Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2026-02-10. Baca versi terbaru.

Penilaian Aspek Palemahan Sebagai Salah Satu Aspek Evaluasi Kinerja Sistem Irigasi Subak

Penulis

  • Anastasia Febriana Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali
  • Sumiyati Sumiyati Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali
  • I Wayan Widia Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i02.p05

Kata Kunci:

Aspek Palemahan, Kondisi Eksisting, Skor Evaluasi, Subak

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi eksisting dari aspek palemahan. Lokasi penelitian di Subak Meliling, Subak Sungsang dan Subak Gadungan di Kabupaten Tabanan; Subak Bugbug, Subak Tohpati dan Subak Selat berada di Kabupaten Karangasem; Subak Yeh Santang, Subak Yeh Anakan dan Subak Air Sumbul di Kabupaten Jembrana. Komponen Tri Hita Karana dinilai dari nilai evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kuesioner terhadap 9 kepala subak (pekaseh), observasi dan dokumentasi ke lokasi subak yang akan diteliti hasil evaluasi menunjukkan bahwa ketercapaian skor Subak Meliling 4.2 berada pada kategori baik; di Subak Gadungan memperoleh skor 4.5 termasuk kategori baik; dan di Subak Sungsang skor 3.9
termasuk kategori baik; di Subak Tohpati skornya 3.8 dengan kategori baik; pada Subak Bugbug skor 3.7 termasuk dalam kategori baik; dan di Subak Selat skor 4.2 dengan kategori baik; sedangkan di Subak Air Santang mendapatkan skor 3.4 dengan kategori cukup baik; di Subak Yeh Anakan skor 4.1 kategori baik; dan di Subak Air Sumbul skor 4,2 dangan kategori baik.

Referensi

Andika, I. P. T., Sudarta, W., & Djelantik, A. A. . W.

S. (2017). Pengetahuan dan Penerapan Tri Hita

Karana dalam Subak untuk Menunjang

Pertanian Tanaman Pangan Berkelanjutan

(Kasus Subak Mungkagan, Desa Sembung,

Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung).

Jurnal Agribisnis dan Agrowisata (Journal of

Agribusiness and Agritourism), 6(2), 211–220.

Budiasa, I. W. (2010). Peran ganda Subak untuk

pertanian berkelanjutan di Provinsi Bali. Jurnal

AGRISEP, 9(2), 153–165.

Dewi, K. P., Oka, S., & Raka, S. (2017). Peran Aspek

Kelembagaan

Subak

dalam

Konteks

Pengendalian Alih Fungsi Lahan. Jurnal

Agribisnis dan Agrowisata, 6(1), 59–66.

Dewi, R. K., & Parining, I. N. (2019). Subak Sadap

Tiris dan Subak Bukan Sadap Tiris di Daerah

Irigasi Kedewatan, Bali. Jurnal Manajemen

Agribisnis, 7(2), 99–103.

Eryani, G. A. P. (2020). Pengelolaan Air Subak

Untuk Konservasi Air. Denpasar: Jayapangus

Press.

Isnian, S. N., Nalefo, L., Mutmainnah, M.,

Rosmawaty, R., & Mardin, M. (2018). Fungsi

Kelembagaan Subak Pada Perkebunan Lada di

Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan

(Studi Kasus pada Kelembagaan Subak Satu

pada Tanaman Lada Hasil Konversi dari Padi

Sawah di Kecamatan Mowila Kabupaten

Konawe Selatan). Buletin Penelitian Sosek,

20(2), 72–81.

Laksmi, A. C., Suamba, K., & Ambarawati, A. A.

(2012). Analisis Efisiensi Usahatani Padi

Sawah. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 1(1),

34–44.

Lestari, P. F. K., Windia, W., & Astiti, N. W. S.

(2015). Penerapan Tri Hita Karana untuk

Keberlanjutan Sistem Subak yang Menjadi

Warisan Budaya Dunia: Kasus Subak Wangaya

Betan,

Kecamatan

Penebel,

Kabupaten

Tabanan. Jurnal Manajemen Agribisnis, 3(1),

22–33.

