Analisis Iklim Mikro pada Budidaya Padi dengan Sistem Tanam Lelowo Nyisip (Studi Kasus di Subak Sigaran, Tabanan)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2020.v08.i01.p03Kata Kunci:
iklim mikro, legowo nyisip, produktivitasAbstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh sistem tanam jajar legowo nyisip terhadap iklim
mikro dan produktivitas padi varietas Cigeulis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap,
terdiri dari enam perlakuan dengan tiga kali ulangan, yaitu: K0 (perlakuan sesuai kebiasaan petani), K1
(perlakuan legowo 2:1 nyisip), K2 (perlakuan legowo 3:1 nyisip), K3 (perlakuan legowo 4:1 nyisip), K4
(perlakuan legowo 5:1 nyisip) dan K5 (perlakuan legowo 6:1 nyisip). Hasil penelitian menunjukkan
perlakuan K1 mendapatkan intensitas sinar tertinggi sebesar 23.817 lux dan mendapatkan suhu tertinggi
sebesar 27,20°C. K0 memiliki kelembaban relatif tertinggi sebesar 79,30%. Perlakuan K5 merupakan
perlakuan dengan produksi tertinggi per satuan luas sebesar 6,06 ton/ha.
Referensi
Abdullah, B. 2004. Pengenalan VUTB Fatmawati dan VUB lainnya. Makalah Disampaikan Pada Pelatihan Pengembangan Varietas Unggul Tipe Baru (VUTB) Fatmawati dan
VUB lainnya, 31 Maret-3 April 2004, di Balitpa, Sukamandi.
Bakhtiar, BS. Purwoko, Trikoesoemaningtyas, dan I.S. Dewi. 2010. Analisis Korelasi dan Koefisiensi Lintas Antar Beberapa Sifat Padi Gogo pada Media Tanah Masam. J. Floratek 5:86-93.
Collins, W. K., dan S. N. Hawks. 1993. Principles of fluecured tobacco production.N. C.27695.
(316 p).
Hanafi, M. Arief. 2005. Pengaruh Kerapatan TanamTerhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Kultivar Jagung (Zea mays L) Untuk Produksi Jagung Semi. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang.
Hatta, M. 2012. Uji Jarak Tanam Sistem Legowo Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Padi Pada Metode SRI. Staf Pengajar Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Unsyiah, Banda Aceh.
Husna, Y. 2010. Pengaruh Penggunaan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi Sawah (Oryza sativa L) Varietas IR 42 dengan Metode SRI (System of Rice Intensification). Jurnal Agroekoteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Riau. Vol 9 Hal 2-7.
Husni, M. H. Ahmad.2003. Combined Use of Chemical and Organic Fertilizer. Universitity Pertanian Malaysia (UPM), Malaysia.
Imran, A. 2007. Potensi hasil enam varietas unggul baru padi. Jurnal Agrivigor,7(1):69-77.
Lin, XQ, D.F. Zhu, H.Z. Chen, And Y.P. Zhang. 2009. Effects Of Plant Density AndNitrogen Application Rate On Grain Yield And Nitrogen Uptake Of Super Hybrid Rice. Rice Science 16(2):138-142.
Masdar.2006.Pengaruh Jumlah Bibit Per Titik Tanam Dan Umur Bibit Terhadap Pertumbuhan Reproduktif Tanaman Padi Pada Irigasi Tanpa Penggenangan. Jurnal Dinamika Pertanian 21 (2) : 121-126.
Nursanti, R. 2009. Pengaruh Umur Bibit dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Buru Hotong (Setaria italica (L). Beauv). Skripisi Program Studi Agronomi. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Hal 27- 28.
Suhartatik, E., A.K. Makarim, dan Ikhwani. 2011. Responlima varietas unggul baru terhadap perubahan jaraktanam. Inovasi Tekonologi Padi Mengantisipasi Cekaman Lingkungan Biotik dan Abiotik. Prosidingseminar
Nasional hasil penelitian Padi 2011. p.1259-1273
Suriapermana S. 1990. Laporan Pertama Penelitian Kerja Sama Mina Padi, antara Balittan Sukamandi-IDRC Canada. Balai Penelitian Tanaman Pangan Sukamandi, Subang.
Villegas, J.C., David D.B., Chris B.Z. and Patrick D.R. 2010. Seasonally Pulsed Heterogeneity in Microclimate: Phenology and Cover Effects along Deciduous Grassland–Forest Continuum. Vadose Zone Journal 9 (3) : 537-547.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/