Pengaruh Komposisi Larutan Pulsing dan Lama Perendaman Terhadap Kesegaran Bunga Potong Mawar Putih (Rosa hybrida l.) Selama Penyimpanan

Penulis

  • David Romario Sipayung Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Ida Ayu Rina Pratiwi Pudja Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Pande Diah Ketut Kencana Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i02.p13

Kata Kunci:

bunga mawar putih, bunga potong, larutan pulsing, lama perendamanan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan perlakuan yang terbaik dari larutan pulsing dan lama perendaman sebagai larutan perendam untuk memperpanjang masa kesegaran bunga potong Mawar Putih (Rosa hybrida L.). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor percobaan. Faktor pertama adalah komponen larutan pulsing terdiri 3 bagian yaitu: Sukrosa 5% + 250 ppm AgNO3 + Asam Sitrat 75 ppm, Sukrosa 10% + 500 ppm AgNO3 + Asam Sitrat 150 ppm dan Sukrosa 15% + 650 ppm AgNO3 + Asam Sitrat 300 ppm. Faktor kedua adalah lama perendaman terdiri dua bagian yaitu: 4 jam dan 8 jam. Analisa dilakukan setiap dua hari sekali dengan penggantian air setiap dua hari sekali yang disimpan dalam suhu ruang (27±1)0C selama
12 hari. Kombinasi perlakuan larutan pulsing dan lama perendaman berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadapan serapan total serta tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap perubahan berat, uji skor warna, kelayuan, bent neck dan tingkat kemekaran. Kombinasi perlakuan terbaik adalah larutan pulsing Sukrosa 15% + 650 ppm AgNO3 + Asam Sitrat 300 ppm dengan lama perendaman 8 jam menghasilkan rata-rata serapan total 10,48 ml, rata-rata perubahan berat 9,8%, rata-rata uji skor warna 3,2, rata-rata uji skor tingkat kelayuan 3,6, rata-rata uji skor bent neck 3,6 dan rata-rata tingkat kemekaran bunga 63,89%.

Referensi

Anonim. (2002). Bunga Mawar Potong dan Tanaman Hias. Dinas Pertanian. DKI Jakarta.

Dole, J. M. and H. F. W. (2005). Floriculture Principles and Species. Prentice Hall, Upper Saddle River. 161.

Direktorat Budidaya dan Pascapanen Florikultura. (2011). Pedoman penanganan Pascapanen Bunga Potong Krisan. Kementrian Pertanian, 37 hlm.

Halevy and Mayak. (1981). Senescence and postharvest physiology of cut flower. Part 2 Hort. Rev 3:39-143.

Hardenburg, R.E., Chien Yi Wang, A. E. W. (1990). The Commercial Storage of Fruit, Vegetables and Flosris and Nursery Stocks. United States Department Of Agricultural.

Harry, N. R. (1994). Usaha Tani Bunga Mawar Potong. Pusat Perpustakaan Pertanian dan Komunikasai Penelitian. Bogor, 37 p.

Haryani. (1993). Mawar Holland di dalam Trubus 279 Th XXIV, Februari 1993. Jakarta, 31–32.

Murtiningsih dan Sutater, T. (1995). Di dalam Sjaifullah et al. Mawar. Balai Penelitian Tanaman Hias. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jakarta, 60 p.

Prabawati, S. (2007). Menjaga Bunga Potong Agar Tetap Segar. Jurnal Warta Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. Vol. 29, No 6. Balai Besar Penelitian Dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, Bogor.

Sabari S.D. et. al. (1997). Komposisi Perendam Untuk Menjaga Kesegaran Bunga Mawar Potong dalam Vas. Jurnal Hortikultura, Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, Jakarta. J. Hort., 7, 818–828.

Sarwono. (2002). Pengaruh Konsentrasi dan Jenis Bahan Pembawa (Carrier) KMnO4 (Kalium permangat) sebagai Absorban Etilen terhadap vase life Mawar Potong (Rosa hybrida).

Wiraatmaja, I. W. I. G. Astawa, D. N. N. D. (2007). Memperjuangkan Kesegaran Bunga Potong Krisan (Dendrathema Grandifora Tzyelev) Dengan Larutan Perendam Sukrosa dan Asam Sitrat. Agritrop, 26(3), 129–135.

Yulianingsih, D. A. dan S. S. (2006). Pengaruh Larutan Pulsing Untuk Bunga Potong Alpinia. J.Hort, 16(3), 253–257.

Yulianingsih dan D. Amiarsi. (2004). Pengaruh larutan kimia untuk mempertahankan kesegaran bunga mawar potong. Prosiding Seminar Nasional Florikultura Bogor, 4-5 Agustu.

Yuniati dan Alwi. (2011). Pengaruh Konsentrasi Larutan Sukrosa dan Waktu Perendaman Terhadap Kesegaran Bunga Potong Oleander (Nerium Oleander L.). J. Biocelebes, 5(1), 71–81.

Unduhan

Diterbitkan

2021-09-29 — Diperbaharui pada 2026-02-11

Versi

Cara Mengutip

Sipayung, D. R., Pudja, I. A. R. P., & Kencana, P. D. K. (2026). Pengaruh Komposisi Larutan Pulsing dan Lama Perendaman Terhadap Kesegaran Bunga Potong Mawar Putih (Rosa hybrida l.) Selama Penyimpanan . Jurnal BETA (Biosistem Dan Teknik Pertanian), 9(2), 259–267. https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i02.p13 (Original work published 29 September 2021)

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>