Mertaningrum, N. L. P. E., Windia, W.-, & Dewi, R.

K.

(2019).

Pengembangan

Agrowisata

Berlandaskan Konsep Tri Hita Karana Di Subak

Uma Lambing, Kecamatan Abiansemal,

Kabupaten

Badung.

Agribisnis, 7(1), 57–62.

Jurnal

Manajemen

Niswatin, N., & Mahdalena, M. (2016). Nilai

Kearifan Lokal “Subak” Sebagai Modal Sosial

Transmigran Etnis Bali. Jurnal Akuntansi

Multiparadigma, 7(6), 171–188.

Nugraha, K. D. A., Sumiyati, & Budisanjaya, P. G.

(2019).

Rancang

Bangun

Program

Menggunakan Metode Fuzzy untuk Penilaian

Aspek Palemahan pada Sistem Subak (Studi

Kasus pada Sistem Subak di Kawasan Warisan

Budaya Dunia Catur Angga Batukau). Jurnal

BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 7(1),

167–176.

Padmaswari, P.I., N. Sutjipta dan S. A. Putra. 2018.

Peranan Penyuluh Lapangan (PPL) Sebagai

Fasilitator Usahatani Petani di Subak Empas

Buahan Kecamatan Tabanan Kabupaten

Tabanan. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata.

Vol 7 No (2). April 2018. Denpasar.

Perda. (2012). perda. PERATURAN DAERAH

PROVINSI BALI NOMOR 9 TAHUN 2012 (pp.

1–13).

Pradipta, A.G., A. S. Pratyasta, dan S. S. Arif.. 2019.

Analisis Kesiapan Modernisasi Daerah Irigasi

Kedung Putri pada Tingkat Sekunder

Menggunakan Metode K-Medoids Clustering.

Jurnal Agritech. Vol 39 No (1). Februari 2019.

Yogyakarta.

Sedana, G. (2010). Analisis swot Subak Padangbulia

berorientasi agribisnis. Jurnal Ilmiah dwijen

Agro, 1(1), 6–17.

Sudarta, W. (2018). Subak Memadukan Nilai

Tradisional Dan Modern. SOCA: Jurnal Sosial

Ekonomi Pertanian, 12(1), 133.

Sumiyati, Sutiarso, L., Windia, I. W., & Sudira, P.

(2011). Aplikasi Analytical Hierarchy Process

(AHP) untuk Penentuan Strategi

Pengembangan Subak. Jurnal Agritech, 31(2),

138–145.

Swandewi, D.A., M. Triagunasih, dan N. Supadma.

2018. Pengaruh Pemupuk Organik, Semi

Organik dan Anorganik terhadap Sifat Fisika,

Kimia Tanah dan Hasil Padi pada Beberapa

Munduk di Subak Mambal. Jurnal

Agroekoteknologi Tropika. Vol 7 No (1).

Januari 2018. Denpasar.

Waskitho, N.T., S. Arif, M. Maksum dan S. Susanto.

2012. Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen

Sistem Irigasi. Jurnal AGRITECH. Vol 32 No

(1). Februari 2012. Yogyakarta.

Windia, W., Sumiyati, & Tika, W. (2018). Laporan

akhir penelitian berbasis kompetensi penilaian

kinerja sistem irigasi subak di bali. Teknik

Pengairan, 1–45.

Yusmita, W., Putra, I. G. S. A., & Budiasa, I. W.

(2017). Manajemen Irigasi Tradisional pada

Sistem Subak Umaya di Desa Talibeng

Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem.

Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 6(2), 179

189.

Unduhan

Diterbitkan

2021-09-29 — Diperbaharui pada 2026-02-10

Versi

Cara Mengutip

Febriana, A., Sumiyati, S., & Widia, I. W. (2026). Penilaian Aspek Palemahan Sebagai Salah Satu Aspek Evaluasi Kinerja Sistem Irigasi Subak. Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 9(2), 189–192. https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i02.p05 (Original work published 29 September 2021)

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 > >>