Perencanaan Tata Letak Bangunan Penampungan Sampah Sementara di Lingkungan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana
DOI:
https://doi.org/10.24843/JBETA.2022.v10.i02.p12Kata Kunci:
sampah, tata letak, bangunan penampungan sampah sementaraAbstrak
Penanganan sampah di Fakultas Teknologi Pertanian(FTP), Universitas Udayana (Unud) belum dilakukan dengan baik. FTP belum menerapkan pemilahan sampah pada sumbernya dan melakukan pembakaran sampah yang dilarang dalam UU No 18 Tahun 2008. Maka dari itu diperlukan bangunan penampungan sampah sementara untuk bisa melakukan proses penanganan dan pengolahan sampah.Penelitian inibertujuan untukmembuat perencanaan tata letak bangunan penampungan sampah sementara dengan mempertimbangkan jenis sampah dan timbulan sampah yang ada. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer yaitu mengukur timbulan sampah mengacu padaSNI 19-3964-1994. Data sekunder yaitu melakukan studi literatur penelitian terdahulu yang sejenis, melakukan wawancara untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah di FTP, dan melakukan pengamatan terhadap jumlah populasi yang mengunjungi gedung GA FTP. Dilakukan estimasi terhadap data timbulan sampah yang diperolehkarena penelitian dilakukan pada saat keadaan pandemi. Data yang diperoleh yaitu 45,85 kg/hari dan volume 1,12 m3/hari. Komposisi sampah yang ditemukan yaitu sampah daun dengan persentase 55,14%, sampah plastik 5,57%, sampah kertas 4,41%, sampah sisa makanan 9,99% dan sampah residu 24,89%.Tata letak yang digunakan yaitu tipe U-Shaped. Urutan masing-masing area yaitu ruang penerimaan, ruang pemilahan, ruang pencacah sampah organik, ruang pengomposan, ruang penyimpanan, ruang sanitasi, gudang, kantor dan area parkir. Diperoleh perencanaan tata letak bangunan penampungan sampah sementara dengan total luas lahan yang dibutuhkan dari hasil perhitungan yaitu 144 m2 (14,4 m x 10,0 m). Penempatan bangunan di sebelah barat Greenhouse FTP Unud dan akses jalan direncanakan agar tidak menganggu mobilitas kampus.
Referensi
Anjela, L., & Rianto, S. (2020). Perbaikan tata letak lini produksi menggunakan konsep U-shaped line untuk meminimalkan waste dan meningkatkan produktivitas di PT OPQ. Jurnal Syntax Admiration, 1(4), 374–380.
https://jurnalsyntaxadmiration.com/index.php/jurnal/article/view/81
Apple, J. M. (1990). Tata letak pabrik dan pemindahan barang (Edisi ke-3). Institut Teknologi Bandung.
Arindya, Y., Oktiawan, W., & Zaman, B. (2016). Kajian teknis timbulan, komposisi, dan karakteristik serta rencana pengelolaan sampah Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Jurnal Teknik Lingkungan, 5(1), 1–10.
https://www.neliti.com/publications/133520
Badan Pengendalian Dampak Lingkungan. (1995). Keputusan Kepala BAPEDAL No. 1 Tahun 1995 tentang tata cara dan persyaratan teknis penyimpanan dan pengumpulan limbah bahan berbahaya dan beracun. Jakarta.
BPS Kabupaten Badung. (2020). Kabupaten Badung dalam angka 2021 (Edisi 1). CV Bhineka Karya.
Badan Standardisasi Nasional. (1994). SNI 19-3964-1994: Metode pengambilan dan pengukuran contoh timbulan dan komposisi sampah perkotaan. Jakarta.
Badan Standardisasi Nasional. (2002). SNI 19-2454-2002: Tata cara teknik operasional pengelolaan sampah perkotaan. Jakarta.
Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 3242:2008: Pengelolaan sampah di permukiman. Jakarta.
Cahyani, K. M. S., Samadikum, B. P., & Priyambada, I. B. (2016). Studi timbulan, komposisi, dan karakteristik dalam perencanaan pengelolaan sampah di Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Jurnal Teknik Lingkungan, 5(1), 1–9.
https://www.neliti.com/publications/192033
Cyntya, Samudro, G., & Handayani, D. S. (2016). Studi timbulan, komposisi, dan karakteristik dalam perencanaan teknik operasional pengelolaan sampah di Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro. Jurnal Teknik Lingkungan, 5(2), 1–12.
