Pengaruh Komposisi Larutan Pulsing dan Lama Perendaman Terhadap Kesegaran Bunga Potong Mawar Putih (Rosa hybrida l.) Selama Penyimpanan
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2021.v09.i02.p13Kata Kunci:
bunga mawar putih, bunga potong, larutan pulsing, lama perendamananAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan perlakuan yang terbaik dari larutan pulsing dan lama perendaman sebagai larutan perendam untuk memperpanjang masa kesegaran bunga potong Mawar Putih (Rosa hybrida L.). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor percobaan. Faktor pertama adalah komponen larutan pulsing terdiri 3 bagian yaitu: Sukrosa 5% + 250 ppm AgNO3 + Asam Sitrat 75 ppm, Sukrosa 10% + 500 ppm AgNO3 + Asam Sitrat 150 ppm dan Sukrosa 15% + 650 ppm AgNO3 + Asam Sitrat 300 ppm. Faktor kedua adalah lama perendaman terdiri dua bagian yaitu: 4 jam dan 8 jam. Analisa dilakukan setiap dua hari sekali dengan penggantian air setiap dua hari sekali yang disimpan dalam suhu ruang (27±1)0C selama
12 hari. Kombinasi perlakuan larutan pulsing dan lama perendaman berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadapan serapan total serta tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap perubahan berat, uji skor warna, kelayuan, bent neck dan tingkat kemekaran. Kombinasi perlakuan terbaik adalah larutan pulsing Sukrosa 15% + 650 ppm AgNO3 + Asam Sitrat 300 ppm dengan lama perendaman 8 jam menghasilkan rata-rata serapan total 10,48 ml, rata-rata perubahan berat 9,8%, rata-rata uji skor warna 3,2, rata-rata uji skor tingkat kelayuan 3,6, rata-rata uji skor bent neck 3,6 dan rata-rata tingkat kemekaran bunga 63,89%.
Referensi
Anonim. (2002). Bunga Mawar Potong dan Tanaman
Hias. Dinas Pertanian. DKI Jakarta.
Dole, J. M. and H. F. W. (2005). Floriculture
Principles and Species. Prentice Hall, Upper
Saddle River. 161.
Direktorat Budidaya dan Pascapanen Florikultura.
(2011). Pedoman penanganan Pascapanen
Bunga Potong Krisan. Kementrian Pertanian,
37 hlm.
Halevy and Mayak. (1981). Senescence and
postharvest physiology of cut flower. Part 2
Hort. Rev 3:39-143.
Hardenburg, R.E., Chien Yi Wang, A. E. W. (1990).
The Commercial Storage of Fruit, Vegetables
and Flosris and Nursery Stocks. United States
Department Of Agricultural.
Harry, N. R. (1994). Usaha Tani Bunga Mawar
Potong. Pusat Perpustakaan Pertanian dan
Komunikasai Penelitian. Bogor, 37 p.
Haryani. (1993). Mawar Holland di dalam Trubus 279
Th XXIV, Februari 1993. Jakarta, 31–32.
Murtiningsih dan Sutater, T. (1995). Di dalam
Sjaifullah et al. Mawar. Balai Penelitian
Tanaman Hias. Badan Penelitian dan
Pengembangan Pertanian. Jakarta, 60 p.
Prabawati, S. (2007). Menjaga Bunga Potong Agar
Tetap Segar. Jurnal Warta Penelitian Dan
Pengembangan Pertanian. Vol. 29, No 6. Balai
Besar
Penelitian
Dan Pengembangan
Pascapanen Pertanian, Bogor.
Sabari S.D. et. al. (1997). Komposisi Perendam
Untuk Menjaga Kesegaran Bunga Mawar
Potong dalam Vas. Jurnal Hortikultura, Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian,
Jakarta. J. Hort., 7, 818–828.
Sarwono. (2002). Pengaruh Konsentrasi dan Jenis
Bahan Pembawa (Carrier) KMnO4 (Kalium
permangat) sebagai Absorban Etilen terhadap
vase life Mawar Potong (Rosa hybrida).
Wiraatmaja, I. W. I. G. Astawa, D. N. N. D. (2007).
Memperjuangkan Kesegaran Bunga Potong
Krisan (Dendrathema Grandifora Tzyelev)
Dengan Larutan Perendam Sukrosa dan Asam
Sitrat. Agritrop, 26(3), 129–135.
Yulianingsih, D. A. dan S. S. (2006). Pengaruh
Larutan Pulsing Untuk Bunga Potong Alpinia.
J.Hort, 16(3), 253–257.
Yulianingsih dan D. Amiarsi. (2004). Pengaruh
larutan
kimia
untuk
mempertahankan
kesegaran bunga mawar potong. Prosiding
Seminar Nasional Florikultura Bogor, 4-5
Agustu.
Yuniati dan Alwi. (2011). Pengaruh Konsentrasi
Larutan Sukrosa dan Waktu Perendaman
Terhadap Kesegaran Bunga Potong Oleander
(Nerium Oleander L.). J. Biocelebes, 5(1), 71
81.
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2026-02-11 (4)
- 2026-02-10 (3)
- 2026-02-03 (2)
- 2021-09-29 (1)
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/