrisi pada Floating Hydroponic System Termodifikasi. Jurnal Agrosains, 21(1), 15.
Samad, M. Y. (2006). Pengaruh Penanganan Pasca Panen Terhadap Mutu Komoditas Hortikultura. Sains Dan Teknologi Indonesia, 8(1), 31–36.
Saputri, C. W. E., Pudja, I. A. R. P., & Kencana, P. K. D. (2019). Pengaruh Perlakuan Waktu dan Suhu Penyimpanan Dingin terhadap Mutu Kubis Bunga (Brassica Oleracea Var. Botrytis L.). Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 8(1), 138
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/