Damanhuri, E., & Padmi, T. (2010). Pengelolaan sampah (Diktat kuliah TL-3104). Institut Teknologi Bandung.
Dewilda, Y., Darnas, Y., & Anwar, B. A. (2013). Studi timbulan, komposisi, dan potensi daur ulang sampah kawasan PT Semen Padang. Jurnal Dampak, 10(2), 111–118.
http://jurnaldampak.ft.unand.ac.id/
DLH Kulon Progo. (2017). Kajian timbulan sampah harian permukiman Kulon Progo. Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo.
Direktorat Jenderal Cipta Karya. (2017). Petunjuk teknis TPS 3R. Kementerian PUPR.
Febria, S., Darmayanti, L., & Asmura, J. (2014). Studi timbulan dan komposisi sampah sebagai dasar perencanaan sistem pengelolaan sampah di Kampus Bina Widya Universitas Riau. JOM FTEKNIK, 1(2), 1–11.
Fitria, R., Samadikum, B. P., & Priyambada, I. B. (2016). Studi timbulan, komposisi, dan karakteristik sampah Universitas Diponegoro (Studi kasus Fakultas Psikologi dan Fakultas Kesehatan Masyarakat). Jurnal Teknik Lingkungan, 5(1), 1–10.
Handoko, A. (2013). Perancangan tata letak fasilitas produksi pada UD Aheng Sugar Donut’s di Tarakan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Calyptra), 2(2), 1–28.
Hariyadi, H., Chaerani, A., Astawati, L. D., & Wijaya, R. A. (2020). Perencanaan tempat pembuangan dan pengolahan sampah berbasis 3R di Desa Sukadana. Jurnal Warta Desa, 2(1), 66–72.
https://doi.org/10.29303/jwd.v2i1.99
Hariz, A. R. (2020). Studi timbulan dan komposisi sampah dalam perencanaan pengelolaan sampah di Kampus 2 UIN Walisongo. Neo Teknika, 6(2), 29–33.
https://doi.org/10.37760/neoteknika.v6i2.1626
Jaspi, K., Yenie, E., & Elystia, S. (2015). Studi timbulan, komposisi, dan karakteristik sampah domestik Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. JOM FTEKNIK, 2(1), 1–10.
Masrida, R. (2017). Kajian timbulan dan komposisi sampah sebagai dasar pengelolaan sampah di Kampus II Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Journal of Environmental Engineering & Waste Management, 2(2), 69–78.
Muhammad, F. (2018). Studi pengelolaan sampah gedung di kawasan kampus terpadu Universitas Islam Indonesia berdasarkan persepsi dan perilaku mahasiswa (Skripsi). Universitas Islam Indonesia.
Pemerintah Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Jakarta.
Pemerintah Kabupaten Badung. (2013). Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 7 Tahun 2013. Bali.
Putri, S. E., Ngudiantoro, & Setyawan, D. (2017). Studi timbulan dan komposisi sampah di Kelurahan Sindur dan Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih. Demography Journal of Sriwijaya, 1(1), 15–24.
Raharjo, S., Zulfan, M., Ihsan, T., & Ruslinda, Y. (2014). Perencanaan sistem reduce, reuse, dan recycle pengelolaan sampah di Kampus Universitas Andalas Limau Manis Padang. Jurnal Teknik Lingkungan UNAND, 11(2), 79–87.
Retariandalas, R., & Pujiati, A. (2021). Studi timbulan, komposisi, dan karakteristik sampah sebagai dasar pengelolaan sampah kampus untuk mewujudkan sustainable campus. Sinasis, 2(1), 391–396.
Yuliandari, P., Suroso, E., & Anungputri, P. S. (2019). Studi timbulan dan komposisi sampah di Kampus Universitas Lampung. Journal of Tropical Upland Resources, 1(1), 121–128.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ketentuan Lisensi
Semua artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian) bersifat open access dan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Hal ini berarti siapa pun berhak untuk:
-
Berbagi — menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam bentuk atau format apa pun.
-
Adaptasi — menggubah, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Namun, hak tersebut diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Atribusi — Anda harus memberikan pengakuan yang sesuai, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang wajar, tetapi tidak boleh dengan cara yang menyiratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
-
Tanpa pembatasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau langkah teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi ini.
Dengan mengirimkan artikel ke Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), penulis menyetujui penerbitan karya mereka di bawah lisensi akses terbuka ini. Hak cipta tetap dimiliki oleh penulis, namun penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisensi CC BY 4.0, silakan kunjungi situs resmi: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/